TRIBUNJATENG.COM - PSIS Semarang resmi menunjuk Widodo C Putro sebagai pelatih untuk mengarungi kompetisi Liga 2 2026/2027.
Penunjukan mantan pelatih Garudayaksa FC ini membawa optimisme kepada Semarang Fans, bahwa PSIS menargetkan kembali ke kasta teratas sepak bola nasional.
Optimisme itu tidak berlebihan, pasalnya dalam dua musim terakhir Widodo C Putro berhasil membawa tim yang dinakhodai promosi ke Liga 1.
Widodo C Putro membawa Persijap Jepara dan Garudayaksa FC promosi.
Baca juga: BREAKING NEWS: Widodo C Putro Ditunjuk Jadi Pelatih Anyar PSIS Semarang
Baca juga: Mahesa Jenar Berbenah Total! PSIS Semarang Dikabarkan Hanya Pertahankan Segelintir Pemain
"Dengan bangga di momen ulang tahun PSIS Semarang ke-94 tahun ini kami memperkenalkan pelatih anyar untuk musim depan.
Kami percayakan tim di musim depan untuk diarsiteki oleh Widodo C. Putro. Dengan pengalamannya membawa beberapa tim sebelumnya promosi diharapkan beliau juga bisa membawa PSIS Semarang kembali ke Liga 1, sejalan dengan target kami (manajemen PSIS, red) musim ini yaitu promosi." jelas asisten manajer PSIS, Moch. Reza Handhika.
Kini Semarang Fans jelas berharap racikan magis Widodo C Putro kembali bisa mengantarkan tim ke Super League.
Spesialis Promosi
Pelatih lokal Widodo C Putro rupanya kini menjadi spesialis promosi.
Sudah dua musim beruntun mantan asisten Alfred Riedl di timnas Indonesia itu meraih promosi dari kasta kedua.
Musim lalu, Widodo melatih Persijap Jepara di Liga 2 2024/25.
Sosok 55 tahun tersebut mengantarkan Laskar Kalinyamat menjadi peringkat tiga usai mengalahkan PSPS Pekanbaru.
Kemenangan 1-0 atas PSPS di Stadion Bumi Kartini (25/2/2025) membawa Persijap naik ke kasta tertinggi.
Namun saat Persijap berlaga di Super League 2025/26, Widodo terpental.
Manajemen Persijap lebih memilih pelatih asing Mario Lemos asal Portugal.
Widodo pun kembali melatih di Liga 2, yang musim ini berganti nama menjadi Championship.
Mula-mula ia melatih Deltras FC di Grup Timur, tetapi mentok di papan tengah.
Menjelang akhir musim, Garudayaksa FC datang meminang dari Grup Barat.
Klub terafiliasi Presiden Prabowo Subianto itu butuh pelatih matang setelah percobaan gagal bersama Erwan Hendarwanto dan Muhammad Ridwan.
Hanya enam laga melatih Garudayaksa, Widodo bisa mempersembahkan promosi.
Pada Sabtu (2/5/2026), Garudayaksa mengalahkan Persikad FC dengan skor 3-1.
Kemenangan itu membuat Spirit of Garuda dipastikan memuncaki klasemen akhir Grup Barat, yang berarti melaju final dan promosi.
"Bertahan dan berproses dari tim terendah, sehingga nanti bisa memberikan hasil maksimal saat berada di Liga 1," ucap Widodo usai laga.
"Capaian hari ini adalah hasil kerja keras kita semua, manajemen, pemain, dan tim pelatih," urainya.
Widodo masih punya satu laga sisa bersama Garudayaksa, yaitu partai final Championship.
Mereka masih menunggu juara Grup Timur, yang saat ini ditempati PSS Sleman.
Kelak di Super League musim depan, bisa jadi Widodo akan kembali tersisih oleh pelatih asing.
Widodo terakhir kali melatih klub Liga 1 pada awal 2024/25, yaitu tujuh laga bersama Madura United. (*)