TRIBUNKALTIM.CO - Persaingan perebutan gelar juara Super League 2025/2026 semakin menegangkan menjelang pekan terakhir kompetisi.
Borneo FC, klub asal Samarinda, Kalimantan Timur gagal meraih kemenangan saat bertandang ke markas Persijap Jepara.
Pesut Etam hanya mampu bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara pada laga pekan ke-33 yang berlangsung di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (17/5/2026) malam WIB.
Hasil tersebut membuat langkah Borneo FC dalam perebutan trofi menjadi semakin berat karena di saat bersamaan Persib Bandung berhasil meraih kemenangan dramatis atas PSM Makassar.
Baca juga: Klasemen Super League 2025/2026 Usai Persijap Bikin Borneo FC Tertahan, Peluang Persib Kunci Gelar
Kini, penentuan gelar juara Super League musim ini akan berlangsung hingga laga terakhir.
Persib Bandung berada di posisi terdepan, sementara Borneo FC masih menyimpan peluang meski harus bergantung pada hasil pertandingan lain.
Adapun laga terakhir Borneo FC yaitu menjamu Malut United pada Sabtu (23/5/2026) pukul 17.00 WITA.
Sedangkan, Persib menantang Persijap di waktu yang sama.
Borneo FC datang ke Jepara dengan misi meraih tiga poin demi menjaga peluang juara. Tim asuhan Fabio Lefundes langsung tampil agresif sejak menit awal pertandingan.
Trisula serangan Kaio Nunes, Mariano Peralta, dan Koldo Obieta bergantian menekan lini pertahanan Persijap.
Dari lini tengah, Juan Villa aktif membuka ruang dan mengalirkan bola ke area pertahanan lawan.
Namun, Persijap tidak tinggal diam. Tim tuan rumah juga memberikan perlawanan lewat kombinasi Abrizal Umanailo, Carlos Franca, dan Sudi Abdallah.
Pertahanan Borneo FC yang dikawal Komang Teguh masih mampu menghalau sejumlah ancaman.
Tekanan Borneo FC meningkat memasuki menit ke-30. Mariano Peralta berhasil lolos dari penjagaan bek Persijap dan melepaskan tendangan mengarah ke gawang.
Akan tetapi, kiper Persijap Muhammad Ardiansyah tampil gemilang dengan melakukan penyelamatan penting.
Persijap juga sempat mengancam menjelang turun minum. Carlos Franca melepaskan tendangan keras dari sisi kiri pertahanan Borneo FC, tetapi bola melenceng tipis di samping gawang Nadeo Argawinata.
Babak pertama berakhir dengan skor 0-0.
Persijap Membuat Pesut Etam Frustrasi
Memasuki babak kedua, Borneo FC terus mencoba membongkar pertahanan rapat Persijap. Pergerakan Mariano Peralta di sisi kanan beberapa kali terhenti oleh disiplin lini belakang tuan rumah.
Koldo Obieta mencoba peruntungan melalui tendangan jarak jauh dari luar kotak penalti, tetapi bola masih melambung di atas mistar gawang.
Rasa frustrasi Borneo FC mulai terlihat ketika Persijap perlahan mengambil alih ritme permainan. Carlos Franca beberapa kali menahan bola untuk memancing pelanggaran dan mengulur tempo permainan.
Pada menit ke-80, Juan Villa mengirim sepak pojok ke arah Komang Teguh yang menyambut bola dengan sundulan. Namun, bola kembali melambung di atas mistar.
Peluang emas terakhir diperoleh pemain pengganti Cleyton pada masa injury time. Tendangan kaki kanannya berhasil ditepis secara heroik oleh Muhammad Ardiansyah.
Skor imbang 0-0 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Hasil tersebut menjadi pukulan bagi Borneo FC karena mereka kehilangan kesempatan menempel Persib Bandung yang pada waktu bersamaan menang 2-1 atas PSM Makassar.
Persib Memimpin
Sebelum pekan ke-33 dimulai, Borneo FC dan Persib Bandung sama-sama mengoleksi 75 poin. Namun hasil berbeda yang diraih kedua tim membuat peta persaingan berubah drastis.
Persib Bandung sukses mencuri kemenangan dramatis atas PSM Makassar lewat gol Thom Haye pada menit ke-32 dan Julio Cesar pada menit 90+7. Sementara gol balasan PSM dicetak Yuran Fernandes.
Kemenangan tersebut membuat Persib di puncak klasemen dengan 78 poin.
Di sisi lain, Borneo FC hanya menambah satu angka sehingga kini mengoleksi 76 poin di posisi kedua.
