Daftar tahunan NXGN kembali hadir untuk tahun 2026, di mana GOAL merangking talenta remaja terbaik di dunia dalam sepak bola pria dan wanita, menobatkan para pemenang yang akan mengikuti jejak Jude Bellingham, Rodrygo, Gianluigi Donnarumma, dan Vicky Lopez sebagai pesepak bola muda terbaik di dunia.
Mewakili 21 kebangsaan berbeda dan klub dari 17 negara, daftar NXGN 2026 versi pria benar-benar berskala global, menampilkan pemain muda yang sudah menjadi bagian dari tim nasional senior, peraih gelar juara, serta nama-nama yang diprediksi akan bersinar di kompetisi terbesar dunia untuk dekade mendatang.
Tanpa basa-basi, berikut daftar NXGN 2026 yang menampilkan 50 talenta muda terbaik yang lahir pada atau setelah 1 Januari 2007...
50. JJ Gabriel (Manchester United)
Manchester United sempat mengalami krisis identitas di akademinya saat Ruben Amorim memimpin secara singkat, karena pelatih asal Portugal itu menyingkirkan beberapa talenta lokal menjanjikan. Namun, pelatih permanen berikutnya tampaknya tak akan mengabaikan potensi besar JJ Gabriel dalam beberapa tahun ke depan.
Meskipun baru berusia 15 tahun, penyerang muda ini sudah beberapa kali berlatih bersama tim utama United. Sebelumnya, ia menimba ilmu di akademi Arsenal dan Chelsea ketika tumbuh di London. Putra mantan pemain timnas Irlandia Joe O'Cearuill ini dijuluki 'Kid Messi' setelah videonya menunjukkan kemampuan mengolah bola secara luar biasa menjadi viral, dan ia tampaknya memiliki bakat untuk memberikan dampak besar di Old Trafford sebagaimana Messi di Camp Nou.
49. Joao Simoes (Sporting CP)
Sporting CP mungkin tak akan mampu melahirkan pemain sekelas Cristiano Ronaldo lagi, tetapi klub Lisbon itu terus menghasilkan banyak talenta berkualitas. Joao Simoes adalah contoh paling menonjol — kini menjadi sosok penting di lini tengah Sporting pada usia 19 tahun.
Manajer Rui Borges tak segan memainkan Simoes di Liga Portugal dan Liga Champions. Manchester United dikabarkan memantau pemain yang memiliki kemampuan bermain di posisi gelandang bertahan ini, sementara di level timnas junior Portugal, ia sudah dipercaya menjadi kapten di beberapa kesempatan.
48. Anisio Cabral (Benfica)
Mencari penyerang murni bukan hal mudah, tetapi Benfica tampaknya menemukan permata baru dalam diri Anisio Cabral. Pemain berusia 18 tahun ini mencetak dua gol dalam tiga laga pertama bersama tim senior, hingga membuat Jose Mourinho membandingkannya dengan Didier Drogba.
Cabral juga menjadi penentu kemenangan Portugal di final Piala Dunia U-17 2025 melawan Swiss, sekaligus mencetak tujuh gol sepanjang turnamen. PSG dan Manchester United dikabarkan tertarik, membuat Benfica memperpanjang kontraknya pada Februari dan menaikkan klausul pelepasannya menjadi €80 juta (£70 juta/$94 juta).
47. Joan Martinez (Real Madrid)
Real Madrid sedang melakukan perombakan di lini belakang. Kehilangan Dani Carvajal, Antonio Rudiger, dan David Alaba membuat peluang besar bagi bek muda Joan Martinez untuk naik ke tim utama.
Martinez sempat menarik perhatian Carlo Ancelotti sebelum mengalami cedera ACL pada pramusim 2024. Kini, setelah pulih, banyak yang mendesak agar ia diberi kesempatan bermain. Jika Madrid menunda, Borussia Dortmund dan Liverpool bisa saja memanfaatkan kesempatan untuk merekrut salah satu bek muda paling menjanjikan di Eropa.
