HZ hendak bertransaksi vape getar yang mengandung narkoba di salah satu hotel, Jalan Mojopahit, Kota Medan
PROHABA.CO, MEDAN - HZ (26) seorang pria yang dikenal sebagai panglima geng motor NKB yang meresahkan warga ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, Jumat (8/5/2026).
Pelaku HZ ditangkap bukan terlibat kasus kejahatan geng motor yang dipimpinnya tersebut.
Melainkan HZ ditangkap dalam kasus narkoba, di mana saat ditangkap HZ hendak bertransaksi vape getar yang mengandung narkoba di salah satu hotel, Jalan Mojopahit, Kota Medan.
Kasat Narkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha mengatakan, HZ ditangkap pada Jumat (8/5/2026).
Sehari-hari, HZ ternyata dikenal sebagai panglima geng motor NKB yang meresahkan warga.
"Dia ditangkap saat hendak melakukan transaksi satu pod getar bermerek Thugs," kata Rafli dalam keterangan yang diterima Kompas.com pada Jumat (15/5/2026).
HZ mengaku baru beberapa bulan belakangan masuk dalam sindikat pengedar vape dengan kandungan narkoba disertai ekstasi.
"Perannya mengantarkan narkoba sesuai pesanan," ucap Rafli.
Baca juga: Gubuk Narkoba yang Dipasangi CCTV Digerebek dan Dibakar TNI AL di Belawan, 7 Orang Ditangkap
Baca juga: Banda Aceh Perkuat Perang Melawan Narkoba Lewat Sosialisasi Kepada Masyarakat
Rafli menuturkan, HZ sudah beberapa kali pernah melakukan transaksi vape getar dengan upah Rp 200.000-Rp 500.000.
HZ yang diketahui merupakan residivis kasus sebagai penadah barang curian ini baru bebas dari penjara pada Januari 2026.
Selain itu, HZ juga tercatat pernah beberapa kali terlibat dalam pertikaian antargeng motor, hingga pelaku pembacokan pada April tahun 2025 di kawasan Delitua.
Kini, pihaknya pun masih mengembangkan kasus ini, untuk menangkap pelaku lain terkhusus yang berperan sebagai pengendali dan pemasok narkoba.
Baca juga: 37 PMI Deportasi dari Malaysia Tiba di Aceh, Mayoritas Tak Miliki Dokumen dan Terjerat Kasus Narkoba
“Kami masih mengembangkan kasus ini, kami pastikan pemasok maupun pengendali dalam kasus ini akan terus kami kejar, dan tidak akan ada ruang untuk mereka,” tutupnya.(*)