Jakarta (ANTARA) - PSIM Yogyakarta memaksa Madura United melanjutkan perjuangan menghindari ancaman degradasi hingga pekan pemungkas Super League 2025/2026, setelah membekuk tamunya itu dengan skor 2-1 dalam laga pekan ke-33 di Stadion Sultan Agung, Bantul, DI Yogyakarta, Minggu.
Madura United gagal menambah raihan 32 poin yang mereka miliki di urutan ke-15 klasemen sementara, demikian catatan situs resmi I.League. Madura United juga cuma punya jarak aman satu poin dari zona degradasi, sebab Persis Solo (31) memetik kemenangan 1-0 atas Dewa United pada Sabtu (16/5).
Akibatnya, Madura United harus mempertaruhkan nasib mereka saat melakoni laga pekan pemungkas menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/4) pekan depan. Madura United wajib menang jika ingin bertahan di kasta tertinggi musim depan, tanpa terpengaruh hasil lawatan Persis ke kandang Persita Tangerang.
Bagi PSIM kemenangan yang disokong gol-gol Ezequiel Vidal dan Muhammad Iqbal kali ini belum cukup mengubah posisi mereka di urutan ke-11 klasemen, tetapi Laskar Mataram kini mengumpulkan poin yang sama, 45, dengan dua tim di atasnya yakni Arema FC dan Persita.
Tampil di hadapan publik sendiri, PSIM bermain agresif sejak awal dengan mendominasi lini tengah demi menyulitkan tim tamu mengembangkan permainan.
Hasilnya, PSIM mampu membuka keunggulan pada menit ke-18 saat Vidal mampu memanfaatkan umpan matang kiriman Riyatno Abiyoso untuk menjebol gawang Madura United.
Gol itu memantik kepercayaan diri tim besutan Jean-Paul van Gastel yang terus melancarkan tekanan hingga berhasil menggandakan keunggulan lewat sepakan kaki kiri Iqbal menyelesaikan bola dari Yusaku Yamadera pada menit ke-34.
Ketertinggalan dua gol membuat Madura berusaha memberikan perlawanan lebih keras, tetapi mereka tak mampu menembus lini pertahanan PSIM hingga babak pertama berakhir.
Upaya Madura baru membuahkan hasil pada menit ke-62 ketika Junior Brandao memecahkan kebuntuan timnya dengan tembakan kaki kanan setelah menerima umpan kiriman Fransiskus Alesandro demi memperkecil ketertinggalan 1-2.
Madura berusaha terus menekan demi mencari gol penyeimbang, sebaliknya PSIM berupaya mempertahakan keunggulan membuat pertandingan kian berlangsung sengit hingga gelandang tuan rumah Donny Warmerdam harus meninggalkan lapangan pada menit ke-86 karena menerima kartu kuning kedua dari wasit Firdavs Norsafarov.
Madura berusaha memanfaatkan keuntungan jumlah pemain, tetapi sisa waktu pertandingan terlalu singkat bagi anak-anak asuh Rakhmat Basuki untuk mencari gol kedua dan skor 2-1 bagi PSIM tak berubah hingga peluit tanda laga usai berbunyi.