46. Jeremy Monga (Leicester City)
Leicester City tengah menghadapi masa sulit dan berjuang menghindari degradasi. Di tengah situasi tersebut, Jeremy Monga menjadi aset berharga yang kemungkinan besar akan dijual musim panas ini.
Pemain sayap berusia 15 tahun ini menjadi salah satu dari sedikit pemain seusianya yang tampil di Premier League. Ia juga memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah Championship, melampaui rekor Jude Bellingham. Manchester City, Chelsea, dan Manchester United disebut sebagai pengagum beratnya.
45. Oskar Pietuszewski (Porto)
Sepak bola Polandia sedang mencari penerus Robert Lewandowski, dan Oskar Pietuszewski tampaknya menjadi jawabannya. Setelah pindah ke Porto dengan nilai €10 juta pada Januari, pemain sayap berusia 17 tahun ini langsung mencuri perhatian dengan gol dan assist penting di Liga Portugal.
Pietuszewski bahkan mencetak gol spektakuler saat melawan Benfica pada Maret. Liverpool dan Chelsea dikabarkan tertarik merekrutnya setelah pemain muda ini dipanggil ke timnas Polandia untuk pertama kalinya.
44. Samuele Inacio (Borussia Dortmund)
Borussia Dortmund mengalahkan Manchester City dan Bayern Munich untuk mendapatkan tanda tangan Samuele Inacio dari Atalanta pada 2024. Transfer ini sempat menimbulkan ketegangan antara kedua klub karena dugaan pelanggaran aturan FIFA.
Putra mantan pemain Atalanta dan Napoli, Pia, ini tampil luar biasa di Euro U-17 2025 dengan mencetak lima gol untuk Italia dan meraih Sepatu Emas. Direktur olahraga Dortmund menyebut Inacio memiliki “paket lengkap”, menggabungkan kemampuan ala Kevin De Bruyne dan Neymar.
43. Dastan Satpaev (Kairat Almaty)
Dastan Satpaev menjadi nama besar pertama dari Kazakhstan yang dikenal dunia. Pemain berusia 17 tahun itu akan bergabung dengan Chelsea musim panas ini setelah klub Inggris tersebut menyetujui kesepakatan €4 juta.
Satpaev mencatatkan rekor sebagai pencetak gol termuda di Liga Champions untuk Kazakhstan dan pemain termuda yang mencetak gol bagi timnas negaranya. Ia mencetak 14 gol dan tujuh assist musim lalu, dan kini dinantikan kiprahnya di Eropa.
42. Alvaro Montoro (Botafogo)
Alvaro Montoro, lulusan akademi Velez Sarsfield, memilih jalur berbeda dengan bergabung ke Botafogo di Brasil ketimbang langsung ke Eropa. Dalam 19 penampilan di Serie A Brasil, pemain berusia 18 tahun ini mencatatkan delapan kontribusi gol dan assist, menunjukkan adaptasi cepat di klub barunya.
41. Viktor Dadason (FC Copenhagen)
Penyerang asal Islandia ini menarik perhatian lewat performa di Liga Champions bersama FC Copenhagen. Dengan tinggi 194 cm, Dadason mencetak tiga gol dalam enam laga Eropa, termasuk rekor sebagai pencetak gol termuda di Camp Nou.
40. Thiago Pitarch (Real Madrid)
Thiago Pitarch memecahkan rekor Raul sebagai pemain Spanyol termuda yang menjadi starter di laga fase gugur Liga Champions saat melawan Manchester City. Gelandang 18 tahun ini dianggap memiliki gaya bermain mirip Toni Kroos dan berpotensi menjadi pilar lini tengah Madrid di masa depan.
