Renungan Malam Ibrani 1:5, Yesus Anak Allah yang Maha Tinggi
Alpen Martinus May 20, 2026 12:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID- Membaca dan merenungkan Firman Tuhan setiap hari akan membuat kita terus bertumbuh dalam Tuhan.

Baik dilakukan pagi dan malam hari sebelum tidur.

Berikut renungan harian Kristen berjudul Yesus Anak Allah yang Maha Tinggi.

Baca juga: Renungan Malam Yohanes 21:20-25, Jangan Bandingkan Diri dengan Orang Lain

Bacaan Alkitab diambil dalam Ibrani 1:5

Malaikat adalah makhluk transendental yang bertugas melayani Tuhan.

Artinya malaikat adalah Abdi Allah. 

Mereka bertugas melayani Allah dalam segala kemuliaan-Nya. 

Dalam banyak hal mereka diutus Allah melakukan tugas-tugas dan pekerjaan Allah baik untuk menghukum maupun membela, dan menyelamatkan manusia, menyampaikan berkat maupun membinasakan manusia karena segala perbuatan yang dilakukannya. 

Tetapi, bukan berarti berkat itu datang dari malaikat.

Juga penghukuman bukan dilakukan sesuai kehendak malaikat, kepada manusia. 

Tetapi semuanya dari Tuhan.

Pun demikian juga dengan yang menerima berkat dan menanggung hukuman.

Bukan pilihan atau kehendak malaikat itu. 

Bukan malaikat yang menentukan dan menetapkan siapa yang akan menerima kasih karunia, ataupun menanggung penderitaan hukuman karena ulah dan kejahatan manusia itu sendiri. 

Yang menerima penglihatan, pertolongan dan pembelaan dari serangan musuh, juga tidak ditentukan oleh malaikat, meskipun yang mengeksekusi adalah malaikat itu sendiri. 

Tapi semuanya, atas perintah Allah. 

Malaikat hanya suruhan Allah.

Bukan Allah itu sendiri. 

Bukan Tuhan. 

Tidak maha Kuasa, sebab dia ada dalam kekuasaan Allah Yang Maha Tinggi. 

Dia juga bukan merupakan atau seperti Anak Allah, Yesus Kristus. Sebab Yesus adalah Tuhan yang diperkenankan Allah menjadi manusia. 

Yesus adalah Firman yang menjadi daging.

Dia jauh lebih tinggi dari segala malaikat yang paling tinggi sekalipun. Karena Yesus adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi, Maha Agung dan mulia. 

Dia sudah ada sejak segala sesuatu belum ada.

Sejak semula, yakni sejak bumi dan alam semesta belum diciptakan, Yesus sudah ada dan Dia adalah Tuhan yang menciptakan bumi dengan segala yang terkandung di dalamnya.

Dia adalah Sang Kuasa, jauh melebihi apapun, baik para malaikat, apalagi manusia sehebat apapun dan sepintar apapun juga. 

Alkitab menyaksikan semuanya itu, baik tentang Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat dunia, maupun tentang posisi malaikat sebagai abdi atau pelayan Allah. 

Tidak lebih dari itu. 

Karena hanya Allah saja yang maha tinggi dan Kristus, Anak Tunggal-Nya. 

Firman Tuhan mengungkapkan bahwa tidak ada yang mengatakan atau dikatakan bahwa malaikat-malaikat itu anak Allah.

Alkitab tidak menyebutkan sekalipun, entah tersirat maupun tersurat bahwa malaikat telah diperanakkan oleh Allah dengan cara apapun, entah secara Roh maupun secara daging. 

Hanya Yesus saja yang lahir oleh Roh dari perawan suci Maria. 

Di luar Yesus tidak ada yang seperti itu. Ini membuktikan bahwa Yesus adalah Tuhan yang sejati.

Jadi, meski lahir dan diperanakkan secara atau seperti manusia biasa, namun Dia dikandung bukan oleh perbuatan daging, tapi kehendak Allah dalam Roh.

Sehingga Dia tetap melebihi apapn dan siapapun juga. 

Karena Dia adalah Anak Allah Yang Kudus, Yang Maha tinggi, Pencipta dan Pemilik kehidupan umat manusia secara menyeluruh, tanpa kecuali. 

Tidak ada yang seperti Yesus. Dia adalah Tuhan Sejati.

Demikian firman Tuhan hari ini. 

Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?" dan "Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?" (ay 5)

Sahabat Kristus, Yesus adalah Tuhan sejati. Tidak ada yang seperti Yesus.

Malaikatpun tidak.

Karena Dia adalah Tuhan sejati.

Dia adalah Anak Allah Yang Maha Tinggi, melebihi apapun dan siapapun. 

Malaikat adalah abdi-Nya. 

Malaikat hanya taat mengikuti perintah dan kehendak-Nya saja, karena malaikat hanya melakukan perintah dan ketetapan-Nya saja, sehingga tidak melakukan tugasnya secara parsial atau atas inisiatif sendiri. 

Sebagai pengikut Kristus, marilah kita hidup setia, taat dan dengar-dengaran kepada Kristus. Sebab Dia memiliki rencana yang ajaib untuk kita bersama keluarga.

Maka puji, sembah, muliakan dan agungkan Dia di setiap jejak langkah hidup kita. Amin

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.