Situasi ini membuat Persib berada di atas angin untuk mengamankan gelar juara sekaligus mencatatkan hattrick juara atau tiga gelar beruntun.
Skenario Juara Borneo FC
Meski peluangnya mengecil, Borneo FC masih belum tersingkir dari perburuan trofi Super League musim ini.
Syarat utama yang harus dipenuhi Pesut Etam adalah memenangkan laga terakhir melawan Malut United di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (23/5/2026).
Namun kemenangan saja belum cukup.
Borneo FC juga harus berharap Persib Bandung kalah saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Jika skenario tersebut terjadi, Borneo FC akan mengakhiri musim dengan 79 poin, sedangkan Persib tetap berada di angka 78 poin.
Sebaliknya, Persib hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan gelar juara karena unggul head to head atas Borneo FC.
Head to head adalah perhitungan hasil pertemuan langsung antara dua tim yang digunakan sebagai penentu posisi klasemen apabila jumlah poin sama.
Fabio Lefundes Masih Optimistis
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes mengaku kecewa dengan hasil imbang di Jepara. Namun dia tetap memberikan apresiasi kepada perjuangan anak asuhnya.
Fabio juga berharap Persijap dapat kembali tampil maksimal ketika menghadapi Persib Bandung di laga terakhir nanti.
"Harapan kami, Persijap bisa main seperti ini saat melawan Bandung, sama seperti main di kandang."
"Kita akan lihat di pertandingan nanti," kata Fabio dalam jumpa pers seusai laga melawan Persijap.
Fabio juga memuji penampilan Persijap yang bermain disiplin sepanjang pertandingan.
Meski demikian, dia menegaskan bahwa Borneo FC tetap akan fokus penuh menghadapi Malut United di laga pamungkas.
"Persiapan akan sama, enggak akan berubah. Hal-hal yang dilakukan selama kompetisi sudah cukup baik."
"Kami akan kembali ke Samarinda, waktu persiapan cukup."
"Saya percaya, masih ada peluang (memenangkan kompetisi) meskipun kecil, tapi masih ada."
"Di Samarinda usaha dapat poin penuh," ujar Fabio.
Jadwal Penentuan Juara Super League
Pekan terakhir Super League 2025/2026 dipastikan berlangsung panas karena dua pertandingan akan menentukan nasib gelar juara.
Borneo FC akan menjamu Malut United di Stadion Segiri, Samarinda. Di sisi lain, Persib Bandung akan menghadapi Persijap Jepara di Stadion GBLA.
Borneo FC memiliki modal cukup baik jelang laga terakhir. Dalam lima pertandingan terakhir, Pesut Etam mencatat empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Berikut hasil lima pertandingan terakhir Borneo FC:
Persijap Jepara 0-0 Borneo FC
Bali United 2-3 Borneo FC
Borneo FC 2-0 Persita
Persik Kediri 0-1 Borneo FC
Borneo FC 3-0 Semen Padang
Sementara Malut United datang dengan performa yang cukup naik turun.
Dalam lima pertandingan terakhir, Malut United meraih dua kemenangan, satu hasil imbang, dan dua kekalahan.
Berikut hasil lima pertandingan terakhir Malut United:
Malut United 1-1 Persita
PSIM Yogyakarta 2-0 Malut United
Malut United 5-2 Persis Solo
PSBS Biak 0-7 Malut United
Malut United 0-2 Persebaya
Meski bermain di kandang sendiri, Borneo FC juga wajib mewaspadai Malut United. Pasalnya, dalam pertemuan sebelumnya Malut United pernah mengalahkan Pesut Etam.
Pada 28 Desember 2025, Malut United menang 3-2 atas Borneo FC. Bahkan pada 10 Februari 2025, Malut United juga menang telak 3-0.
Namun Borneo FC pernah menang 1-0 atas Malut United pada pertemuan 17 September 2024.
Persib di Ambang Gelar, Borneo FC Menunggu Keajaiban
Kini seluruh harapan Borneo FC tertuju pada pekan terakhir kompetisi. Pesut Etam wajib menuntaskan tugas sendiri dengan meraih kemenangan di Stadion Segiri.
Namun nasib juara tidak lagi sepenuhnya berada di tangan mereka.
Persib Bandung berada di posisi paling menguntungkan karena hanya membutuhkan hasil imbang untuk memastikan trofi tetap berada di Bandung.
Sementara itu, Borneo FC harus berharap Persijap kembali tampil solid dan mampu menghentikan langkah Persib.
Persaingan perebutan gelar Super League 2025/2026 pun dipastikan berlangsung hingga detik terakhir musim ini
Klasemen Super League Sementara

















