TRIBUNJATIM.COM – Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur tidak hanya terkenal dengan wisata pegunungan dan Taman Safari Prigen, tetapi juga memiliki deretan air terjun yang menawarkan panorama alam memukau dan udara sejuk khas pegunungan.
Tersebar di kawasan lereng Gunung Welirang dan Gunung Arjuno, wisata air terjun di Pasuruan menghadirkan suasana alam yang masih asri, mulai dari air terjun legendaris di kawasan Tretes hingga hidden gem dengan aliran air bertingkat yang unik.
Dengan pemandangan alam yang menenangkan, wisata air terjun di Pasuruan cocok menjadi destinasi healing maupun petualangan alam saat liburan.
Bagi Anda yang sedang merencanakan perjalanan ke Pasuruan, berikut enam air terjun yang wajib masuk daftar kunjungan wisata.
Air Terjun Kakek Bodo
Air Terjun Kakek Bodo menjadi salah satu destinasi wisata alam paling populer di Pasuruan.
Air terjun ini berada di kawasan Tretes, Kecamatan Prigen, tepatnya di lereng Gunung Welirang dengan ketinggian sekitar 850 meter di atas permukaan laut.
Dilansir dari travel.kompas.com, Air Terjun Kakek Bodo memiliki tinggi sekitar 40 meter dengan suasana hutan yang sejuk dan rindang.
Panorama bebatuan besar serta derasnya aliran air menciptakan suasana alami yang menenangkan bagi wisatawan.
Pengunjung juga dapat berenang maupun bermain air di kolam alami yang berada tepat di bawah air terjun.
Tak hanya menawarkan keindahan alam, tempat ini juga menyimpan legenda tentang sosok Kakek Bodo.
Menurut cerita masyarakat setempat, sosok “Kakek Bodo” merupakan seorang pertapa sakti yang meninggalkan kehidupan duniawi untuk menyucikan diri.
Bahkan, di kawasan wisata ini terdapat makam keramat yang dipercaya sebagai tempat peristirahatan sang kakek.
Sementara dikutip dari prigen.pasuruankab.go.id, di kawasan wisata ini juga terdapat area camping, kedai kopi bernuansa hutan, hingga jalur trekking yang cocok bagi wisatawan pencinta alam.
Untuk menikmati wisata ini, harga tiket masuk bagi wisatawan lokal sebesar Rp 25.000, sedangkan wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp 40.000.
Baca juga: Ponorogo Punya Banyak Wisata Alam, Ini Lima Air Terjun yang Wajib Masuk Daftar Liburan
Air Terjun Putuk Truno
Air Terjun Putuk Truno menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit di kawasan Tretes, Kabupaten Pasuruan.
Air terjun ini berada di Jalan Putuk Truno, Kecamatan Prigen, tepat di kaki Gunung Arjuno dan Gunung Welirang dengan panorama alam yang masih asri dan udara pegunungan yang sejuk.
Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 98 meter dan menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan saat berkunjung ke kawasan Tretes.
Selain keindahan alamnya, Putuk Truno juga terkenal dengan kisah legenda cinta Joko Truno yang dipercaya masyarakat setempat.
Menurut cerita yang berkembang di masyarakat, tempat ini dipercaya sebagai lokasi pertemuan Joko Truno dengan pujaan hatinya.
Karena itulah, banyak pengunjung meyakini bahwa berendam di air terjun ini dapat membuat hubungan cinta menjadi langgeng atau abadi.
Akses menuju lokasi pun relatif mudah dengan jalur trekking yang nyaman, sehingga cocok dikunjungi bersama keluarga maupun teman.
Harga tiket masuk Air Terjun Putuk Truno sebesar Rp 15.000 saat hari kerja dan Rp 20.000 saat akhir pekan.
Baca juga: Tujuh Air Terjun di Lumajang yang Wajib Dikunjungi, Ada Tumpak Sewu hingga Kapas Biru
Grojokan Limo
Grojokan Limo menjadi wisata alam unik yang berada di Dusun Krikilan, Desa Ngembe, Kecamatan Beji, Pasuruan.
Destinasi ini viral di media sosial karena memiliki panorama sungai dengan aliran air bertingkat yang indah dan menenangkan.
Sesuai namanya, Grojokan Limo memiliki lima aliran air terjun yang mengalir di sisi selatan sungai.
Namun, dilansir dari pasuruankab.go.id, sebenarnya terdapat total sepuluh pancuran air di kawasan tersebut.
Nama “Limo” diambil dari lima pancuran di sisi selatan yang dianggap paling indah oleh masyarakat setempat.
