TRIBUNJATIM.COM - Simak ramalan cuaca pada Senin 18 Mei 2026.
Mayoritas wilayah di Jawa Timur diperkirakan mengalami cerah dan berawan.
Namun hanya sebagian saja yang akan dilanda hujan ringan.
Hujan ringan ini terjadi di antara siang hingga malam hari.
Terdapat 4 daerah yang diperkirakan turun hujan, yakni Kota Batu, Kota Malang, Lumajang dan Sampang,
Prakiraan cuaca tersebut dilansir dari BMKG.
Baca juga: Alasan Banjir Bandang Sumatera Tak Ditetapkan Bencana Nasional Meski Korban Terus Bertambah
Dikutip Tribun Jatim dari laman resminya, BMKG juga merilis daerah yang rawan banjir dan longsor di Jawa Timur.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, seperti hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang.
Melansir laman resmi BMKG, terdapat 10 daerah rawan banjir pada kondisi cuaca ekstrem yang melanda Jawa Timur. Daerah tersebut di antaranya:
Sementara untuk daerah lawan longsor berdasarkan prediksi BMKG, yakni:
Baca juga: Cuaca Jatim Sabtu, 29 November 2025: Mayoritas akan Berawan, Kota Batu Suhunya 16 Derajat Celcius
Berdasarkan rilis BMKG yang dikutip Tribun Jatim, BMKG mengimbau waspada potensi cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometerologi pada periode 20-29 November 2025.
Saat ini, hampir seluruh wilayah Jawa Timur sudah berada pada musim hujan.
Diperkirakan dalam 10 hari ke depan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.
Potensi ini disebabkan karena adanya pola pertemuan angin, serta melintasnya fenomena gelombang atmosfer Equatorial Rossby mulai 23 November di wilayah Jawa Timur.
Selain itu, kondisi atmosfer lokasi yang labil dan lembab dari lapisan bawah hingga atas turut mendukung pertumbuhan awan-awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan lebat.
Baca juga: Waspada Cuaca Ekstrem, Jalan Pacet-Cangar Ditutup Sementara Saat Hujan Deras, Cegah Terulang Longsor
BMKG Juanda menghimbau masyarakat dan instansi terkait agar senantiasa waspada terhadap perubahan cuaca mendadak serta adanya potensi cuaca ekstrem berupa hujan sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang selama sepekan ke depan.
Wilayah dengan topografi curam/bergunung/tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, jalan licin, pohon tumbang serta berkurangnya jarak pandang.