39. Cavan Sullivan (Philadelphia Union)
Cavan Sullivan dianggap sebagai talenta terbesar dari Amerika Serikat. Meski baru 16 tahun, ia sudah menyepakati kesepakatan untuk bergabung dengan Manchester City pada 2027. Ia diharapkan bisa menjadi bintang global dalam dekade mendatang.
38. Karim Coulibaly (Werder Bremen)
Bek tengah berusia 18 tahun ini menjadi sorotan di tengah musim sulit Werder Bremen di Bundesliga. Coulibaly nyaris selalu menjadi starter dan menarik minat klub-klub besar di Inggris dan Italia berkat ketenangan serta kemampuan duel udara yang kuat.
37. Chris Rigg (Sunderland)
Chris Rigg, pemain termuda kedua dalam sejarah Sunderland, menunjukkan potensi besar dengan kemampuan umpan dan daya juang tinggi. Real Madrid dan Manchester United pernah dikaitkan dengannya, dan masa depannya di Premier League terlihat cerah.
36. Ian Subiabre (River Plate)
River Plate terus melahirkan bintang baru seperti Julian Alvarez dan Enzo Fernandez. Kini giliran Ian Subiabre yang bersiap menyusul mereka ke Eropa setelah tampil impresif sebagai penyerang sayap dan penyerang tengah.
35. Quentin Ndjantou (Paris Saint-Germain)
Quentin Ndjantou menjadi salah satu produk akademi PSG yang bersinar di bawah asuhan Luis Enrique. Pemain berusia 18 tahun ini tampil di berbagai posisi di lini depan, namun kini tengah absen karena cedera hamstring.
34. Vasilije Kostov (Red Star Belgrade)
Gelandang Serbia berusia 17 tahun ini telah menarik perhatian raksasa Eropa seperti Arsenal dan Bayern Munich. Dijuluki 'Balkan Barella', Kostov sudah mencetak lebih dari 10 gol musim ini dan mulai menjadi pemain penting Red Star Belgrade.
33. Kerim Alajbegovic (Red Bull Salzburg)
Winger Bosnia ini menjadi bintang utama Red Bull Salzburg setelah mencetak dua digit gol musim ini. Ia telah enam kali membela timnas Bosnia dan menjadi pencetak gol termuda negaranya.
32. Sean Steur (Ajax)
Meski Ajax tengah mengalami masa sulit, Sean Steur menjadi titik terang dengan performa solid di lini tengah. Ia memperpanjang kontrak hingga 2028 dan sudah menjadi pemain inti di usia 18 tahun.
31. Andrija Maksimovic (RB Leipzig)
Pemain asal Serbia ini dikenal percaya diri setelah mengklaim dirinya lebih baik dari Lamine Yamal. Maksimovic kini memperkuat RB Leipzig dan dipandang sebagai salah satu gelandang serang muda terbaik di Bundesliga.
30. Mateus Mane (Wolves)
Mateus Mane menjadi sorotan di Wolves meski timnya berjuang di papan bawah. Pemain berusia 18 tahun ini mendapat panggilan ke timnas U21 Portugal dan menarik minat Liverpool serta Manchester United.
29. Nathan De Cat (Anderlecht)
Pemain berjuluk 'Busquets Belgia' ini tampil reguler di lini tengah Anderlecht. Ia menjadi salah satu talenta muda paling menjanjikan di Belgia dan berpotensi dipanggil ke Piala Dunia tahun ini.
28. Tylel Tati (Nantes)
Bek tengah berusia 18 tahun ini langsung mencuri perhatian di Ligue 1 hingga Chelsea mengajukan tawaran €30 juta pada Januari. Ia dikenal karena kemampuan fisik dan ketenangan dalam menguasai bola.
27. Kennet Eichhorn (Hertha Berlin)
Pemain berusia 16 tahun ini menjadi pencetak gol termuda di sejarah Hertha Berlin dan DFB-Pokal. Bayern Munich dan Real Madrid disebut tertarik merekrut gelandang yang dibandingkan dengan Toni Kroos ini.
