Kasus Pengeroyokan di Jakbar: Keluarga Minta Pelaku Ditangkap dan Pengelola Biliar Beri Penjelasan 
Ferdinand Waskita Suryacahya May 18, 2026 11:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Kasus pengeroyokan berujung kematian yang dialami Dico Milandika (28) di sebuah tempat biliar kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat menjadi sorotan publik.

Keluarga korban meminta pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya

Terlebih, wajah pelaku terekam jelas dalam CCTV yang beredar di media sosial sewaktu menganiaya korban pada Minggu (10/5/2026).

Selain dikeroyok, korban diduga didorong hingga jatuh dari lantai dua hingga membuat alami luka serius berujung meninggal dunia.

Kakak korban, Mita, mengatakan pihak keluarga telah melaporkan kasus ini ke Polsek Grogol Petamburan sejak korban masih dalam kondisi koma di RS Tarakan.

Adapun korban dinyatakan meninggal dunia pada Kamis (14/5/2026) akibat pendarahan di otak dan luka parah di dada.

Mita berharap aparat kepolisian segera menemukan dan menangkap seluruh pelaku yang terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

“Kasusnya lagi ditangani sama Polsek Tanjung Duren. Minta doanya aja supaya pelaku cepat ketemu, cepat semuanya dihukum seberat-beratnya,” kata Mita saat ditemui di rumah korban kawasan Palmerah, Jakarta Barat, Senin (18/5/2026).

Selain meminta pelaku ditangkap, pihak keluarga juga meminta pengelola tempat biliar datang ke rumah korban untuk memberikan penjelasan terkait insiden tersebut.

“Saya minta untuk pengelola dari Weston hadir di sini. Maksudnya kunjungan ke rumah untuk kasih belasungkawa atau apapun itu, untuk kasih keterangan apa gimana. Pokoknya saya minta pihak Weston datang ke rumah,” ujarnya.

Menurut Mita, sejauh ini belum ada pihak pengelola yang datang menemui keluarga ataupun menjelaskan kronologi kejadian versi mereka. 

Meski demikian, ia mendapat informasi bahwa pihak kepolisian sudah mendatangi lokasi tempat kejadian perkara.

“Infonya sih sudah didatangi. Sudah didatangi oleh pihak Polsek, Weston-nya sudah didatangi dan dimintai keterangan,” katanya.

Sosok Wanita Provokator

Ia juga menyoroti seorang perempuan yang diduga menjadi pemicu awal keributan. 

Menurutnya, perempuan tersebut merupakan orang pertama yang melakukan pemukulan terhadap pacar korban.

“Kasih hukuman yang seberat-beratnya. Terutama cewek-cewek, cewek yang main tonjok itu. Cewek itu awal mulanya itu cewek,” ucapnya.

“Kalau dia enggak nonjok, enggak bakalan jadi seperti ini,” lanjut Mita.

Kronologi Versi Kekasih Korban

Diceritakan Mita, pihak keluarga awalnya mendapatkan informasi dari kekasih korban pada Minggu dini hari bahwa Dico dilarikan ke rumah sakit akibat dianiaya saat berada di tempat biliar.

Saat itu, Dico bersama kekasih dan empat orang rekannya memang tengah menghabiskan akhir pekan di tempat tersebut.

"Saya ditelepon sama pacarnya adik saya (almarhum) jam 4 subuh hari Minggu pagi. Saya dikabarin kalau adik saya ada di rumah sakit, kondisinya koma," ujar Mita.

Saat itu, pihak keluarga mendapat kronologi terkait peristiwa tersebut dari kekasih korban. Berdasarkan kesaksian kekasih Dico, penganiayaan berawal dari sesosok wanita misterius yang terlibat cekcok karena kesalahpahaman.

​"Jadi kejadiannya pacarnya Dico itu ngelihat cewek, sesama cewek. Nah, cewek yang itu enggak terima kalau dilihatin sama pacarnya Dico nih," ujar Mita.

​Tensi langsung meninggi ketika wanita tersebut dengan agresif melabrak kekasih korban. 

Meski kekasih Dico sudah berusaha mengklarifikasi bahwa ia tidak bermaksud sinis, wanita pemicu itu malah memukulnya.

​"Disamperin, ditanya, 'Lu ngapain ngeliatin gue?' gitu. Nah, terus si ceweknya (pacar Dico) bilang, 'Enggak, gua enggak melihatin.' Tiba-tiba itu langsung ditonjok bagian hidungnya," lanjut Mita.

Bermaksud Bela Kekasih

Melihat sang kekasih dipukul di depan matanya, Dico berusaha membela dan memberikan klarifikasi.

Namun ternyata wanita itu diduga memanggil kekasih dan rekan-rekannya untuk melakukan pengeroyokan.

"Kurang lebih yang mukulinnya itu ada 15 orang," kata Mita.

Penjelasan Polisi

Sementara itu, Kasi Humas Polres Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan mengatakan, kasus ini masih dalam penyelidikan Polsek Grogol Petamburan.

"Masih diperiksa saksi-saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Masih dalam proses penyelidikan," kata Wisnu saat dikonfirmasi.

BERITA TERKAIT

  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Tamansari Jakbar: Sopir Bajaj Tewas Ditabrak Fortuner Dikemudikan WN China
  • Baca juga: Kecelakaan Maut di Depok: Penumpang Motor Tewas Terlindas, Sopir Truk Tancap Gas Kabur
  • Baca juga: Kecelakaan Hari Ini di Gresik: Pengendara Motor Tewas Tabrak Trailer di Kedamean Saat Subuh
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.