Pujian Pelatih Madura United untuk Perjuangan Spartan Pemainnya Meski Kalah 2-1, Janji Bangkit
Dyan Rekohadi May 18, 2026 12:32 AM

 

SURYA.CO.ID, MADURA - Pelatih karteker Madura United, Rakhmat Basuki tetap memberi pujian perjuangan pemain, meski kalah 2-1 dari tuan rumah PSIM Yogyakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul, Minggu (17/5/2026) malam.

Ia menyadari, tuan rumah lebih dominan di laga ini. Terutama di babak pertama yang langsung unggul 2-0 melalui gol Vidal menit 18 dan M Iqbal menit 34.

"Babak pertama mereka bermain sangat luar biasa. Babak kedua kami coba bermain lebih lepas, lebih berani lagi melakukan penyerangan. Dan itu berhasil," kata Rakhmat Basuki setelah pertandingan.

Babak kedua, Madura United bermain agresif, pergantian pemain berjalan efektif. Hasilnya, menciptakan sejumlah peluang emas.

Sayang, laga pekan ke-33 Super League 2025/2026 ini Madura United hanya mampu mencetak satu gol yang dicetak Junior Brandao menit 62.

"Saya harus memberikan apresiasi sangat tinggi terhadap pemain kami yang tidak henti berjuang sampai menit akhir berbunyi," terang pelatih asli Madura itu.

Ia juga menilai kepemimpinan wasit Firdavs Norsafarov baik, semua keputusannya fair.

"Saya cuma mengkritisi bagaimana tambahan waktu hanya 4 menit di babak kedua, padahal di situ banyak kejadian," kata Rakhmat Basuki.

"Terlepas dari itu, saya bersyukur karena pemain kami tidak ada yang cedera, tidak ada yang terkena akumulasi. Karena yang jelas di pertandingan terakhir kami membutuhkan semua pemain yang ada di Madura United," pungkasnya.

Baca juga: Hasil Skor Akhir PSIM Yogyakarta Vs Madura United 2-1, Belum Bisa Terhindar dari Ancaman Degradasi

 

Laga Pamungkas Jamu PSM Makassar jadi Penentu

Kekalahan dari PSIM Yogyakarta membuat Madura United tidak lepas dari bayang-bayang degradasi.

Harus ditentukan hingga laga penutup menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (23/5/2026) mendatang.

Jika menang laga tersebut, Madura United sudah pasti tidak terdegradasi. Juga otomatis mengirim Persis Solo turun kasta menemani dua tim lain, Semen Padang dan PSBS Biak.

Pemain Madura United, Ilhamysah menyampaikan ungkapan sama. Ia menilai pemain sudah bekerja maksimal.

"Pertandingan berjalan sangat menarik, saling serang. Mungkin PSIM lebih beruntung dari Madura," kata Ilhamsyah.

"Ini juga menjadi bahan evaluasi buat kami, karena kami masih punya satu final di home lawan PSM. Saya rasa pelatih sudah melihat apa yang harus kami siapkan di pertandingan selanjutnya," pungkas Ilhamsyah (amn).

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.