Liga Voli Korea 2026: Gaji Fantastis Jung Ho-young hingga Setter Hillstate Lampaui Megawati
Mawaddatul Husna May 21, 2026 12:54 PM

TRIBUNGAYO.COM - Bursa Free Agent (FA) Liga Voli Korea 2026 menghadirkan pergerakan besar yang langsung mengubah peta kekuatan tim. 

Kenaikan dan penurunan gaji pemain menjadi bukti bagaimana klub mulai menyusun ulang strategi mereka untuk musim depan.

Salah satu sorotan utama datang dari Jung Ho-young, mantan tandem Megawati Hangestri di Red Sparks yang kini resmi bergabung dengan Pink Spiders. 

Seperti dilansir dari akun media sosial @/ksub.indo pada Kamis (21/5/2026) nilai kontraknya melonjak drastis dari 320 juta won (sekitar Rp 3,7 miliar) menjadi 540 juta won atau setara Rp 6,3 miliar.

Tak hanya Jung, beberapa pemain Red Sparks juga mengalami perubahan signifikan. 

Lee Seon-woo mendapatkan kenaikan dari 150 juta won (Rp 1,7 miliar) menjadi 250 juta won (Rp 2,9 miliar). 

Sementara itu, Yeum Hye-seon justru harus menerima penurunan dari 450 juta won (Rp 5,2 miliar) menjadi 200 juta won (Rp 2,3 miliar).

Ditengah deretan angka fantastis tersebut, Megawati Hangestri tetap berada dalam jalur kontrak pemain asing Asia meski berstatus free agen.

Memasuki musim ketiganya di Liga Voli Korea, Megawati dikabarkan menerima gaji sebesar 170 ribu dolar AS atau sekitar Rp 2,97 miliar per musim seperti dilansir dari media korea Chosun pada Kamis (21/5/2026).

Nominal ini mengikuti regulasi KOVO yang menetapkan batas gaji pemain asing Asia, meningkat dari musim sebelumnya yang berada di angka 150 ribu dolar AS.

Lonjakan Gaji Setter Hillstate dan Strategi Klub

Beralih ke Hyundai Hillstate, perombakan skuad juga terlihat jelas. 

Setter andalan Kim Da-in mencatat lonjakan gaji yang signifikan dari 240 juta won (Rp2,8 miliar) menjadi 540 juta won (Rp6,3 miliar), menyamai nilai kontrak Jung Ho-young.

Namun, tidak semua pemain bernasib sama. 

Kim Yeon-gyeong mengalami penurunan dari 400 juta won (Rp4,6 miliar) menjadi 320 juta won (Rp3,7 miliar). 

Sementara gaji Han Mi-reu justru naik ke angka 90 juta won atau sekitar Rp1 miliar.

Selain itu, skema sign & trade menjadi bagian penting dalam bursa kali ini. 

Pertukaran pemain tidak hanya melibatkan uang tunai, tetapi juga hak draft rookie. 

Red Sparks mendapatkan hak pilih ronde pertama milik Pink Spiders, sedangkan Pink Spiders memperoleh hak ronde kedua. 

Ada pula pertukaran pemain seperti Bae Yoo-na, meski detailnya belum diumumkan.

Mengacu aturan KOVO Pasal 5 Ayat 3, pemain yang belum mendapat kontrak hingga akhir negosiasi tidak boleh bergabung dengan klub mana pun selama satu musim. 

Namun, mereka tetap bisa bebas menandatangani kontrak di periode FA berikutnya. 

Sejumlah nama seperti An Ye-rim selaku tandem dan adik Megawati Hangestri di Red Sparks, mantan setter GS Caltex Ahn Hye-jin, dan outside hitter Woo Su-min masih belum memiliki klub. (*)

Baca juga: Liga Voli Korea: Megawati dalam Ancaman, Vanja Bukilic Panaskan Mesin di VNL 2026

Baca juga: Dinamika Liga Voli Korea 2026: Megawati Berpotensi Kedatangan Rival Baru Rebecca dari AI Peppers

Baca juga: Liga Voli Korea 2026: Rival Megawati Terselamatkan, AI Peppers Bertransformasi dengan Pemilik Baru

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.