BANGKAPOS.COM - Gelaran BPA Fair 2026 menyita perhatian publik bukan hanya karena deretan mobil mewah dan tas branded milik terpidana korupsi. Salah satu sudut yang paling ramai dikunjungi adalah etalase koleksi perhiasan eksklusif aset rampasan terpidana Harvey Moeis.
Menariknya, beberapa perhiasan yang dipajang memiliki ukiran nama personal seperti “Sandra”, “Sandra Dewi”, hingga nama yang diduga merujuk pada kedua putranya.
BPA Fair 2026 sendiri merupakan pameran sekaligus lelang aset yang diselenggarakan oleh Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI. Tahun ini, sebanyak 308 aset dalam 245 lot dilelang kepada masyarakat secara daring melalui situs resmi lelang.go.id.
Berdasarkan pantauan pada Selasa (19/5/2026), berikut adalah deretan perhiasan diduga milik Sandra Dewi yang sukses mencuri perhatian pengunjung:
Dilansir Kompas.com, berikut deretan perhiasan tersebut:
Kalung emas 18 karat seberat 9,41 gram dengan liontin bertuliskan “Sandra Dewi”. Dihiasi 155 butir berlian (panjang 46 cm).
Nilai Limit: Rp 33.126.000 | Uang Jaminan: Rp 7.000.000.
Kalung emas 18 karat seberat 9,38 gram dengan liontin bertuliskan “Sandra” bertabur 44 butir berlian (panjang 42 cm).
Nilai Limit: Rp 25.930.000 | Uang Jaminan: Rp 6.000.000.
Kalung emas 17 karat yang dihiasi 33 butir permata dengan berat fantastis 47,36 gram (panjang 41 cm).
Nilai Limit: Rp 84.030.000 | Uang Jaminan: Rp 17.000.000.
Cincin I: Emas 17 karat, 13 batu non-berlian, berat 8,80 gram. (Limit: Rp 15.614.000 | Jaminan: Rp 4.000.000).
Cincin II: Emas 17 karat, 12 batu non-berlian, berat 8,12 gram. (Limit: Rp 14.407.000 | Jaminan: Rp 3.000.000).
Kalung emas 17 karat seberat 5,41 gram dengan desain kunci khas rumah perhiasan mewah asal Amerika Serikat (panjang 42 cm).
Nilai Limit: Rp 9.599.000 | Uang Jaminan: Rp 2.000.000.
Lot berisi kalung liontin hati, gelang charm salib, liontin berukir “Sandra”, anting, serta 8 cincin dengan inisial M, R, D, dan nama “Raphael” & “Mikhael”.
Nilai Limit: Rp 47.840.000 | Uang Jaminan: Rp 10.000.000.
Sepasang anting emas 16 karat seberat 13,21 gram dengan inisial tegas yang merujuk pada nama sang artis.
Nilai Limit: Rp 22.062.000 | Uang Jaminan: Rp 5.000.000.
Sepasang anting emas 16 karat seberat 9,37 gram dengan ukiran nama kedua putra Sandra Dewi.
Nilai Limit: Rp 15.649.000 | Uang Jaminan: Rp 4.000.000.
Gelang “SDW” Gelang emas 17 karat sepanjang 11 sentimeter dengan berat 6,98 gram dan ukiran inisial "SDW".
Nilai Limit: Rp 12.385.000 | Uang Jaminan: Rp 3.000.000.
Lot terakhir berisi 7 cincin, 1 gelang berukir “Sandra”, sepasang anting, serta 2 kalung berliontin “Mika” dan “Raphael”.
Nilai Limit: Rp 54.372.000 | Uang Jaminan: Rp 11.000.000.
Di tengah proses lelang ini, sosok Sandra Dewi diketahui sempat mengajukan gugatan keberatan atas penyitaan aset ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (Nomor perkara: 7/PID.SUS/KEBERATAN/TPK/2025/PN.Jkt.Pst).
Ia menegaskan bahwa perhiasan, properti, dan puluhan tas mewah yang disita adalah murni hasil kerja kerasnya di dunia hiburan, bukan dari aliran dana kasus korupsi timah suaminya, Harvey Moeis.
Perjalanan Karier
Sandra Dewi lahir di Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung pada 8 Agustus 1983 (saat ini berusia 42 tahun). Anak sulung dari pasangan Andreas Gunawan Basri dan Chatarina Erlian ini berdarah campuran Tionghoa dan Palembang.
Ia pindah ke Jakarta pada tahun 2001 untuk kuliah di London School of Public Relations. Setelah memenangkan ajang Fun Fearless Female Majalah Cosmopolitan 2006, sutradara Nia Dinata mengajaknya casting hingga ia sukses memerankan tokoh Lila di film Quickie Express (2007).
