Modus Ritual Khodam, Guru Silat di Jambi Diduga Cabuli 7 Murid hingga Hamil
Darwin Sijabat May 19, 2026 12:11 PM

 

TRIBUNJAMBI.COM – Sebuah skandal memilukan mencoreng dunia bela diri di Kota Jambi dengan melibatkan guru silat. 

Sebanyak tujuh murid perempuan di sebuah padepokan silat dilaporkan menjadi korban predator seksual yang berkedok sebagai guru dan senior. 

Tragisnya, salah satu korban yang baru berusia 16 tahun kini tengah mengandung.

Sementara korban lainnya berinisial KY (14) diduga telah dirudapaksa hingga 17 kali oleh para pelaku.

Kasus ini menyeret empat nama terduga pelaku, yakni dua orang guru silat berinisial H (38) dan HE, serta dua oknum senior berinisial N dan I. 

Mereka diduga bekerja sama mengeksploitasi para murid dengan memanfaatkan kepercayaan dan ketakutan para korban.

Aksi bejat para pelaku dilakukan dengan perencanaan yang matang melalui modus ritual mistis bertajuk 'pemasangan khodam'. 

Ritual ini biasanya dilakukan saat sesi latihan fisik telah usai.

Para korban diminta mengikuti prosedur tersebut agar tidak menjadi orang yang "linglung" dalam mendalami ilmu bela diri.

Baca juga: Remaja di Palembang Tewas Usai Latihan, Bagaimana Kasus Guru Silat di Jambi?

Baca juga: Pesan Darurat Jurnalis Tempo Usai Ditahan Tentara Israel: Bebaskan Kami, Pak Prabowo

Kuasa hukum korban, Putra Tambunan, mengungkapkan dalam proses tersebut, mata korban ditutup rapat menggunakan kain hitam. 

Hal ini dilakukan untuk menutupi identitas pelaku serta tindakan asusila yang sedang dilancarkan.

"Jadi mata korban ditutup pakai kain hitam. Pelaku bilang ke korban 'kalau ada gerakan-gerakan, jangan dilawan, ikuti saja, itu khodamnya sedang masuk', seperti itu," ujar Putra Tambunan saat diwawancarai pada Selasa (19/5/2026) dilansir dari Kompas.com.

Pelaku secara psikologis menekan korban agar tidak melakukan perlawanan maupun berteriak. 

Mereka meyakinkan para murid bahwa segala sentuhan fisik yang dirasakan merupakan bagian dari proses metafisika masuknya kekuatan gaib ke dalam tubuh.

Kumulatif Kekerasan Seksual

Berdasarkan keterangan tim hukum, aksi ini tidak hanya dilakukan sekali. 

Para pelaku melakukan tindakan cabul dan rudapaksa tersebut secara berulang-ulang terhadap tujuh orang murid perempuan.

"Total empat pelaku, dan pelaku ini sudah mencabuli semua korban berulangkali. Klien kami total 17 kali dicabuli oleh empat pelaku, ada yang melakukan 10 kali, ada yang 4 kali dan 3 kali," tambah Putra.

Terbongkar Lewat Pengakuan Korban yang Hamil
Tabir gelap ini mulai tersingkap ketika salah satu korban berinisial I memberanikan diri mengadu kepada orang tuanya. 

Korban I melaporkan bahwa dirinya telah dirudapaksa hingga hamil pada November 2025 lalu.

Kabar mengejutkan tersebut seketika memicu kepanikan di kalangan orang tua murid lainnya. Mereka mulai menginterogasi anak perempuan mereka masing-masing. 

Bak disambar petir, fakta pahit terungkap bahwa setidaknya ada tujuh orang murid di perguruan silat tersebut yang mengalami nasib serupa.

Saat ini, pihak keluarga melalui kuasa hukum telah menempuh jalur hukum untuk menyeret para pelaku ke meja hijau. 

Masyarakat Jambi pun mendesak pihak kepolisian untuk segera menangkap para oknum guru dan senior silat tersebut guna mempertanggungjawabkan perbuatan keji mereka.

DISCLAIMER

Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan memiliki pikiran untuk menyakiti diri sendiri, atau melakukan tindak pidana lainnya segera hubungi layanan kesehatan jiwa atau profesional di puskesmas/rumah sakit terdekat atau pihak berwajib.

Baca juga: Tingkatkan Kesejahteraan SAD, M Syukur Serahkan Keramba Ikan dan Listrik

Baca juga: Kapan Pengumuman Pendaftaran CPNS 2026? Kota Jambi Tak Ajukan Formasi Guru

Baca juga: Perhiasan di Jambi Rp8,650 Juta per Mayam, 19/5/2026 Emas Antam Naik Rp2.789.000

Baca juga: Babak Baru Lelang Jabatan Jambi: Daftar 29 Nama Lolos Seleksi Rekam Jejak

Sumber: Kompas.com

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.