Kepergian Antonio Conte Picu Revolusi di Liga Italia, Jay Idzes Siap-siap Ditinggal Pelatihnya
Beri Bagja May 20, 2026 06:33 AM

CARLO HERMANN/AFP
Antonio Conte (kanan) dikabarkan mundur dari kursi pelatih Napoli setelah kompetisi musim ini berakhir.

BOLASPORT.COM - Keputusan Antonio Conte mundur dari Napoli bisa memicu rangkaian suksesi kepelatihan di klub-klub Liga Italia musim panas ini.

Pelatih spesialis pemenang trofi liga domestik tersebut bersiap angkat koper sekelarnya musim kompetisi 2025-2026.

Sejatinya, Antonio Conte masih memiliki kontrak kerja yang mengikatnya dengan Napoli hingga Juni 2027.

Akan tetapi, dia memutuskan pergi sebelum ikatan kerjanya kedaluwarsa.

Hal ini diungkapkan pakar transfer Italia, Fabrizio Romano, melalui cuitannya pada Selasa (19/5/2026) waktu setempat.

"Conte telah mengambil keputusan dan memberitahukannya kepada Presiden (Napoli, Aurelio) De Laurentiis sebulan yang lalu."

Tidak akan ada biaya pelepasan kontrak. Conte akan hengkang tanpa pesangon dan tanpa kesepakatan apa pun," cuit Romano dalam akun X.

Dikutip BolaSport.com dari TMW, kepergian Conte tanpa membawa pesangon bakal menghemat klub hingga 18 juta euro (Rp370,3 miliar).

Duit sebanyak itu sudah mencakup sisa gaji Conte dalam satu tahun kontrak beserta staf kepelatihannya.

Sang legenda Juventus gagal mereplika prestasi musim lalu saat menjuarai Serie A pada periode debutnya di Napoli.

Musim ini I Partenopei hanya sanggup bersaing di jalur scudetto dengan Inter Milan sampai pekan ke-35.

Warisan musim kedua Conte bagi publik Naples ialah memberikan tiket Liga Champions dengan sudah dipastikan finis di zona empat besar klasemen.

Selepas mundur dari Napoli, juru taktik berusia 56 tahun itu diberitakan mengincar kursi pelatih timnas Italia yang lowong pasca-kepergian Gennaro Gattuso.

Conte sendiri pernah menukangi Gli Azzurri pada 2014-2016. Ia membawa Italia ke perempat final Euro 2016.

Sosok peraih lima scudetti sebagai pelatih untuk tiga klub berbeda itu tidak sendirian menjadi kandidat suksesor Gattuso.

Ada nama-nama macam Massimiliano Allegri, Stefano Pioli, Roberto Mancini, hingga yang paling heboh, Pep Guardiola, yang beredar dalam pusaran rumor.

 

 

Hal menarik, kepergian Antonio Conte dari Napoli bisa memicu revolusi yang terjadi di kursi pelatih klub-klub Italia.

Selain dirinya, beberapa nakhoda lokal digadang-gadang bakal pindah haluan selepas musim ini berakhir.

Laporan Sportmediaset menyebutkan calon destinasi terkuat bagi Conte berikutnya ialah timnas Italia, Juventus, atau malah rehat dulu melatih.

Adapun Allegri berpeluang menyusul untuk meninggalkan AC Milan.

Ia dijagokan bakal bersaing dengan Conte guna menduduki kursi tim nasional ataupun menggantikan posisinya di Napoli.

Selanjutnya I Partenopei juga diberitakan membidik Maurizio Sarri (Lazio) dan Fabio Grosso (Sassuolo) sebagai calon suksesor Conte.

Nama Grosso menarik lantaran keberhasilannya membawa klub yang diperkuat kapten timnas Indonesia, Jay Idzes, menduduki papan tengah klasemen.

Maksimal bisa finis di peringkat sembilan, ini sebuah pencapaian istimewa bagi klub yang baru kembali promosi ke Serie A.

Namun, Bang Jay dan kolega harus menerima risiko kehilangan sang pelatih jika dirinya siap naik level membesut klub top Italia.

Di luar itu, muncul pula nama Simone Inzaghi (Al Hilal), Raffaele Palladino (Atalanta), hingga Vincenzo Italiano (Bologna) yang masuk daftar kandidat pengganti Conte.

Italiano juga termasuk nama yang dijagokan buat meneruskan pekerjaan Allegri seandainya dia jadi meninggalkan Milan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.