Prabowo Gebrak Meja Paripurna: Rakyat Kita Tidak Bermimpi Kaya Raya, Mereka Hanya Ingin Hidup Layak!
jonisetiawan May 21, 2026 07:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa mayoritas rakyat Indonesia sebenarnya tidak memiliki mimpi untuk hidup bergelimang harta atau menjadi kaya raya.

Menurutnya, masyarakat hanya menginginkan kehidupan yang layak, aman, dan cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat menyampaikan pidato Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 dalam Rapat Paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026).

“Rakyat kita tidak bermimpi untuk mengalami kehidupan yang kaya raya, tapi mereka bermimpi untuk hidup yang layak, yang baik,” ujar Prabowo.

Baca juga: Prabowo Akui MBG Banyak Kekurangan, Persilakan DPR Obrak-Abrik Dapur SPPG Jika Temukan Kejanggalan

Mimpi Sederhana Rakyat Indonesia

Dalam pidatonya, Prabowo menggambarkan bahwa impian masyarakat sebenarnya sangat sederhana.

Mereka hanya ingin bisa makan dengan layak setiap hari, membeli susu untuk anak-anak, mendapatkan pengobatan saat sakit, hingga memiliki rumah yang nyaman untuk keluarga.

“Mereka bermimpi bisa punya rumah yang layak. Mereka bermimpi bisa melihat anak mereka berangkat sekolah dengan sehat.

Mereka bermimpi orang tuanya bisa mendapatkan pekerjaan yang baik dengan pendapatan yang cukup,” katanya.

Prabowo menilai negara memiliki tanggung jawab untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.

PIDATO PRESIDEN PRABOWO - Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026)
PIDATO PRESIDEN PRABOWO - Presiden RI Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/5/2026) (Tribun Trends/Dok. YouTube Setpres)

Kekayaan Alam Harus Dinikmati Rakyat

Selain membahas kesejahteraan masyarakat, Prabowo juga kembali menyinggung amanat konstitusi mengenai pengelolaan sumber daya alam Indonesia.

Ia menegaskan bahwa seluruh kekayaan alam yang dimiliki bangsa harus digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat.

“Bahwa bumi dan air dan semua kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dinikmati oleh seluruh rakyat Indonesia,” ucapnya.

Pernyataan tersebut menjadi bagian dari penekanan pemerintah terhadap pentingnya pemerataan manfaat pembangunan dan pengelolaan sumber daya nasional.

Baca juga: Intip Menu Sultan Si Ragil Sapi Kurban Prabowo di Karanganyar, Segini Biaya Makan Per Harinya

Soroti Kesulitan Nelayan

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti kondisi nelayan di berbagai daerah yang masih mengalami kesulitan memperoleh kebutuhan dasar untuk melaut.

Ia mengatakan banyak nelayan masih kesulitan mendapatkan es batu maupun bahan bakar solar.

“Sekarang nelayan-nelayan kita sulit mendapat es batu, apalagi solar. Pemerintah akan intervensi, akan melakukan upaya besar,” ujar Prabowo.

Target Bangun Ribuan Desa Nelayan

Sebagai solusi, pemerintah menargetkan pembangunan 5.000 desa nelayan dalam tiga tahun mendatang.

Sementara pada tahun 2026 ini, pemerintah disebut akan meresmikan sebanyak 1.386 desa nelayan.

Prabowo menjelaskan pemerintah akan membangun berbagai fasilitas pendukung di kawasan pesisir, mulai dari instalasi pembuat es batu, ruang pendingin atau cold storage, hingga SPBU khusus nelayan.

“Kita akan menjamin tiap nelayan bisa punya es batu. Kita akan membikin instalasi pembuat es batu di tiap desa nelayan. Kita akan membikin ruang cold storage pendingin di setiap desa nelayan. Dan kita akan bikin SPBU khusus di setiap desa nelayan,” tandasnya.

Baca juga: Prabowo Kuliti Mental Elite yang Bikin Bangsa Jadi Lemah: Masa Takut Dollar, Takut BBM?

Fokus pada Kebutuhan Dasar

Pidato tersebut memperlihatkan fokus pemerintah terhadap isu kebutuhan dasar masyarakat, mulai dari pangan, kesehatan, pendidikan, perumahan, hingga dukungan ekonomi untuk kelompok pekerja seperti nelayan.

Prabowo menegaskan bahwa arah pembangunan nasional ke depan bukan semata mengejar angka pertumbuhan ekonomi, tetapi memastikan hasil pembangunan benar-benar dirasakan masyarakat luas.

***

(TribunTrends/Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.