GridOto.com- Tekanan ban mobil yang menurun sering dianggap hal biasa oleh sebagian pemilik kendaraan.
Padahal, kondisi tersebut bisa memengaruhi kenyamanan hingga kestabilan mobil saat digunakan.
Hal tersebut disampaikan Hari Permana, pemilik toko ban RSK Garage di Cipondoh, Tangerang.
Menurut Hari, salah satu penyebab paling umum tekanan ban berkurang ialah perubahan suhu lingkungan.
“Kalau suhu berubah, tekanan angin di dalam ban juga bisa ikut turun,” ujar Hari.
Selain faktor suhu, tekanan ban juga bisa menurun secara alami seiring waktu meski mobil jarang digunakan.
Kondisi tersebut terjadi karena udara di dalam ban perlahan keluar melalui pori-pori material ban.
Penyebab lain yang cukup sering ditemui ialah kebocoran halus akibat paku atau kerusakan pada ban.
Menurut Hari, kondisi pentil ban juga perlu diperhatikan karena bisa menjadi sumber kebocoran udara.
“Kadang bukan bannya bocor, tapi pentilnya sudah mulai rusak atau kurang rapat,” lanjutnya.
Selain itu, pelek yang mengalami kerusakan atau permukaannya tidak rata juga dapat membuat tekanan ban berkurang.
Karena itu, pengecekan tekanan ban sebaiknya dilakukan secara rutin agar kondisi ban tetap optimal saat digunakan.
Dengan tekanan ban yang sesuai, mobil bisa terasa lebih stabil, nyaman, dan aman saat dipakai berkendara sehari-hari.