Prabowo: Pilu Hati Saya, Anggota PDIP Kadang-kadang Kritiknya Keras Banget
Mesya Marasabessy May 20, 2026 10:52 PM

TRIBUNAMBON.COM - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan perasaannya atas kritikan yang diberikan oleh Anggota PDIP atas pemerintahannya selama ini.

Hal itu diungkapkan Prabowo dalam Rapat Paripurna DPR RI yang digelar di Gedung DPR-MPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (20/6/2026).

Prabowo merasa kader PDIP ini terkadang memberikan kritik yang keras untuk dirinya.

Meski demikian, Prabowo sadar dibalik kritikan keras PDIP itu ada maksud baik untuknya.

"Kadang-kadang malam sebelum tidur, pilu hati saya. Ini anggota PDIP kadang-kadang kritiknya keras banget. Tapi saya sadar lama-lama, sebetulnya mungkin ada dasarnya," kata Prabowo.

"Ada pepatah yang mengatakan, kalau orang mengingatkan kita walaupun kita tidak suka diberi peringatan, tapi sebenarnya dia menyelamatkan kita. Jadi saya terimakasih, saya hormati pengorbanan kalian (PDIP)," imbuhnya.

Baca juga: Sespimma Polri Angkatan 75 Pokjar V Bagikan Sembako dan Santunan Anak Yatim

Baca juga: Pangdam XV/Pattimura Kunjungi Saumlaki, Tekan Penguatan Personil di Wilayah Perbatasan

Prabowo mengakui tidak semua partai politik masuk dalam koalisinya. 

Seperti PDIP yang memilih berada diluar pemerintahan.

Prabowo pun menghargai keputusan PDIP. 

Karena menurutnya dalam demokrasi tetap memerlukan adanya check and balances (pengawasan dan keseimbangan).

Bahkan di depan jajaran pimpinan dan anggota DPR RI, Prabowo mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada PDIP, karena telah berjasa untuk demokrasi Indonesia.

"Memang tidak semua partai disini bagian dari pemerintah dan saya hormati, saya hargai itu. Demokrasi kita perlu check and balances. Saya paham dan saya mengerti bahwa PDIP berkorban untuk berada diluar pemerintah,” ucapnya.

"Saya mengerti itu. Sebenarnya saya ingin mengucapkan terimakasih kepada PDIP. Saudara berjasa untuk demokrasi kita," tambah Prabowo.

Prabowo mengaku, sebenarnya ia ingin bergotong-royong dengan semua partai politik yang ada untuk membangun Indonesia.

Ada juga keinginan Prabowo agar semua partai bisa bergabung ke pemerintahannya.

Namun Prabowo menyadari, hal itu mungkin tidak akan baik. 

Karena setiap pemimpin harus mau dikritik dan diawasi.

"Memang maunya saya itu gotong royong, kalau semua partai di pemerintah, alangkah manisnya untuk saya, tapi mungkin tidak baik. Setiap pemimpin harus mau dikritik, setiap eksekutif harus diawasi. Terimakasih atas pengawasan saudara," tandas Prabowo.(*)

 

 

 

 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.