TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Deretan fasilitas publik di kawasan sempadan sungai menjadi fokus utama dalam penataan infrastruktur yang dilangsungkan di Kota Yogyakarta.
Salah satunya di kawasan Kampung Lowanu, Brontokusuman, Kemantren Mergangsan, yang saat ini tengah bersolek menuju kawasan yang sehat, aman, sekaligus ramah anak.
Komitmen penataan mencuat selepas Wakil Ketua I DPRD Kota Yogyakarta, RM. Sinarbiyatnujanat, turun langsung di lingkungan RW 21, Kampung Lowanu, Kamis (14/5/26) lalu.
Kunjungan kerja dilakukan tepat setelah Sinar memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait implementasi Perda Nomor 9 Tahun 2022 tentang Pemberian Insentif dan Kemudahan Berusaha.
Dalam kesempatan tersebut, ia memeriksa langsung kondisi Saluran Air Hujan (SAH), serta saluran limbah di bawah sungai yang kedapatan mengalami penggerusan tanah akibat dampak bencana gempa bumi.
"Kondisi ini memerlukan mitigasi struktural. Jangan sampai penggerusan tanah ini dibiarkan sehingga memicu longsor atau kerusakan lingkungan yang lebih fatal bagi warga sekitar," tegasnya, Senin (18/5/26).
Tak sekadar menyoroti infrastruktur lingkungan, warga Lowanu juga memanfaatkan momentum ini untuk menyampaikan aspirasi, mengingat lingkunganya sedang bertransformasi menjadi Kampung Kuliner nan potensial.
Demi kenyamanan dan keamanan, warga mengajukan dua usulan prioritas, yakni penataan vegetasi berupa pemangkasan pohon-pohon besar untuk keselamatan pengunjung, serta pengadaan pagar pengaman di sepanjang sempadan sungai.
Merespons keluhan dan harapan warga tersebut, Sinar menegaskan komitmennya untuk segera berkoordinasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis terkait.
Pihaknya bakal menggandeng Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta.
Menurutnya, inisiatif swadaya warga masyarakat dalam mendongkrak perkonomian lokal wajib ditopang oleh fasilitas publik yang mumpuni.
"Pemerintah harus hadir. Jika infrastruktur dasarnya aman dan lingkungannya tertata, maka ekonomi kerakyatan di Lowanu akan tumbuh lebih pesat. Keselamatan warga dan kenyamanan wisatawan adalah prioritas yang tidak bisa ditawar," ucapnya.
Realisasi perbaikan infrastruktur serta pengamanan sempadan sungai ini dinilai sangat krusial bagi keberlangsungan hajat hidup warga Lowanu.
Hadirnya fasilitas yang aman diharapkan tidak hanya mengikis kekhawatiran akan ancaman longsor, melainkan juga mampu mendongkrak angka kunjungan wisatawan secara signifikan.
"Sehingga, ujungnya nanti roda perekonomian warga, khususnya para pelaku UMKM kuliner di sini bisa berputar lebih kencang lagi," pungkas politikus Partai Gerindra tersebut.