TRIBUNSHOPPING.COM - Tampilan pori-pori yang besar memang sangat mengganggu penampilan.
Bukan hanya itu, pori-pori yang besar juga membuat kulit rentan bermasalah seperti minyak dan jerawat.
Biasanya, ukuran pori-pori dipengaruhi oleh faktor genetik.
Beli micellar water yang efektif membersihkan hingga ke pori-pori, cukup dengan klik di sini.
Namun jangan salah, ada beberapa penyebab pori-pori jadi besar selain faktor genetik.
Jadi kalau kamu merasa dulunya pori-pori kecil, tapi sekarang malah makin besar, mungkin ada beberapa hal yang jadi penyebabnya.
Berikut ini penjelasan penyebab pori-pori di wajah semakin besar.
1. Malas Mencuci Muka setelah Beraktivitas
Pori-pori juga bisa jadi membesar kalau kamu malas mencuci muka setelah beraktivitas.
Mencuci muka setidaknya dua kali sehari, yaitu pada pagi dan malam hari, merupakan perawatan wajah mendasar yang wajib kamu lakukan.
Kalau malas untuk dilakukan, terutama pada malam hari saat berbagai kotoran, sisa produk make up, sel-sel kulit mati, dan minyak berlebih menumpuk di permukaan kulit wajah, maka besoknya bisa dipastikan pori-pori di wajah langsung terlihat membesar.
Jadi, pastikan kamu menjaga kebersihan dengan rutin mencuci muka agar pori-pori tidak membesar.
Baca juga: 5 Rekomendasi Masker Wajah untuk Membersihkan Komedo hingga Pori-pori
2. Produksi Sebum Berlebih
Penyebab utama kenapa pori-pori jadi besar adalah produksi sebum atau minyak kulit berlebih.
Pori-pori wajah memang memiliki fungsi mengeluarkan minyak (sebum) di wajah untuk membantu agar kulit tetap kenyal, lembap, dan sehat.
Namun, kalau kelenjar minyak atau sebasea memproduksi sebum secara berlebih, pori-pori wajah jadi membesar.
Pembesaran pori-pori wajah pada kondisi ini adalah respons kulit untuk mengeluarkan kelebihan minyak.
Namun, sebum yang berlebihan, kulit mati, dan kotoran di wajah dapat terperangkap dalam pori-pori sehingga tampak membesar.
Selain karena genetik, produksi sebum berlebih juga bisa disebabkakn oleh produk yang kamu pakai dan ternyata tidak tepat.
Jadi, pastikan kamu memakai produk perawatan wajah yang pH nya pas, agar produksi sebum tetap aman.
3. Paparan Sinar UV Berlebih
Ternyata, terlalu sering terpapas sinar UV juga bisa membuat pori-pori makin membesar.
Masalah ini dapat muncul karena sinar UV punya kemampuan untuk memperlambat produksi kolagen dan elastin pada kulit.
Padahal, baik kolagen maupun elastin memiliki peran penitng dalam menjaga kesehatan kulit.
Selain kekenyalan kulit yang hilang, berkurangnya kolagen dan elastin juga membawa dampak pori-pori yang membesar.
Lambat laun, pori-pori pun akan semakin terlihat dan kasat mata.
Baca juga: 5 Rekomendasi Toner Made In Korea yang Bagus untuk Kecikan Pori-pori
4. Sering Mengonsumsi Makanan Berlemak
Penyebab pori-pori membesar selain faktor genetik adalah sering mengonsumsi makanan berlemak.
Konsumsi makanan berlemak ternyata juga bisa membuat produksi minyak menjadi meningkat pada wajah, sehingga membuat pori-pori tersumbat dan akhirnya membengkak.
Imbangi konsumsi makananmu dengan serat dan sayuran yang sehat, serta buah-buahan yang kaya akan vitamin.
Pastikan kamu membatasi konsumsi makanan berlemakmu dan jangan sampai berlebihan.
5. Terlalu Sering Mencuci Muka
Walaupun mencuci muka itu sangat penting, tapi jangan dilakukan terlalu sering.
Perlu kamu ketahui, walaupun kotoran dan sel kulit mati dapat menyumbat pori-pori, mencuci muka terlalu sering justru dapat menjadi penyebab pori-pori besar.
Pemakaian sabun atau produk pembersih wajah yang terlalu berlebihan berpotensi mengiritasi kulit.
Akibatnya, kulit akan menebal dan mengakibatkan pori-pori membesar.
Baca juga: 20 Daftar Primer Terbaik Lengkap dengan Harganya, Kunci Makeup Flawless tanpa Terlihat Pori-pori
Baca ulasan produk selengkapnya di aplikasi TribunX. Unduh melalui Play Store dan App Store.
(AZIZAH/TRIBUNSHOPPING.COM)