Jakarta (ANTARA) - Pebasket Pacific Caesar Surabaya Adonnecy Joshi Bramah menjadi pencetak poin terbanyak musim reguler IBL musim ini setelah tampil konsisten dengan rata-rata 30,3 poin per laga dalam 20 laga.
Laman IBL pada Rabu menyatakan Bramah menjadi pemuncak daftar pencetak poin setelah dua musim membela Laskar Kenjeran.
Pebasket asal Amerika Serikat itu unggul cukup jauh dari pesaing terdekatnya, Travin Thibodeaux, yang bermain untuk Bogor Hornbills dengan 25,8 poin.
2026 menjadi musim penuh pertama Bramah bersama Pacific, setelah musim lalu datang sebagai pemain pengganti.
Musim lalu Bramah bergabung setelah Pacific menjalani enam pertandingan dan langsung memberi dampak besar dengan rata-rata 27,2 poin per laga.
Saat itu, Bramah finis di posisi kedua daftar top poin IBL di bawah Quintin Dove dengan 29,2 poin untuk Rajawali Medan.
Melihat kontribusi besarnya, Pacific mempertahankan Bramah untuk musim 2026 dan menjadikannya pusat permainan tim racikan pelatih Andika Supriadi Saputra ini.
Kepercayaan tersebut dibayar lunas oleh Bramah lewat performa konsisten sepanjang musim reguler.
Dia 13 kali mencetak 30 poin atau lebih, 16 kali double-double, dan sekali triple-double.
Poin terbanyak Bramah musim 2026 tercipta saat Pacific menghadapi RANS Simba Bogor pada 2 Mei dengan 36 poin.
Bramah juga efektif di paint area dengan akurasi tembakan dua angka mencapai 53,9 persen dan persentase lemparan bebas 62,8 persen.





