Plh Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Akan Lakukan Hal Ini Untuk Penataan Hutan Kota
ferri amiril May 18, 2026 09:35 PM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Pemerintah Kota Tasikmalaya belum merencanakan sejumlah kawasan yang akan difungsikan sebagai hutan kota, untuk menambah ruang terbuka hijau (RTH).

Pasalnya, sejumlah wilayah masih memiliki area hutan dan ruang terbuka hijau (RTH) tersebar di 10 Kecamatan.

Bahkan saat ini wilayah Kota Tasikmalaya masih bernuansa pedesaan hingga kualitas udaranya masih asri meskipun berada di daerah Kota.

Wilayah yang masih rasa pedesaan ada di Kecamatan Kawalu, Tamansari, Bungursari, Purbaratu dan Kecamatan Indihiang.

Menanggapi hal ini, Plh Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra Negara menjelaskan, memang ada beberapa kawasan yang direncanakan bakal difungsikan sebagai hutan kota.

Baca juga: Disela Ibadah Haji, Viman Lakukan Monitoring Jemaah Haji Asal Kota Tasikmalaya

Namun, saat ini ruang terbuka hijau di Kota Tasikmalaya masih banyak dan menjadi rekomendasi untuk hutan kota.

"Di Dadaha memang ada rekomendasi untuk merapatkan soal pohon dari pusat tapi belum terealisasi, kedua secara perkotaan kita masih sangat terbuka, ruang terbukanya banyak untuk kelas kota," ungkap Diky dikonfirmasi TribunPriangan.com, Senin (18/5/2026).

Selain itu, beberapa Kecamatan kondisinya masih nuansa pedesaan meskipun administrasinya masuk perkotaan.

"Untuk kota madya termasuk masih sangat layak, bahkan ada Setu Cibereum, situ gede, dan beberapa hutan. Karena, biasanya kota itu selalu ada gedung tinggi dan banyak perumahan," jelas Diky.

Sebaliknya di wilayah Kota Tasikmalaya yang memiliki 10 Kecamatan hampir semuanya masih bernuansa pedesaan.

"Untuk kota Tasik kebalik, kalau kalkulasikan dengan kecamatan lain masih memiliki hutan masih cukup seperti di Kawalu, meskipun yang mengelola Perhutani. Tapi setidaknya kota masih banyak RTHnya," ucap Diky.

Diky menyebut, pihaknya juga berencana membuat taman hutan bambu tapi lokasinya masih dirapatkan dengan dinas terkait.

"Untuk memperkuat hutan kota memang belum ada rencana, malah kita lagi memikirkan buat taman hutan bambu tapi ini masih dikaji dulu," ucap Diky. 

Ia juga menegaskan, secara geografis Kota Tasikmalaya masih cukup untuk lahan hutan, termasuk kondisi kelurahan pun nuansa desa.

"Masih cukup dan aman, bahkan kelurahannya masih nuansa desa, khususnya daerah Kawalu, Tamansari. Makanya pertengah mei kemarin ada event UTHM daerah Tamansari masih asri, dan peserta juga penilaiannya bagus," katanya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.