Warung Bakso di Klaten Jateng Viral Gegara Pembeli Dibebani Tarif AC, Dinas Pariwisata Turun Tangan
Eri Ariyanto May 19, 2026 09:56 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sebuah warung bakso di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, mendadak viral di media sosial setelah sejumlah pembeli mengaku dikenai tarif tambahan untuk penggunaan pendingin ruangan atau AC saat makan di tempat.

Kebijakan tersebut memicu perdebatan luas di kalangan warganet karena dinilai tidak biasa dan dianggap memberatkan pelanggan.

Dalam unggahan yang beredar, pelanggan memperlihatkan rincian pembayaran yang mencantumkan biaya tambahan AC di luar harga makanan dan minuman yang dipesan.

Tak sedikit netizen yang mempertanyakan transparansi aturan tersebut, terlebih jika biaya tambahan tidak diinformasikan sejak awal kepada pengunjung.

Viralnya kasus ini membuat Dinas Pariwisata setempat ikut turun tangan untuk melakukan pengecekan langsung ke lokasi warung bakso tersebut.

Pihak dinas mengaku masih akan mendalami apakah penerapan tarif tambahan itu sudah sesuai aturan atau belum.

Meski demikian, polemik terus bergulir lantaran sebagian masyarakat menilai kebijakan tersebut berpotensi menurunkan kenyamanan pelanggan.

Kini, kasus warung bakso viral di Klaten itu ramai menjadi sorotan publik dan memancing beragam reaksi di media sosial.

Baca juga: Noel Luapkan Kekecewaan Usai Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus K3, Sentil Koruptor Rp 75 Miliar

Media sosial dihebohkan dengan unggahan yang menyebut warung bakso di Klaten mengenakan tarif AC kepada konsumen.

Akun Instagram @indonesiapopuler.id mengunggah foto nota pembelian di warung tersebut. Namun, unggahan itu tidak menyebutkan spesifik nama warung bakso yang dimaksud.

Berdasarkan unggahan tersebut, tarif AC yang dikenakan terhadap pembeli sebesar Rp 3.000 per orang.

Sementara dalam nota yang beredar tertera biaya AC untuk dua orang dengan total Rp 6.000.

Transaksi tersebut terjadi pada Rabu (13/5/2026) pukul 16.16 WIB.

BAKSO VIRAL - Tangkapan layar warung bakso di Klaten, Jawa Tengah kenakan tarif AC pembeli. (Instagram/@indonesiapopuler.id)

Dinas Lakukan Penelusuran

Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Klaten, Purwanto mengatakan, pihaknya baru mengetahui informasi tersebut saat Kompas.com memintai konfirmasi.

Pihaknya akan menelusuri kabar tersebut. Sebab, dalam unggahan yang viral tidak mencantumkan nama dan alamat warung.

"Kami cek dulu," kata Purwanto dikonfirmasi Kompas.com, Senin (18/5/2026).

Purwanto menyampaikan bahwa semua warung makan di Klaten telah mencantumkan menu dan harga di warungnya.

"Kebanyakan warung-warung (makan) itu sudah mencantumkan menu dan tarifnya," ungkap dia.

(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.