Bendungan Matras, Destinasi Wisata Tersembunyi di Pangandaran, Tawarkan Keasrian Alam
Machmud Mubarok May 20, 2026 10:06 PM

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Di tengah popularitas wisata bahari di Pangandaran, terdapat sebuah destinasi tersembunyi yang mulai mencuri perhatian wisatawan lokal. 

Namanya Bendungan Matras, sebuah kawasan bendungan di Desa Sukahurip, Kecamatan Pangandaran, yang kini berkembang menjadi wisata alternatif bernuansa alam asri.

Lokasinya berjarak sekitar 3 kilometer dari Bundaran Marlin Pangandaran. Bendungan milik pemerintah ini kini dikelola masyarakat setempat dan perlahan menjadi tempat favorit warga untuk menikmati suasana alam yang tenang jauh dari keramaian pantai.

Meski belum banyak dieksplorasi wisatawan luar daerah, Bendungan Matras menawarkan suasana alami yang masih terjaga. 

Pengunjung yang datang didominasi oleh wisatawan lokal, terutama keluarga dan rombongan remaja yang ingin bersantai di tepian sungai.

Perjalanan menuju lokasi memang membutuhkan kehati-hatian. Dari Jalan utama Babakan, pengunjung harus berbelok ke arah Desa Sukahurip sejauh sekitar dua kilometer. 

Sebagian jalan sudah beraspal, namun mendekati kawasan bendungan akses mulai berubah menjadi jalan cor hingga tanah berbatu.

Baca juga: Bendungan Matras di Pangandaran, Pesona Dam Belanda yang Menjadi Tempat Rekreasi Keluarga

Namun, rasa lelah selama perjalanan seakan terbayar saat tiba di lokasi. Suasana asri langsung terasa dengan hamparan pepohonan hijau dan jalan setapak yang masih sering dilalui warga sekitar.

Kini, kawasan wisata itu mulai dilengkapi berbagai fasilitas sederhana seperti toilet, mushola, saung tempat duduk hingga warung-warung kecil milik warga.

Untuk mencapai tepian Sungai Sukahurip, pengunjung harus berjalan kaki sekitar 300 meter. Dari sana, panorama bendungan besar dengan aliran air yang mengalir dari hulu ke hilir menghadirkan suasana menenangkan.

Gemuruh air yang berpadu dengan rindangnya pepohonan membuat kawasan itu terasa syahdu. Meski debit air terlihat surut, kondisi sungai yang dangkal masih nyaman digunakan untuk berenang maupun sekadar bermain air bersama keluarga.

Seorang wisatawan, Ardiansyah, mengaku Bendungan Matras cocok dijadikan tempat berkumpul bersama keluarga maupun teman-teman.

"Ya, memang pas banget buat tempat ngaliwet dan bakar-bakaran," ujar Ardiansyah kepada Tribun Jabar di Pangandaran, Rabu (20/5/2026) siang.

Sementara itu, pengelola wisata Bendungan Matras, Jumha (63), mengatakan kawasan itu sebenarnya sudah lama dikenal masyarakat sebagai lokasi rekreasi. 

Namun aktivitas wisata sempat vakum cukup lama sejak pandemi COVID-19."Alhamdulillah pada tahun 2025 kemarin aktivitas kembali dan kini ramai," ucapnya.

Untuk pengunjung saat ini tidak dikenakan tiket masuk. Wisatawan hanya membayar biaya parkir dan kebersihan area wisata."Cuma untuk parkir Rp 3.000 sepeda motor dan mobil Rp10.000," kata Jumha. (*)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.