TRIBUNNEWSSULTRA.COM - Inilah doa menyembelih hewan kurban, dimulai dengan ucapan Bismillah terlebih dahulu.
Selain itu, simak pula tata cara penyembelihan hewan kurban ini.
Pada momentum Hari Raya Idul Adha, berkurban adalah salah satu ibadah yang dianjurkan bagi yang mampu.
Ibadah ini tentunya menjadi amalan yang spesial dalam agama Islam.
Sejumlah pahala didapatkan bagi mereka yang menjalankan ibadah kurban ini.
Ibadah yang dikhususkan untuk mereka yang tidak berhaji.
Lantas pahala apa saja yang diberikan untuk umat Muslim kala berkurban?
Dari setiap bulu hewan yang dikurbankan akan dihitung sebagai kebaikan.
Baca juga: Sapi Kurban Presiden Prabowo di Kendari Berbobot 900 Kilogram, Daging Akan Dibagikan ke Warga Lapulu
Selain itu, tetesan darah hewan kurban yang mengalir menjadi pahala pengampunan dosa.
Hewan-hewan yang dikurbankan diyakini akan menjadi kendaraan yang berkurban di akhirat kelak.
Serta, amalan ini menjadi yang paling dicintai Allah SWT.
Apalagi dilaksanakan di momentum Hari Nahr atau Idul Adha.
Kapan Seorang Muslim Berkurban?
Dikutip dari Tribunnews.com, kurban merupakan salah satu ibadah penting dalam Islam yang dilaksanakan setiap tahun pada Hari Raya Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah).
Dikutip dari laman resmi Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), kurban berasal dari kata “qarraba” yang berarti mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dalam istilah syariat, kurban adalah menyembelih hewan tertentu pada waktu tertentu dengan niat ibadah kepada Allah SWT, yang dilaksanakan mulai 10 Dzulhijjah hingga hari tasyrik.
Ibadah ini memiliki sejarah panjang yang sangat dikenal dalam Islam, yaitu kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Keduanya menunjukkan kepatuhan dan keikhlasan luar biasa terhadap perintah Allah SWT.
Karena ketundukan tersebut, Allah menggantikan Nabi Ismail dengan seekor hewan sembelihan sebagai bentuk rahmat dan ujian keimanan.
Dalam praktiknya, penyembelihan hewan kurban tidak boleh dilakukan sembarangan.
Islam mengajarkan adab dan tata cara yang benar, termasuk membaca Doa Menyembelih Hewan Kurban.
Hal ini menunjukkan setiap aktivitas ibadah harus diawali dengan menyebut nama Allah SWT.
Membaca doa merupakan bagian penting yang membedakan antara sembelihan halal dan yang tidak sesuai syariat.
Selain itu, doa penyembelihan mencerminkan rasa syukur seorang muslim atas nikmat rezeki yang diberikan Allah SWT.
Dengan menyebut nama-Nya, seorang muslim menyadari bahwa seluruh kehidupan berasal dari Allah dan akan kembali kepada-Nya.
Dalam Islam, terdapat doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika menyembelih hewan kurban.
Lafaz ini diriwayatkan dalam beberapa hadis shahih dan dianjurkan dibaca sebelum penyembelihan dilakukan.
Salah satu lafaz doa yang dianjurkan adalah:
Bismillahi Allahu Akbar, Allahumma hadza minka walaka, Allahumma taqabbal minni.
Artinya: "Dengan nama Allah, Allah Maha Besar. Ya Allah, ini adalah (kurban) dari-Mu dan untuk-Mu. Ya Allah, terimalah (kurban) ini dariku."
Membaca doa ini dengan penuh keikhlasan akan menambah kesempurnaan ibadah kurban.
Tidak hanya sekadar melafalkan, tetapi juga menghadirkan hati yang tunduk kepada Allah SWT.
Tata Cara Penyembelihan Hewan Kurban Sesuai Syariat Islam
Islam mengatur penyembelihan hewan kurban dengan sangat detail agar sesuai dengan prinsip رحمة (kasih sayang) dan ketertiban ibadah.
Pertama, hewan kurban harus memenuhi syarat syariat.
Hewan harus dalam keadaan sehat, cukup umur, dan tidak memiliki cacat yang jelas.
Jenis hewan yang diperbolehkan untuk kurban antara lain kambing, domba, sapi, dan unta.
Dianjurkan untuk menggunakan alat penyembelihan yang tajam.
Rasulullah SAW menganjurkan agar pisau diasah dengan baik supaya hewan tidak tersiksa.
Islam sangat menjunjung tinggi kasih sayang bahkan kepada hewan sekalipun.
Ketiga, posisi hewan sebaiknya direbahkan menghadap kiblat.
Penyembelih kemudian membaca basmalah dan doa kurban sebelum melakukan penyembelihan.
Penyembelihan dilakukan dengan memotong saluran pernapasan, saluran makanan, serta dua pembuluh darah utama di leher.
Selain itu, dilakukan secara cepat agar hewan tidak mengalami penderitaan berkepanjangan.
Setelah penyembelihan selesai, daging kurban dianjurkan dibagikan kepada keluarga, kerabat, dan fakir miskin.
Hal ini menjadi wujud kepedulian sosial dalam Islam serta mempererat ukhuwah antarumat.
Dengan memahami lafaz doa dan tata cara penyembelihan sesuai syariat, seorang muslim dapat menjalankan ibadah kurban secara lebih sempurna, sesuai tuntunan Rasulullah SAW dan penuh keberkahan.
(Tribunnews.com/Latifah)(TribunnewsSultra.com/Desi Triana)