TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Stasiun Meteorologi Kelas I Djalaluddin Gorontalo merilis prakiraan cuaca maritim untuk wilayah Teluk Tomini Selatan Gorontalo dan Perairan Utara Gorontalo yang berlaku mulai Rabu (20/5/2026) hingga Jumat (22/5/2026).
Berdasarkan prakiraan tersebut, kondisi cuaca di wilayah perairan Gorontalo diperkirakan didominasi hujan ringan hingga berawan tebal, dengan potensi hujan petir di beberapa periode tertentu.
Untuk wilayah Teluk Tomini Selatan Gorontalo, cuaca pada Rabu diprakirakan mengalami hujan ringan pada pagi hari sekitar pukul 08.00 Wita, kemudian berubah menjadi berawan tebal pada siang hingga malam hari. Hujan ringan kembali berpotensi terjadi pada Kamis dini hari.
Baca juga: CCTV Rekam Detik-Detik Pratu Ferischal Ditembak di Kafe Palembang
Sementara itu, tinggi gelombang di Teluk Tomini Selatan diperkirakan berada pada kisaran 0,1–1,25 meter, dengan kecepatan angin berkisar 6–10 knot. Suhu permukaan laut diprakirakan mencapai 30 derajat Celsius.
Sedangkan di wilayah Perairan Utara Gorontalo, kondisi cuaca diperkirakan cerah berawan pada pagi hari sebelum berubah menjadi hujan ringan hingga hujan sedang pada siang sampai sore hari.
Pada Kamis (21/5/2026), BMKG juga memprediksi adanya potensi hujan disertai petir.
Tinggi gelombang di Perairan Utara Gorontalo diperkirakan berkisar 0,1–1,25 meter dengan kecepatan angin antara 8–10 knot.
Suhu permukaan laut juga diperkirakan berada pada kisaran 30 derajat Celsius.
Baca juga: Gempa Tektonik Terjadi di Perairan Selatan Jawa Siang Ini Selasa 19 Mei 2026, Cek Koordinat
Meskipun tinggi gelombang masih tergolong relatif rendah, nelayan, operator transportasi laut, hingga pengguna perahu kecil diimbau tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan dengan intensitas sedang hingga petir yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi pelayaran.
BMKG juga mengingatkan masyarakat pesisir untuk memperhatikan perkembangan cuaca terkini sebelum melakukan aktivitas di laut, terutama bagi nelayan tradisional yang menggunakan kapal berukuran kecil.
Masyarakat diharapkan tetap memantau pembaruan informasi cuaca dari kanal resmi BMKG agar aktivitas pelayaran dan kegiatan di wilayah perairan dapat berlangsung aman.(*)