TRIBUNPALU.COM - 10 hari pertama bulan Dzulhijjah umat musim disunnahkan untuk berpuasa, bolehkah digabung dengan niat puasa lainnya?
Jelang perayaan Idul Adha, umat muslim biasanya dianjurkan melaksanakan sejumlah ibadah sunnah, salah satunya puasa Tarwiyah.
Puasa adalah ibadah yang sempurna, termasuk menjalankan puasa di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah 1447 H/2026.
Dalil keutamaan puasa Dzulhijjah pada hari-hari awal diceritakan dari Hunaidah bin Khalid, dari istrinya, beberapa istri Nabi Muhammad SAW mengatakan:
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ يَصُومُ تِسْعَ ذِي الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلَاثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ
"Rasulullah biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijjah, pada hari ‘Asyura' (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, awal bulan di hari Senin dan Kamis." (HR. Abu Daud, no. 2437 dan An-Nasa'i, no. 2374. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).
Kemudian di antara sahabat yang mempraktikkan puasa selama sembilan hari awal Dzulhijjah adalah Ibnu 'Umar.
Ulama lain seperti Al-Hasan Al-Bashri, Ibnu Sirin, dan Qatadah juga menyebutkan keutamaan berpuasa pada hari-hari tersebut untuk berpuasa. Inilah yang menjadi pendapat mayoritas ulama. (Latha'if Al-Ma'arif, hlm. 459).
Maka, puasa 9 hari pertama dalam bulan Dzulhijjah merupakan amalan yang disunnahkan bagi setiap muslim dan muslimat.
Meski dalam Al-Qur'an disebutkan tentang keistimewaan 10 hari pertama malam bulan Dzulhijjah, tetapi untuk puasanya yang disunnahkan hanya 9 hari saja.
Adapun hari ke-10 bulan Dzulhijjah itu hari raya Idul Adha, dimana hari itu dilarang untuk melakukan puasa.
Baca juga: Pantas Ahmad Dhani Siapkan Pernikahan Mewah, Ternyata Ini Sosok Atalla Wahid Kekasih Tiara Savitri
Mengutip Buku Amalan Awal Dzulhijjah hingga Hari Tasyrik yang ditulis Muhammad Abduh Tuasikal, dijelaskan cara melakukan puasa Dzulhijjah 2026 di hari-hari awal yakni:
1. Boleh melakukan dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijjah, lebih utama lagi puasa Arafah (9 Dzulhijjah).
2. Boleh melakukan dengan memilih hari yang diinginkan, yang penting jangan tinggalkan puasa Arafah.
Lalu, kapan puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah 2026 dilaksanakan?
Berikut jadwal lengkap hingga bacaan niatnya yang dilansir dari laman resmi Baznas.Puasa Tarwiyah adalah amalan puasa sunnah yang dilaksanakan setiap tanggal 8 Zulhijah, atau sehari sebelum puasa Arafah.
Ibadah ini diyakini memiliki banyak keutamaan bagi umat Muslim yang menjalankannya.
Tahun ini puasa Tarwiyah 1447 H jatuh pada Senin, 25 Mei 2026.
Karena bertepatan dengan hari Senin, umat muslim banyak yang ingin menggabungkan puasa Tarwiyah dengan amalan puasa sunnah di hari Senin.
Sebagian orang ingin menggabungkan niat agar dapat memperoleh beberapa keutamaan sekaligus.
Lalu, apakah boleh menggabungkan puasa Tarwiyah dengan puasa sunnah lainnya? Bagaimana hukumnya?
Dalam Islam, menggabungkan niat beberapa ibadah sunnah pada waktu yang sama pada umumnya diperbolehkan, termasuk puasa Tarwiyah dengan puasa sunnah lainnya.
Sebagian ulama menjelaskan bahwa seseorang boleh menggabungkan niat puasa Tarwiyah dengan puasa Senin-Kamis atau puasa ayyamul bidh apabila waktunya bertepatan.
Dikutip dari baznas.go.id, menurut para ulama, berpendapat bahwa puasa sunnah diperbolehkan digabung selama niatnya jelas dan sesuai dengan tata cara syariatnya.
Ulama dari mazhab Syafi’i dan Hanafi menyatakan bahwa hukum menggabungkan puasa sunnah dalam satu ibadah diperbolehkan, asalkan tidak bertentangan dengan syariat.
Dengan demikian, seseorang dapat memperoleh pahala dari dua amalan sunnah sekaligus.
Maka kesimpulannya, menggabungkan puasa sunnah Tarwiyah dengan puasa sunnah lainnya hukumnya sah dan diperbolehkan.
Puasa Tarwiyah dilaksanakan pada 8 Dzulhijjah, sedangkan puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah, yaitu sehari sebelum Idul Adha.
Jika merujuk perkiraan kalender Hijriah 1447 H, maka:
Puasa di 10 hari pertama Dzulhijjah memiliki keutamaan besar dalam Islam.
Puasa Arafah, khususnya bagi yang tidak sedang berhaji, memiliki keutamaan dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.
Sementara itu, puasa Tarwiyah menjadi bagian dari rangkaian ibadah sunnah yang dianjurkan sebelum Hari Arafah dan Idul Adha.
Puasa Tarwiyah menjadi salah satu ibadah sunnah yang memiliki keutamaan besar.
Dalam tradisi ibadah haji, hari Tarwiyah merupakan momen persiapan para jemaah sebelum melaksanakan wukuf di Padang Arafah.
Mengutip dari laman Baznas RI dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais, disebutkan bahwa orang yang berpuasa pada hari Tarwiyah akan memperoleh pahala seperti kesabaran Nabi Ayub AS.
Mengutip Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah dari Muhammad Syukron Maksum, simak bacaan niat Puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah:
Latin:
Artinya: "Saya niat puasa bulan Zulhijjah, Sunah karena Allah ta'ala."
Latin:
Artinya, "Saya niat puasa sunah Tarwiyah karena Allah Ta'ala."
Latin:
Artinya: "Saya niat puasa Arafah, Sunah karena Allah ta'ala."
Dari Abu Qotadah bahwasanya Rasulullah ditanya tentang puasa Arafah, beliau menjawab:
Puasa arafah menghapus dosa tahun yang lalu dan tahun yang akan datang.
Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H berikut tanggal-tanggal yang dianjurkan untuk melaksanakan puasa Dzulhijjah, Tarwiyah dan Arafah 2026:
Rabu, 27 Mei 2026 (10 Dzulhijjah 1447 H diharamkan puasa di saat Idul Adha 2026)
(Tribunnews.com/Muhammad Alvian Fakka)(Tribunnews.com/Latifah)(Tribunnews.com/Oktavia WW)