Presiden Lebanon Janji Upayakan Segala Cara Hentikan Perang Israel di Tengah Gencatan Senjata Gagal
Nathanael MoerRahardian May 19, 2026 09:42 AM

- Presiden Lebanon Joseph Aoun menyatakan bahwa dirinya akan melakukan segala upaya yang memungkinkan untuk menghentikan perang dengan Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan setelah upaya gencatan senjata dan perundingan langsung antara kedua pihak belum berhasil mengakhiri konflik yang berlangsung.

“Tugas saya, berdasarkan posisi dan tanggung jawab saya, adalah melakukan hal yang mustahil, dan memilih apa yang paling murah, untuk menghentikan perang melawan Lebanon dan rakyatnya,” tambahnya.

Di sisi lain, kelompok Hizbullah juga mengklaim telah menyerang sejumlah target militer di wilayah Israel bagian utara.

Sejak gencatan senjata diberlakukan pada (17/4), Israel dilaporkan masih terus melakukan serangan, termasuk pembongkaran dan perintah evakuasi di Lebanon selatan.

Israel menyatakan bahwa operasi tersebut ditujukan untuk menargetkan kelompok bersenjata Hizbullah yang didukung Iran.

Sementara itu, Hizbullah juga disebut masih melanjutkan operasi militernya terhadap pasukan Israel di wilayah perbatasan Lebanon selatan dan Israel utara.

Dalam pernyataannya, Aoun menjelaskan bahwa kerangka negosiasi yang telah disiapkan Lebanon mencakup beberapa poin.

Antara lain penarikan pasukan Israel, gencatan senjata, pengerahan tentara di perbatasan, kembalinya pengungsi, serta dukungan bantuan ekonomi.

Aoun juga menegaskan bahwa tugasnya sebagai kepala negara adalah melakukan segala hal yang dianggap sulit demi menghentikan perang yang berdampak pada Lebanon dan rakyatnya.

Hingga Senin (18/5/2026), Hizbullah mengklaim telah meluncurkan serangan drone ke target militer di Israel utara, yang disebut sebagai respons atas pelanggaran gencatan senjata oleh Israel.

Kelompok tersebut menyebut target serangan adalah sistem pertahanan udara Iron Dome milik Israel yang berada di sebuah kamp militer di wilayah utara.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.