1.804 Santri Bangka Selatan Diwisuda, Generasi Qurani Siap Songsong Masa Depan
Asmadi Pandapotan Siregar May 18, 2026 10:27 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- GOR Junjung Besaoh, Kabupaten Bangka Selatan dipenuhi ribuan santri dalam pelaksanaan Wisuda TPA XXIII dan Wisuda Tahfidz V 1447 H/2026 M yang digelar DPD BKPRMI Kabupaten Bangka Selatan, Senin (18/5/2026) pagi.

Kegiatan yang mengusung tema “Menyiapkan Generasi Qurani Menyongsong Masa Depan Gemilang” itu dilaksanakan dalam dua sesi dengan total peserta mencapai 1.804 santri dari seluruh wilayah Bangka Selatan.

Sesi pertama digelar sejak pukul 07.00 WIB dan diikuti peserta dari Kecamatan Toboali, Pongok, Lepar dan Tukak Sadai, termasuk para wisudawan tahfidz 1 hingga 6 juz.

Sementara sesi kedua pada siang hari diikuti peserta dari Kecamatan Air Gegas, Payung, Pulau Besar dan Simpang Rimba.

Suara Ketua Pelaksana: Motivasi yang Dimulai dari Hati

Ketua Pelaksana Wisuda, Andi Mustamin S.Pd.SD, menyampaikan harapannya yang tulus kepada seluruh santri yang hari ini diwisuda. Ia berharap momen ini menjadi titik balik yang memotivasi para santri untuk terus mempelajari Al-Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

"Tujuannya bukan sekadar hafal atau bisa baca, tetapi benar-benar hidup bersama nilai-nilai yang terkandung di dalamnya," kata Andi Mustamin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para wali murid, pemerintah daerah, panitia dan seluruh pengurus DPD BKPRMI Bangka Selatan yang telah bekerja keras menyukseskan acara wisuda tahun ini.

Pesan Ketua Umum BKPRMI Bangka Selatan: Belajar Sampai Akhir Hayat

Ketua Umum BKPRMI Bangka Selatan, Halimah Tussakdiah, berpesan kepada seluruh santri agar terus belajar sepanjang hayat.

“Teruslah belajar. Jangan pernah berhenti. Karena kewajiban belajar itu dari buaian sampai ke liang lahat,” ujarnya.

Ia berharap para santri dapat tumbuh menjadi generasi yang saleh dan salehah serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa dan daerah.

Ilmu yang didapat hari ini menjadi ilmu yang bermanfaat, yang menjadikan para santri anak yang sholeh dan sholehah untuk agama, bangsa, dan negara. Harapan besarnya adalah agar generasi Qur'ani ini benar-benar tumbuh menjadi generasi yang membangun masa depan Bangka Selatan yang gemilang.

Halimah juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan yang telah hadir dan mendukung terselenggaranya acara yang sangat bermakna ini.

Pesan Ketua DPW BKPRMI Babel: Sejahterakan Guru, Kembalikan ke Masjid

Sementara itu, Ketua Umum DPW BKPRMI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Endri Susyono, M.Pd.I, hadir dan menyampaikan tiga poin penting yang perlu menjadi perhatian semua pihak.

Pertama, kesejahteraan guru ngaji harus jadi prioritas. Guru-guru yang mengajar anak-anak mengaji selama ini sering kali bekerja dengan penuh keikhlasan tetapi minim penghargaan material. BKPRMI berkomitmen untuk terus memperjuangkan hal ini.

Kedua, beliau mengajak semua pihak untuk kembali ke masjid. Bukan sekadar sebagai tempat sholat, melainkan sebagai pusat kehidupan sosial dan spiritual masyarakat.

Ketiga, beliau berpesan kepada seluruh pengurus BKPRMI untuk selalu menjaga ukhuwah antar-sesama, karena persatuan umat adalah kunci dari segala keberhasilan.

Dukungan Penuh Pemerintah: Wakil Bupati Buka Acara Langsung Dua Sesi

Kegiatan wisuda tersebut dibuka langsung oleh Wakil Bupati Bangka Selatan, Debby Vita Dewi, yang hadir pada dua sesi acara sekaligus.

Dalam sambutannya, Debby menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Selatan untuk terus bersinergi dengan BKPRMI dalam membentuk generasi Qurani dan memberantas buta baca Al-Quran di Kabupaten Bangka Selatan.

Ia juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah untuk memperjuangkan insentif bagi guru ngaji di Bangka Selatan.

Ini adalah angin segar yang sangat ditunggu oleh para guru yang selama ini mengabdikan diri dengan ikhlas.

Debby juga mengingatkan para orang tua untuk selalu mendampingi dan menasihati anak-anak mereka agar tidak terjerumus ke hal-hal yang tidak baik. 

"Jangan pernah meninggalkan hal-hal positif seperti mengaji, sholat, dan sebagainya. Karena anak-anak adalah aset bagi bangsa dan negara," tegasnya.

Mengapa Wisuda Ini Lebih dari Sekadar Seremonial

Pelaksanaan wisuda TPA dan Tahfidz ini menjadi agenda rutin BKPRMI Bangka Selatan. Ada dua alasan mendasar mengapa BKPRMI terus menyelenggarakan wisuda ini setiap tahun.

Pertama, untuk memberantas buta aksara baca Al-Quran di Bangka Selatan. Ini bukan soal agama semata, melainkan soal hak setiap anak Muslim untuk bisa membaca kitab suci mereka sendiri, mengingat masih banyak yang belum bisa.

Kedua, menyiapkan generasi Qur'ani yang siap menghadapi masa depan. Di era yang semakin kompleks dan penuh tantangan, generasi yang memiliki pegangan nilai yang kuat adalah generasi yang paling kokoh dalam menghadapi segala badai. Di balik setiap anak yang diwisuda hari ini, ada guru ngaji yang sabar mengajar, ada orang tua yang setia mengantar, dan ada pemerintah yang mulai benar-benar hadir dengan komitmen yang konkret.

Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati TPA serta Tahfidz Bangka Selatan 1447 H. Ilmu yang kamu terima hari ini, kalau diamalkan, akan menjadi cahaya yang tidak pernah padam. (*/E0)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.