Jakarta (ANTARA) - Tim nasional (timnas) bola basket Kanada berhasil menjuarai Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) 3x3 Women's Series Shanghai 2026, di China, setelah mengalahkan Amsterdam asal Belanda secara dramatis dengan skor 19-17.

Laman FIBA 3x3, Senin, menyatakan laga final yang berlangsung di Shanghai Global Harbor itu terpaksa dilanjutkan melalui babak tambahan (overtime).

Amsterdam sempat membuka keunggulan 4-1, namun Kanada bangkit melalui permainan apik Merissah Russell dan Paige Crozon untuk berbalik memimpin 9-6.

Tim Negeri Kincir Angin kemudian merespons dengan laju poin yang membawa mereka unggul kembali dengan skor 15-11 menjelang akhir waktu normal.

Kanada tidak menyerah dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 17-16. Namun, Zoe Slagter mencetak poin penting yang memaksa pertandingan berlanjut ke overtime.

Pada babak tambahan, Russell tampil tenang saat mengeksekusi dua lemparan bebas yang memastikan kemenangan Kanada 19-17.

Russell mencetak tujuh poin di final dan dinobatkan sebagai pemain terbaik (MVP) turnamen.

Dia menjadi pencetak angka terbanyak dengan total 33 poin, delapan tembakan dua angka, serta nilai efisiensi tertinggi sebesar 45,6.

Sebelum menjadi juara, Kanada menyingkirkan Thailand 21-14 pada perempat final dan mengalahkan Beijing 21-11 di semifinal.

Amsterdam mencapai final setelah menundukkan Austria 13-11 pada perempatfinal lewat overtime dan mengalahkan Ulaanbaatar Amazons dari Mongolia 21-12 di semifinal.

Rangkaian FIBA 3x3 Women's Series 2026 akan berlanjut di Vienna, Austria, pada 12-14 Juni setelah jeda tiga pekan untuk FIBA 3x3 World Cup 2026.

Sementara itu, FIBA 3x3 Women's Series boleh diikuti oleh tim nasional (timnas) yang mewakili negara, maupun tim yang mewakili kita dan swasta. Setiap poin keikutsertaan akan terakumulasi untuk federasi bola basket masing-masing negara dari asal tim yang bertanding.