Gempa Magnitudo 2,5 Terjadi di Pesisir Barat Lampung, Senin 18 Mei 2026
Rizali Posumah May 18, 2026 01:51 AM

 

TRIBUNMANADO.CO.ID - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan adanya aktivitas gempa bumi tektonik yang terjadi di wilayah Pesisir Barat, Lampung, pada Senin dini hari (18/5/2026).

Menurut data resmi dari BMKG, gempa berkapasitas magnitudo 2,5 tersebut terjadi tepat pada pukul 00:10:19 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa bumi terletak pada koordinat titik 5.35 Lintang Selatan (LS) dan 103.45 Bujur Timur (BT).

Secara spesifik, pusat gempa berada di laut pada jarak sekitar 56 kilometer arah Barat Daya dari Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.

Sementara itu, hiposenter atau kedalaman pusat gempa tercatat berada di 27 kilometer di bawah permukaan laut.

BMKG menekankan bahwa data yang dibagikan ini mengandalkan kecepatan. 

"Disclaimer:Informasi ini mengutamakan kecepatan, sehingga hasil pengolahan data belum stabil dan bisa berubah seiring kelengkapan data," terang BMKG.

Catatan:

Gempa bumi yang dilaporkan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) kadang tidak terasa oleh masyarakat karena beberapa faktor teknis dan alamiah. 

Banyak gempa yang tercatat adalah gempa kecil, kurang dari magnitudo 4,0 terutama yang sering terjadi di wilayah aktif.

Meskipun alat seismometer sangat sensitif, guncangan magnitudo kecil sering kali tidak terasa oleh manusia.

Gempa yang berpusat di kedalaman yang sangat dalam sering kali tidak terasa di permukaan karena energi guncangannya sudah teredam oleh lapisan bumi sebelum mencapai permukaan.

Lokasi masyarakat yang berada jauh dari pusat gempa menyebabkan getaran terasa sangat lemah atau tidak terasa sama sekali.

BMKG menggunakan teknologi seismometer canggih yang mampu mendeteksi guncangan super kecil, yang tidak dirasakan manusia namun penting bagi ilmuwan untuk memetakan aktivitas tektonik.

Tanah lunak dapat memperkuat guncangan, sedangkan tanah keras atau batuan padat cenderung meredam getaran.

Hal yang Perlu Dilakukan saat Gempa

Berikut tindakan yang perlu Anda lakukan saat terjadi gempa:

1. Tenang

Saat gempa terjadi, berusahalah untuk tidak panik dan tetap tenang!

Tarik napas dalam-dalamnya, lalu lihatlah keadaan sekitar dan pilihlah tempat yang aman untuk berlindung.

2. Di dalam rumah

Jika pada saat gempa sedang berada di dalam penginapan, berusahalah menyelamatkan diri dan orang yang ada di sekitarmu.

Berlindung di bawah meja adalah tempat terbaik untuk melindungi diri dari benda-benda yang berjatuhan akibat gempa.

Setelah itu, lindungi kepala dengan benda empuk.

Misalnya bantal, helm, papan, atau yang paling praktis kamu bisa menggunakan kedua tangan dengan posisi tertelungkup.

3. Di luar ruangan

Jika pada saat gempa terjadi kamu sedang berada di luar ruangan, tindakan pertama yang harus dilakukan adalah bergerak menjauhi gedung dan tiang lantas menuju daerah terbuka.

Tetap tenang dengan menarik napas dalam-dalam dan jangan lakukan apapun.

Sebab, biasanya setelah gempa pertama akan terjadi gempa susulan.

4. Di kerumunan

Jika saat itu kamu sedang berada di kerumunan, biasanya akan terjadi kepanikan.

Untuk mengindari hal tersebut kamu bisa perhatikan arahan petugas penyelamat dan usahakan langsung menuju ke tangga darurat untuk menuju ke daerah terbuka.

5. Di gunung atau dataran tinggi

Jika gempa terjadi saat kamu sedang berada di gunung, bergeraklah menuju daerah lapang untuk berlindung.

Hindari daerah dekat lereng karena ada kemungkinan akan menimbulkan longsor dan mengancam keselamatan jiwa.

6. Di laut

Gempa di bawah laut bisa menimbulkan gelombang tsunami.

Jika gempa itu terjadi, bergeraklah ke dataran yang lebih tinggi.

7. Di dalam kendaraan

Bagi yang sedang melakukan perjalanan saat terjadi gempa, berpeganglah erat agar tak terjatuh.

Berhentilah di tempat yang lapang dan berhentilah di sana.

WhatsApp Tribun Manado: Klik di Sini

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.