Laporan : Kiki Andriana
TRIBUNJABAR.ID, SUMEDANG - Pelaksanaan nonton bareng (nobar) film dokumenter Pesta Babi yang digelar mahasiswa Universitas Padjadjaran di Kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, berlangsung kondusif, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Unpad itu digelar di Aula PSBJ Fakultas Ilmu Budaya Unpad dan dihadiri ratusan mahasiswa serta civitas akademika.
Di tengah jalannya acara, pihak penyelenggara mengaku sempat khawatir kegiatan tersebut berpotensi mendapat pembubaran. Kekhawatiran itu muncul setelah sebelumnya sejumlah agenda pemutaran film serupa di berbagai daerah dikabarkan mengalami pelarangan hingga pembubaran, baik dari pihak internal kampus maupun unsur eksternal.
Baca juga: Ratusan Mahasiswa Unpad Nobar Film "Pesta Babi" di Kampus Jatinangor Sumedang
“Di berbagai tempat ada pembubaran, bahkan dari pihak rektorat ataupun eksternal seperti TNI. Kami khawatir barangkali di sini juga ada yang akan membubarkan,” ujar Enaldi, Ketua Himpunan Mahasiswa Pascasarjana Unpad, kepada Tribun Jabar.id.
Meski demikian, Enaldi meyakini kampus harus tetap menjadi ruang akademik yang terbuka untuk diskusi dan pertukaran gagasan.
“Tapi kami yakin kampus adalah ruang yang bebas selama tidak ada motif tertentu,” katanya.
Ia mengaku telah berkomunikasi dengan pihak kampus sebelum kegiatan berlangsung. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk mitigasi mengingat isu pemutaran film tersebut sedang ramai diperbincangkan.
“Kami coba komunikasikan dengan pihak kampus karena ini lagi ramai. Kampus juga melakukan mitigasi apakah ini akan memicu pembubaran dan lain-lain,” ujarnya.
Panitia menegaskan kegiatan nobar dan diskusi tersebut murni merupakan agenda akademik dan diskusi publik.
“Kami pastikan ini merupakan kegiatan akademik dan diskusi publik,” katanya.
Ke depan, ia berencana terus menggelar forum diskusi terkait isu-isu kontemporer di tengah masyarakat.
“Mungkin soal MBG atau koperasi merah putih dalam konteks akademik,” ujarnya.
Baca juga: Dibalik Larangan Nobar Film Pesta Babi: ISBI Bandung Sebut Kendala Izin, Mahasiswa Kecam Sensor
Sebelumnya, ratusan mahasiswa dan civitas akademika Unpad mengikuti pemutaran film karya Dandhy Dwi Laksono dan Cipry Paju Dale produksi Watchdoc Documentary tersebut. Film berdurasi sekitar 90 menit itu mengangkat persoalan agraria dan proyek strategis nasional di Papua.