Bukan ABK, Korban Hilang di Selat Karimata Ternyata Bagian dari Pemancing
Ardhina Trisila Sakti May 18, 2026 12:21 AM

POSBELITUNG.CO, BELITUNG - Tragedi yang menimpa Haris Sukhatno atau Heru (44) di Perairan Selat Karimata, Kabupaten Belitung Timur, Minggu (17/5/2026), menjadi pukulan telak bagi komunitas pemancing lokal.

Korban ternyata bukanlah Anak Buah Kapal (ABK), melainkan seorang pemancing. 

Status korban sebagai sesama pemancing dibenarkan oleh Wahyu (31), rekan satu rombongan korban yang malam ini masih berjaga di posko Pelabuhan ASDP Manggar.

"Kami ini rombongan pemancing, ada sebelas orang. Ditambah kapten satu dan ABK satu, jadi total di atas kapal itu ada tiga belas orang. Pak Heru itu kawan mancing kami, bukan pekerja kapal," ujar Wahyu.

Wahyu menceritakan saat kapal baru saja tiba di titik lokasi dan mesin dimatikan, atmosfer di atas dek dipenuhi oleh antusiasme. Semua orang sibuk menyiapkan joran, memasang rel hingga mengatur umpan untuk segera memburu.

"Kami bahkan belum sempat menurunkan satu pun mata pancing ke laut. Kami semua masih sibuk masing-masing menyetel alat pancing," ucapnya.

Nahasnya, hobi yang semula direncanakan membawa kesenangan justru berubah menjadi duka mendalam dalam hitungan detik.

Heru yang dikabarkan tidak bisa berenang langsung lenyap ditelan gelombang berkedalaman 40 meter.

Insiden ini langsung menyebar cepat dan menjadi peringatan keras bagi komunitas pemancing di Belitung Timur untuk memancing ke tengah laut.

Aktivitas memancing di atas kapal terbuka, terutama di area buritan yang sering kali licin menuntut kewaspadaan tingkat tinggi dari para pemancing.

Wahyu berharap tragedi yang menimpa rekannya ini bisa menjadi pelajaran berharga yang sangat mahal bagi siapa saja yang memiliki hobi serupa.

"Ini jadi peringatan besar untuk kita semua, sesama orang yang hobi mancing. Kalau mau main ke tengah laut, persiapan keselamatan itu nomor satu, jangan ditawar-tawar lagi," kata Wahyu.

Kini, di bawah koordinasi tim SAR gabungan pencarian terus diupayakan di tengah gelap dan dinginnya Selat Karimata.

(Posbelitung.co/Kautsar Fakhri Nugraha)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.