Gubernur Mualem Cabut Pergub JKA, Ketua DPRK Bener Meriah: Keberpihakan Pemerintah pada Rakyat
Sri Widya Rahma May 19, 2026 03:54 PM

 

Laporan Wartawan Bener Meriah Bustami I Bener Meriah

TribunGayo.com, REDELONG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Bener Meriah, MHD Saleh menyambut positif langkah Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem yang mencabut Pergub Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA). 

Baca juga: Pergub JKA Resmi Dicabut Mualem, Wakil Ketua DPRA Salihin Ungkap Sejak Awal Sudah Ditolak

Menurutnya, keputusan Gubernur Aceh tersebut menunjukkan keberpihakan pemerintah kepada masyarakat kecil agar tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa rasa khawatir terhadap biaya pengobatan.

"Ini kabar baik bagi kita semua, terkhusus bagi masyarakat di Kabupaten Bener Meriah, jadi sekarang warga tak perlu lagi was-was untuk berobat," ujar MHD Saleh kepada TribunGayo.com, Selasa (19/5/2026).

Dikatakan, masyarakat Bener Meriah selama ini sangat bergantung pada program JKA, terutama warga kurang mampu yang membutuhkan pelayanan kesehatan rujukan ke rumah sakit.

Karena itu, keberlanjutan program tersebut dinilai sangat penting untuk menjaga kepastian layanan kesehatan bagi rakyat di tanah Gayo khususnya.

"Kita tentu mengapresiasi respon cepat Pemerintah Aceh. Ini menunjukkan pemerintah hadir untuk melindungi rakyat, intinya jangan sampai masyarakat yang sedang sakit justru terbebani dengan persoalan administrasi atau keterbatasan ekonomi," katanya.

"Kita juga berharap pelayanan kesehatan di seluruh fasilitas kesehatan terus ditingkatkan, baik dari sisi pelayanan medis maupun kemudahan akses bagi masyarakat," tambahnya.

Baca juga: Pergub JKA Dicabut, Gubernur Aceh Muzakir Manaf Pastikan Warga Bisa Berobat Gratis Seperti Biasa

Apresiasi Aksi Mahasiswa

Perlu diketahui, proses pencabutan pergub tersebut juga tak lepas oleh gelombang aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di depan Kantor Gubernur Aceh.

Aksi besar-besaran oleh mahasiswa dalam beberapa gelombang terakhir menjadi catatan penting dalam sejarah perjuangan masyarakat Aceh, khususnya dalam mempertahankan hak pelayanan kesehatan masyarakat.

Karena itu, Saleh juga mengucapkan terimakasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah berjuang penuh dalam penolakan pergub yang tak berpihak kepada rakyat.

"Kita juga apresiasi kepada adik-adik mahasiswa, karena telah menjadi corong masyarakat dam berhasil merebut hak kesehatan masyarakat Aceh, terimakasih kepada adik-adik mahasiswa," pungkasnya. (*)

Baca juga: Tak Perlu Cemas Lagi, Warga Bener Meriah Sambut Antusias Dicabutnya Pergub JKA oleh Mualem

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.