Jakarta (ANTARA) - Kebakaran gudang plastik di Jalan Peternakan Raya, Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat tak kunjung padam saat memasuki hari keempat, Kamis.

Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Syaiful Kahfi mengatakan, banyaknya bara api atau titik api yang terperangkap di bawah material plastik dan reruntuhan kebakaran menyebabkan api tak kunjung padam.

"Masih ada titik api, makanya kita perlu bongkar dulu," kata Syaiful saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Kamis.

Oleh karena itu, sejak Rabu (20/5), satu unit ekskavator telah diterjunkan untuk mengangkat material yang masih menyimpan bara api.

Jika material dapat terangkat, kata Syaiful, maka nozzle dapat disusupi agar air pemadaman dapat meraih titik bara api.

"Sudah ada Beko, karena kita harus bongkar dulu, bikin selaan baru untuk kita masukin nozzle. Di atas material kan ada reruntuhan tembok yang lumayan tebal terus ada juga besi, jadi kita enggak bisa nyiram sembarangan," kata Syaiful.

Hingga kini, pihaknya menerjunkan 18 unit armada pemadam berkekuatan 90 personel. "Kita targetnya malam ini sudah bisa padam ya. Masih kita upayakan," tuturnya.