Mulai Ekspansi ke Eropa, Lalamove Resmi Beroperasi di Jerman
Dwi Rizki May 21, 2026 04:35 PM

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA - Menandai ekspansi ke kawasan Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA), Lalamove resmi memulai operasinya di Jerman.

Operasi perdana dimulai dari wilayah metropolitan Berlin dengan menghadirkan layanan logistik berbasis aplikasi yang cepat, fleksibel, dan terjangkau bagi pelaku usaha maupun konsumen, khususnya usaha kecil dan menengah (UKM).

Chief Operating Officer Lalamove, Paul Loo menyampaikan Lalamove didirikan di Hong Kong pada 2013.

Kini, lalmove telah beroperasi di 17 pasar di Asia, Amerika, dan EMEA.

Masuknya Lalamove ke Jerman disebut sebagai respons terhadap tantangan logistik yang masih dihadapi UKM, mulai dari keterbatasan layanan fleksibel, biaya operasional tinggi, hingga minimnya akses pengiriman on-demand yang transparan tanpa kontrak jangka panjang.

"Melalui model pengiriman on-demand, Lalamove memungkinkan pelaku usaha menyesuaikan kebutuhan pengiriman tanpa harus memiliki armada sendiri," ungkapnya dalam siaran tertulis pada Kamis (21/5/2026).

Baca juga: Ketum TP PKK Ajak Para Pelajar di Alor Tingkatkan Kesadaran Pelindungan Perempuan dan Anak

Layanan ini tersedia 24 jam, dengan fitur pemesanan instan serta penjadwalan hingga 30 hari ke depan.

Sistem ini membantu pelaku usaha di Berlin mengatur pengiriman rutin maupun kebutuhan mendadak secara lebih efisien.

Sejumlah sektor usaha telah memanfaatkan layanan ini, mulai dari toko makanan hewan, bengkel sepeda, universitas dan lembaga riset, hingga layanan katering. Beberapa di antaranya bahkan menggunakan layanan pengiriman setiap hari.

Salah satu contohnya adalah toko bunga di Berlin yang sebelumnya mengelola pengiriman secara mandiri.

Dengan Lalamove, operasional pengiriman menjadi lebih konsisten, terutama pada periode ramai seperti Hari Valentine dan Hari Ibu.

Seluruh proses pengiriman juga dapat dipantau secara real-time melalui fitur GPS tracking, serta didukung layanan live chat. Untuk kebutuhan bisnis dengan banyak titik tujuan, Lalamove memungkinkan hingga 20 drop-off dalam satu kali pemesanan.

Selain menyasar pelaku usaha, operasional Lalamove di Berlin juga ditopang jaringan mitra pengemudi yang terus berkembang. Sistem kerja fleksibel memungkinkan pengemudi memilih waktu dan jenis pesanan sesuai kebutuhan, sehingga membuka peluang penghasilan tambahan.

Model ini dinilai membantu UKM mendapatkan layanan pengiriman yang selalu tersedia sesuai permintaan.

Paul mengatakan Jerman menjadi pasar potensial dengan jumlah UKM yang sangat besar.

“Kantor dan UKM di Jerman jumlahnya mencapai lebih dari 3,4 juta, dan mereka membutuhkan solusi logistik yang mampu mengikuti dinamika operasional sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran Lalamove di Berlin menjadi langkah awal untuk memperluas layanan ke kota-kota lain di Jerman dan kawasan EMEA.

“Dengan semakin banyaknya mitra pengemudi di Berlin, kami optimistis dapat terus berkembang seiring meningkatnya kebutuhan pasar lokal,” kata Paul Loo. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.