Pasca Kebakaran ASN yang Bekerja di Kantor Bupati Bulungan WFH, Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Junisah May 21, 2026 02:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TANJUNG SELOR-Pasca kebakaran, Rabu (20/5/2026) malam, Pemkab Bulungan menerapkan sistem Work From Home atau WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di lingkungan Kantor Bupati Bulungan di Tanjung Selor.

"Hari ini khusus yang di wilayah kerja Kantor Bupati Bulungan kita WFH sampai Jumat, sampai selesai pelaksanaan olah TKP nanti,” ucap Sekretaris Daerah (Sekda) Bulungan, Risdianto, Kamis (21/5/2026).

Risdianto memastikan pelayanan publik tetap berjalan normal meski aktivitas di Kantor Bupati Bulungan untuk sementara dihentikan.

“Ya tentu pelayanan kita terkait pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa. Saat ini kita menggunakan fasilitas yang ada di masing-masing perangkat daerah lainnya,” ujar Risdianto.

Baca juga: Foto-foto Kondisi Kantor Pemkab Bulungan Pascakebakaran, Ruang Kerja Bupati Syarwani Ludes

Risdianto mengungkapkan, sejumlah ruangan turut terdampak akibat kebakaran tersebut, termasuk ruangan Bupati Bulungan, Sekda, hingga beberapa bagian sekretariat.

“Yang terdampak ada ruangan bupati, sekda dengan kepala bagian, tapi tidak semua,” ungkapnya.

Namun demikian, dirinya belum dapat memastikan jumlah total ruangan yang mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.

“Berapa ruangan yang terdampak saya tidak tahu pastinya,” ucapnya.

Selain itu, Pemkab Bulungan juga masih melakukan identifikasi terhadap dokumen-dokumen penting yang kemungkinan ikut terdampak dalam kebakaran.

Baca juga: Kapolda Kaltara Pastikan Olah TKP Kebakaran Kantor Bupati Bulungan, Tim Labfor Jatim akan Diturunkan

“Ya tentu juga ada beberapa dokumen-dokumen yang masih kita identifikasi, untuk mengetahui dokumen mana saja yang terdampak,” jelasnya.

Terkait kronologi awal kebakaran, Risdianto mengatakan pihaknya pertama kali menerima laporan dari petugas Satpol PP yang berjaga di lokasi.

“Laporan dari petugas Satpol PP yang menginformasikan kepada kita dan kita juga datang langsung ke lokasi untuk melihat kejadian kebakaran,” katanya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan penyebab kebakaran, termasuk adanya aktivitas di kantor pada malam hari, Risdianto meminta semua pihak menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

“Informasinya memang tidak ada aktivitas di kantor ini. Untuk penyebabnya nanti kita menunggu hasil olah TKP yang dilakukan oleh kepolisian,” ujarnya.

Ia juga menegaskan seluruh indikasi terkait penyebab kebakaran sepenuhnya diserahkan kepada pihak berwenang.

KONDISI KANTOR BUPATI - Bagian depan kondisi Kantor Bupati Bulungan pascakebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (20/5/2026) malam. Sisi bangunan yang hangus ini merupakan ruang kerja Bupati Bulungan, Syarwani, Wakil Bupati Kilat, dan Sekda Risdianto, Kamis (21/5/2026).
KONDISI KANTOR BUPATI - Bagian depan kondisi Kantor Bupati Bulungan pascakebakaran hebat yang terjadi pada Rabu (20/5/2026) malam. Sisi bangunan yang hangus ini merupakan ruang kerja Bupati Bulungan, Syarwani, Wakil Bupati Kilat, dan Sekda Risdianto, Kamis (21/5/2026). (TribunKaltara.com/Choiril Apdin Alamsyah)

“Tidak tahu, nanti menunggu saja hasil olah TKP,” tegasnya.

Sementara itu, proses pemadaman api berlangsung hingga dini hari.

“Pemadaman tadi malam sampai sekitar jam 00.30 Wita sampai dengan pendinginan,” tandasnya.

(*)

Penulis : Desi Kartika Ayu

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.