Sementara nama “Grojokan Limo” sendiri berasal dari kata grojok yang berarti pancuran air dan limo yang berarti lima.
Selain menikmati panorama alam yang asri, wisatawan juga dapat bermain air di sungai yang berada tepat di bawah aliran air terjun.
Suasana alami dengan bebatuan sungai dan udara segar membuat tempat ini cocok menjadi destinasi healing bersama keluarga maupun teman.
Perjalanan menuju lokasi juga cukup menarik karena pengunjung harus berjalan kaki sekitar 300 meter melewati area persawahan hijau yang menyegarkan mata.
Baca juga: Tujuh Pantai Hits di Tulungagung, Dari Pasir Cokelat Unik hingga Air Terjun Tepi Laut yang Eksotis
Air Terjun Coban Centong
Air Terjun Coban Centong dikenal sebagai hidden gem yang masih sangat alami di kawasan Prigen, Kabupaten Pasuruan.
Air terjun yang dikelola Perhutani ini menawarkan pengalaman wisata bertema “The Real Nature” bagi para pencinta petualangan alam.
Dinukil dari travel.tribunnews.com, Coban Centong belum banyak terjamah wisatawan karena akses menuju lokasi cukup menantang.
Pengunjung harus menembus hutan, melewati jalur berbatu, dan menyeberangi aliran sungai selama sekitar 20–30 menit sebelum tiba di lokasi air terjun.
Meski perjalanan cukup menantang, panorama alam yang disuguhkan membuat rasa lelah terbayar.
Suasana hutan yang sejuk, percikan air segar, hingga pelangi kecil yang muncul saat cuaca cerah menjadi daya tarik utama Coban Centong.
Keindahan alam yang masih asri membuat tempat ini cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang sekaligus merasakan sensasi petualangan di alam terbuka.
Selain itu, tiket masuk menuju Air Terjun Coban Centong juga sangat terjangkau, yakni hanya sekitar Rp 5.000 per orang.
Baca juga: Pesona Tujuh Air Terjun di Malang, Sajikan Panorama Asri di Kaki Pegunungan
Air Terjun Gumandar
Air Terjun Gumandar memiliki keunikan tersendiri karena bentuk aliran airnya menyerupai undakan atau anak tangga alami.
Keunikan inilah yang membuat Air Terjun Gumandar berbeda dari air terjun lainnya.
Lokasinya berada di kawasan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan dengan suasana alam yang masih hijau dan udara pegunungan yang sejuk.
Dilansir dari travel.tribunnews.com, waktu terbaik untuk menikmati keindahan Air Terjun Gumandar adalah saat musim hujan.
Pada musim tersebut, debit air mengalir lebih deras sehingga panorama air terjun terlihat semakin memukau.
Sebaliknya, saat musim kemarau panjang, aliran airnya bisa mengecil bahkan surut.
Suasana alami yang tenang menjadikan Air Terjun Gumandar cocok sebagai destinasi wisata untuk bersantai sambil menikmati keindahan alam khas pegunungan Pasuruan.
Baca juga: Probolinggo Rafting Resmi Dibuka, Suguhkan Pemandangan Air Terjun Bidadari hingga Goa Kelelawar
Air Terjun Granjangan
Air Terjun Granjangan menjadi salah satu destinasi wisata alam di Pasuruan yang masih sangat alami dan asri.
Lokasinya berada di Jalan Mawar 2, kawasan Ledug, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.
Sepanjang perjalanan menuju lokasi, wisatawan akan disuguhi panorama alam hijau serta suara gemericik air yang menenangkan.
Suasana pegunungan yang sejuk membuat perjalanan menuju air terjun terasa menyenangkan dan cocok untuk melepas penat.
Berbeda dengan beberapa air terjun lain yang memiliki jalur ekstrem, akses menuju Air Terjun Granjangan tergolong cukup mudah sehingga dapat dikunjungi bersama keluarga maupun teman.
Keindahan alam yang masih alami menjadikan Air Terjun Granjangan cocok bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana tenang dan udara segar khas pegunungan Pasuruan.
Baca juga: Wisata Viral Bondowoso Air Terjun Pulo Agung, Masuk Gratis Hanya Bayar Parkir
Wisata Air Terjun Pasuruan Cocok untuk Healing
Deretan air terjun di Pasuruan menawarkan pengalaman wisata alam yang beragam, mulai dari air terjun legendaris, hidden gem di tengah hutan, hingga aliran air bertingkat yang unik.
Dengan panorama alam yang masih asri dan udara sejuk khas pegunungan, wisata air terjun di Pasuruan cocok menjadi pilihan destinasi untuk healing maupun liburan bersama keluarga.