Alasan Kemenkes Renovasi 10.000 Puskesmas, Prioritas Fasilitas Rusak Berat
Wiwit Purwanto May 21, 2026 04:32 PM

 

 

SURYA.CO.ID SURABAYA -  Kementerian Kesehatan menargetkan renovasi sekitar 10.000 Puskesmas dan Pustu di seluruh Indonesia secara bertahap.

Program ini difokuskan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar yang banyak mengalami kerusakan akibat usia bangunan.

Kemenkes Siapkan Skema Renovasi Ribuan Puskesmas

Wakil Menteri Kesehatan RI, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan program besar perbaikan fasilitas layanan kesehatan dasar.

Sekitar 10.000 Puskesmas dan Puskesmas Pembantu (Pustu) di seluruh Indonesia akan direnovasi secara bertahap karena banyak di antaranya mengalami kerusakan.

Ia menyebut kondisi tersebut terjadi akibat usia bangunan yang sudah tua serta keterbatasan pemeliharaan di sejumlah daerah.

Baca juga: RS Kemenkes Surabaya Resmikan Layanan Kedokteran Nuklir dan Radioterapi Berbasis Kolaborasi

“Dari sekitar 10 ribu Puskesmas dan Pustu yang ada, banyak yang kondisinya memang sudah perlu diperbaiki,” ujarnya dalam acara Indonesian Conference on Tobacco Control 2026 di Gedung ASEEC Tower Ruang Ternate Lantai 1 Kampus B Universitas Airlangga (Unair), Kamis (21/5/2026).

Kementerian Kesehatan saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk menyusun skema pendanaan agar program renovasi dapat berjalan setiap tahun secara konsisten.

Target 1.000 Puskesmas Diperbaiki Setiap Tahun

Benjamin menjelaskan, pemerintah menargetkan minimal 1.000 Puskesmas dengan kondisi rusak berat dapat diperbaiki setiap tahun. Jika kondisi fiskal memungkinkan, jumlah tersebut dapat ditingkatkan hingga 2.000 unit per tahun.

“Minimal seribu dulu per tahun. Kalau kemampuan fiskal memungkinkan, bisa sampai dua ribu,” katanya.

Program ini menjadi bagian dari upaya pemerataan layanan kesehatan dasar agar masyarakat di berbagai daerah dapat mengakses fasilitas kesehatan yang layak dan aman.

Baca juga: DPRD Pasuruan Dukung Penuh Layanan Puskesmas 24 Jam, Dorong Upgrade SDM hingga Fasilitas

Ia menegaskan bahwa pembenahan fasilitas kesehatan merupakan salah satu prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, termasuk upaya efisiensi anggaran dan pencegahan kebocoran keuangan negara.

“Pak Presiden menekankan efisiensi dan pemberantasan korupsi supaya anggaran yang ada benar-benar kembali untuk rakyat, termasuk memperbaiki fasilitas kesehatan,” ujarnya.

Selain sektor kesehatan, pemerintah juga menjalankan program serupa pada bidang pendidikan melalui renovasi puluhan ribu gedung sekolah yang saat ini sedang berlangsung.

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.