Sejak saat itu, kariernya melejit lewat sinetron Cinta Indah, menjadi presenter acara Derings di Trans TV, hingga dijuluki sebagai Ratu Iklan Indonesia sejak tahun 2008 karena bayarannya yang fantastis.
Perjalanan Cinta: Dari Pacaran di Rumah Sakit hingga Resepsi Disney
Sebelum melabuhkan hati pada Harvey Moeis, Sandra Dewi sempat menjalin hubungan beda keyakinan selama 3 tahun dengan Reino Barack. Penantian panjangnya berakhir saat ia bertemu Harvey Moeis (lahir 20 November 1985) pada tahun 2016. Hanya butuh waktu satu minggu bagi mereka untuk memutuskan berpacaran.
"Gue sampe, 'gue terlalu obral, jual murah atau apa ya?' Kok cepet banget ya. Tiba-tiba gue suka banget, terus gue merasa hidup lagi," kata Sandra Dewi mengenalkan masa awal hubungannya.
Namun, jalinan cinta mereka tidak semulus itu. Hubungan mereka sempat hampir kandas ketika ayah Harvey jatuh sakit keras. Harvey merasa bersalah karena tidak bisa membagi waktu untuk membahagiakan Sandra.
"Ada saat di mana Harvey bilang ke gue dia merasa ini bukan saatnya di untuk pacaran," kata Sandra Dewi.
Namun, Sandra memilih bertahan mendampingi Harvey di masa-masa sulitnya tersebut. "Gue pikir kayaknya kok gue jadi manusia enggak baik ya kalau gue meninggalkan pacar gue dalam kondisi yang dia lagi susah," ujar Sandra.
Konsekuensinya, Sandra harus rela berpacaran dengan gaya yang berbeda dari pasangan lain akibat kesibukan Harvey mengurus sang ayah.
"Jadi dia kerja sambil jagain bapaknya. Dia ada waktu pulang kerja dia pasti sama bapaknya, untuk bales WhatsApp gue tuh lama banget," ucapnya.
Bahkan, tempat kencan mereka pun berpindah ke koridor rumah sakit di sela-sela jadwal syuting kejar tayang Sandra. "Kita pacaran di rumah sakit, jadi orang pacaran di mall makan, gue tuh makan di rumah sakit. Kalau gue mau ketemu pacar gue harus ke rumah sakit, lihat pacar gue ngurusin papanya," kata Sandra.
Kondisi Harvey yang jarang berkunjung ke rumah sempat membuat ayah Sandra ragu dan tidak memberikan restu di awal.
"Dia kaya duh orang ini bisa bikin anak gue bahagia enggak ya. Bokap gue mulai bilang sama gue 'lu mesti pikirin lagi, lu yakin enggak? Belum apa-apa aja lu udah susah dulu'. Ya wajar sih kalau bokap gue berpikir seperti itu karena sayang," kenang Sandra.
Mewujudkan Pernikahan Impian di Disneyland
Setelah melalui banyak cobaan, keduanya resmi menikah pada 8 November 2016 di Gereja Katedral Jakarta, dilanjutkan dengan resepsi megah bak dongeng di Disneyland Tokyo, Jepang.
Sebagai pencinta berat dunia Disney, Sandra mengaku impiannya ini sempat diremehkan banyak orang sewaktu ia kecil di Bangka Belitung.
"Aku bilang, aku mau nikahnya di Disneyland, semua orang juga ketawa gitu. Tapi ternyata bisa," kata Sandra saat diwawancarai di Menara Sentraya, Jakarta Selatan, Rabu (16/8/2023).
Bukan hanya soal pernikahan, mimpi masa kecilnya untuk merantau sekolah ke Jakarta dan menjadi figur publik pun sempat ditertawakan. "Jadi ketika aku menjadi seorang public figure yang tadinya semua orang mungkin menertawakan aku, ternyata bisa," ujarnya.
Bagi Sandra, memiliki mimpi dan mencatatnya dalam sebuah buku khusus adalah kunci utama dalam menjalani hidup agar memiliki tujuan yang jelas. "Dan sekarang pun aku masih punya mimpi untuk masa depan aku. Jadi memang aku dari kecil itu memang selalu punya satu buku," tutur Sandra Dewi.
Kini, dari pernikahan tersebut mereka telah dikaruniai dua anak laki-laki (berusia 7 dan 5 tahun). Namun, kisah dongeng itu harus menghadapi ujian berat setelah Harvey Moeis divonis hukuman 20 tahun penjara akibat kasus korupsi tata niaga timah.
(Bangkapos.com/Kompas.com)