TRIBUNBANTEN.COM - Nama Sarwendah belakangan menjadi perbincangan hangat karena dituding melakukan ritual pesugihan di Gunung Kawi, Jawa Timur.
Isu tersebut bermula dari sebuah video yang menampilkan seseorang mengaku juru kunci Gunung Kawi, menyebut Sarwendah pernah melakukan syukuran di lokasi yang dikenal mistis tersebut.
Dituding pesugihan di Gunung Kawi, Sarwendah sudah angkat bicara dan membantahnya.
Dalam sebuah siaran langsung TikTok bersama Jordi Onsu, Sarwendah menjelaskan bahwa kedatangannya ke Gunung Kawi bukan untuk ritual pesugihan, melainkan untuk keperluan syuting podcast.
Jordi Onsu membenarkan penjelasan Sarwendah dan menyebut keberadaan mantan kakak iparnya di Gunung Kawi untuk keperluan syuting Kakak Beradik Podcast.
Menurut penuturan Jordi Onsu, dirinya menjadi host pada Kakak Beradik Podcast yang syuting di Gunung Kawi tersebut, sedangkan Sarwendah merupakan bintang tamu.
Sementara itu melalui utas di Threads pribadinya, Sarwendah seolah menyindir pihak-pihak yang melayangkan tudingan miring kepadanya tersebut.
Sarwendah menyebut namanya punya daya tarik tersendiri sehingga orang-orang terus membicarakannya.
"Namaku Click bait bgt ya sampe gk berhenti-henti dipakai? Okelah berarti akuuuu.....," tulis Sarwendah pada Selasa, 19 Mei 2026.
Pada utas lain di hari yang sama, Sarwendah juga menunjukkan fotonya saat syuting konten horor di Serbia.
"Kebetulan ini jg disuruh syuting horor ke Serbia, rasanya seperti nyawa gk ada harganya bahaya luar biasa, apakah diluar negeri jg ada pesugihan?" tulisnya.
Pihak Sarwendah Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
Kuasa hukum Sarwendah juga telah membantah tudingan yang menyebut kliennya pesugihan di Gunung Kawi.
Abraham Simon, kuasa hukum Sarwendah kembali menegaskan kliennya ke Gunung Kawi bukan untuk ritual mistis, melainkan keperluan syuting.
Simon menjelaskan bahwa video juru kunci yang beredar tersebut sudah terjadi cukup lama, sekitar tahun 2021 atau 2022.
Simon juga menjelaskan pihaknya kini tengah mengumpulkan bukti-bukti terkait video berisi narasi mengenai isu yang beredar di media sosial tersebut.
Pihak Sarwendah akan mempertimbangkan untuk menempuh jalur hukum jika menemukan unsur fitnah atau pencemaran nama baik.
Baca juga: Dituding Ritual Pesugihan di Gunung Kawi, Sarwendah Membantah dan Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
(*)