26. Mikey Moore (Tottenham - pinjaman di Rangers)
Mikey Moore tampil mengesankan untuk Rangers musim ini. Ia memegang rekor sebagai pemain termuda Tottenham di Premier League dan pencetak gol termuda Inggris di kompetisi Eropa besar.
25. Charalampos Kostoulas (Brighton)
Brighton membayar hampir £30 juta untuk striker muda asal Yunani ini. Kostoulas menunjukkan kualitasnya di Premier League, termasuk mencetak gol salto spektakuler melawan Bournemouth.
24. Josh King (Fulham)
Gelandang berusia 19 tahun ini menjadi starter di 11 dari 13 laga pertama Fulham musim ini. King dikenal fleksibel dan dianggap sebagai calon bintang masa depan timnas Inggris.
23. Robinio Vaz (Roma)
Setelah mencetak empat gol untuk Marseille, Vaz berpindah ke Roma dengan nilai €25 juta. Pemain berusia 19 tahun ini langsung mencetak gol debut dan menunjukkan potensi besar di Serie A.
22. Francesco Camarda (AC Milan - pinjaman di Lecce)
Francesco Camarda, pemain termuda sepanjang masa di Serie A, kini tengah mencari bentuk terbaiknya di Lecce. Meski belum bersinar, pengaruh Zlatan Ibrahimovic sebagai mentornya diyakini akan membantunya berkembang.
21. Jorthy Mokio (Ajax)
Mokio menolak tawaran Barcelona dan memilih Ajax pada 2024. Kini, ia menjadi pemain non-Belanda termuda yang tampil untuk klub Amsterdam dan sudah debut di timnas Belgia.
20. Kendry Paez (Chelsea - pinjaman di River Plate)
Paez masih dianggap sebagai salah satu playmaker muda terbaik dari Ekuador. Saat ini, ia sedang dalam masa pemulihan cedera bahu di River Plate setelah sebelumnya bermain di Strasbourg.
19. Mohamed Kader Meite (Al-Hilal)
Al-Hilal mengeluarkan €30 juta untuk mendatangkan Meite dari Rennes. Pemain asal Pantai Gading ini dikenal karena kekuatan fisik dan penyelesaian akhir yang tajam, menjadikannya bintang muda potensial di Liga Pro Saudi.
18. Dro Fernandez (Paris Saint-Germain)
Barcelona kehilangan salah satu talenta terbaiknya ketika Dro Fernandez pindah ke PSG dengan harga hanya €8 juta. Pemain berusia 18 tahun ini disebut-sebut memiliki gaya bermain mirip Andres Iniesta.
17. Marc Bernal (Barcelona)
Marc Bernal bangkit setelah cedera ACL dan kembali memperkuat lini tengah Barcelona. Ia dikenal karena kecerdasan bermain, kepercayaan diri, dan kemampuan mengatur tempo permainan.
16. Gilberto Mora (Club Tijuana)
Pemain berusia 17 tahun ini menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Liga MX dan timnas Meksiko. Ia juga menjadi pemain termuda yang memenangkan trofi internasional, menarik perhatian Barcelona dan Real Madrid.
15. Rio Ngumoha (Liverpool)
Rio Ngumoha mencetak gol kemenangan dramatis melawan Newcastle dan menjadi pencetak gol termuda dalam sejarah Liverpool. Ditransfer dari akademi Chelsea, ia kini dianggap aset masa depan The Reds.
14. Konstantinos Karetsas (Genk)
Playmaker Genk ini hampir mencetak 20 assist musim ini. Ia memecahkan rekor sebagai pencetak gol termuda dalam sejarah timnas Yunani dan kini diminati Arsenal serta Chelsea.
13. Ibrahim Mbaye (Paris Saint-Germain)
Mbaye tampil mengesankan untuk PSG dan berperan penting dalam kemenangan Senegal di Piala Afrika 2025. Kini, ia bersiap menghadapi Piala Dunia 2026 pada usia 18 tahun.
