Ini Tiga Cara Mudah Bikin Aki Mobil Bekas Tipe Basah Awet Tahunan
ARSN May 21, 2026 04:33 PM

Ryan/gridoto.com
Ilustrasi aki basah mobil bekas

GridOto.com - Ingin aki basah di mobil bekas kesayangan kalian awetnya tahunan? Begini tiga cara mudah merawatnya.

Ya, aki basah sampai saat ini masih banya dipakai oleh banyak mobil baru atau bekas.

Seperti yang kalian tahu, aki ini bergantung pada cairan kimia elektrolit agar bisa menghasilkan arus listrik di setiap cell.

Merawat aki mobil tipe basah sebenarnya gampang-gampang susah.

Kalian cukup lakukan 3 hal ini agar menjaga keawetan aki tipe basah.

tutup aki basah terdapat lubang ventilasi
ryan/gridoto.com
tutup aki basah terdapat lubang ventilasi

1. Bersihkan Kepala Aki

Salah satu masalah yanh kerap dialami aki basah adalah kepala aki yang ditumpuki jamur berwarna putih.

Jamur putih ini kerap muncul di kepala aki atau terminal positif (+).

"Kapala aki yang muncul jamur ini akibat pengisian aki oleh alternator dan membuat air aki panas sehingga terjadi pemuaian," buka Opik mekanik di Bengkel Mobil 77 yang ada di Jl. Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

Pemuaian ini menyebabkan residu yang biasa disebut jamur kepala aki.

"Bersihkan jamur putih di kepala aki secara rutin, karena bila dibiarkan menumpuk akan mengganggu arus litrik pengisian, aki jadi gampang rusak," beber Kuntarto.

Bersihkan jamur putih ini bisa dengan menyiramkan air panas ke kepala aki.

Di pasaran tersedia jenis aki kering dan aki basah.
Tabloid OTOMOTIF
Di pasaran tersedia jenis aki kering dan aki basah.

2. Volume Air Aki

Karena bergantung dengan air aki atau asam sulfat (H2SO4), volume air harus diperhatikan.

"Jaga selalu volume air aki di batas upper level yang tertera di badan aki," jelasnya.

"Air yang dijaga pada batas ini membuat sel-sel aki terendam sehingga bisa menghasilkan arus listrik maksimal," tambahnya.

Sementara kalau air aki terus menerus dibiarkan kurang membuat sel aki akan cepat rusak.

Bila mobil digunakan terus menerus, periksa ketinggian air aki minimal 1 minggu sekali.

3. Kurangi Beban Kelistrikan

Pabrikan mobil sudah memperhitungkan berapa beban kelistrikan yang ditanggung dengan kapasitas aki dan pengisian.

"Kebanyakan pasang komponen kelistrikan yang mengambil arus listrik dari aki sebenarnya bisa bikin aki jadi gampang rusak," ungkapnya.

Beban kelistrikan terlalu besar maka aki yang menanggungnya sehingga arus listrik yang ada terkuras.

Pengisian alternator yang enggak memadai membuat aki jadi cepat soak.

"Sebaiknya kurangi penggunaan komponen kelistrikan yang enggak perlu, ini bisa bikin umur aki mobil bertahan lebih lama," tutup Opik.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.