12. Honest Ahanor (Atalanta)
Bek serba bisa Atalanta ini tampil impresif sejak bergabung dari Genoa. Ia bisa bermain di tiga posisi berbeda dan kini diincar Arsenal serta Manchester City.
11. Rodrigo Mora (Porto)
Rodrigo Mora mencetak 10 gol dan empat assist di musim debutnya bersama Porto, menolak tawaran Al-Ittihad senilai €70 juta. PSG kini dikabarkan tertarik merekrutnya.
10. Ethan Nwaneri (Arsenal - pinjaman di Marseille)
Nwaneri menjadi pemain termuda dalam sejarah Premier League saat debut di usia 15 tahun. Meski kesulitan menembus tim utama Arsenal musim ini, pemain berusia 19 tahun itu tetap dianggap sebagai salah satu bakat Inggris paling istimewa.
9. Geovany Quenda (Sporting CP)
Chelsea telah sepakat membayar €40 juta untuk Quenda yang akan bergabung pada 2026. Pemain sayap berusia 18 tahun ini sempat dinobatkan sebagai Pemain Muda Terbaik Liga Portugal.
8. Ayyoub Bouaddi (Lille)
Bouaddi menjadi andalan Lille sejak usia 16 tahun dan kini sudah tampil hampir 100 kali. Arsenal dan PSG tengah memantau gelandang bertahan berusia 18 tahun ini.
7. Luka Vuskovic (Tottenham - pinjaman di Hamburg)
Bek tengah Kroasia ini tampil luar biasa di Hamburg dan telah mencetak gol di Bundesliga. Vuskovic menjadi pemain termuda Hajduk Split yang mencetak gol dan kini menjadi incaran Barcelona.
6. Max Dowman (Arsenal)
Dowman membuat sejarah dengan menjadi pencetak gol termuda di Premier League saat melawan Everton. Gelandang 16 tahun ini digadang-gadang sebagai talenta terbaik Inggris dalam satu generasi.
5. Lennart Karl (Bayern Munich)
Lennart Karl menjadi bagian penting lini depan Bayern Munich di usia 18 tahun. Ia memecahkan rekor Kylian Mbappe sebagai pemain termuda yang mencetak gol di tiga laga beruntun Liga Champions dan kini diincar Real Madrid.
4. Franco Mastantuono (Real Madrid)
Real Madrid menebus Mastantuono dari River Plate dengan harga €45 juta. Ia menjadi pemain termuda yang tampil di Liga Champions untuk Los Blancos dan juga pemain termuda yang tampil untuk timnas Argentina.
3. Pau Cubarsi (Barcelona)
Bek tengah berusia 19 tahun ini telah tampil hampir 150 kali untuk Barcelona dan menjadi bek termuda dalam sejarah timnas Spanyol. Ia dikenal karena kemampuan membaca permainan dan distribusi bola yang mirip Gerard Pique.
2. Estevao (Chelsea)
Estevao, dijuluki 'Messinho' saat kecil, kini menunjukkan kualitas luar biasa di Chelsea setelah ditebus £56 juta dari Palmeiras. Ia menjadi remaja ketiga dalam sejarah yang mencetak gol di tiga laga pertama Liga Champions, berdampingan dengan Mbappe dan Haaland.
1. Lamine Yamal (Barcelona)
Lamine Yamal telah menorehkan rekor demi rekor sejak debut di usia 15 tahun untuk Barcelona, termasuk menjadi pemain dan pencetak gol termuda dalam sejarah timnas Spanyol serta pencetak gol termuda di Euro 2024. Kini, di usia 18 tahun, ia sudah tiga kali memenangkan penghargaan NXGN dan dianggap sebagai pemain muda terbaik di dunia. Era Yamal telah dimulai.