TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Sebuah aksi tidak terpuji dilakukan oleh seorang pria asal Makassar yang tega menyebarkan laporan palsu atau hoaks terkait dugaan percobaan bunuh diri di Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (21/5/2026).
Dengan bermodalkan foto tangan berdarah yang dikirim ke layanan PSC 119, pelaku berhasil mengecoh relawan ambulans, perangkat desa, hingga aparat kepolisian untuk datang ke lokasi kejadian.
Namun, saat petugas tiba, penghuni rumah yang dilaporkan ternyata dalam kondisi baik-baik saja dan terungkap bahwa pelapor mengaku bernama Ardi asal Makassar ternyata berstatus sang mantan pacar.
Baca juga: Pria Ditusuk Suami Mantan Istri yang Datang Minta Uang untuk Pulang Kampung
Dalam laporannya, pelapor menyebut temannya di Sukoharjo baru saja melakukan percobaan bunuh diri.
Relawan dan Polisi Datangi Lokasi
Menindaklanjuti laporan tersebut, relawan dari Ambulance Saber langsung bergerak menuju lokasi di Perumahan Griya Asri Tempel, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.
Relawan Ambulance Saber, Wirawan Setiadi, mengatakan laporan diterima sekitar pukul 11.15 WIB melalui PSC 119 dan langsung diteruskan kepada relawan terdekat.
“Jadi tadi sekitar pukul 11.15 WIB kami mendapat panggilan dari PSC 119. Intinya PSC menerima laporan dari seseorang yang mengaku bernama Ardi terkait percobaan bunuh diri. Pelapor juga menyertakan bukti foto tangan berdarah dan memberikan share lokasi tempat yang dilaporkan,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Karena laporan berkaitan dengan dugaan percobaan bunuh diri, relawan kemudian berkoordinasi dengan perangkat desa setempat untuk melakukan pengecekan awal.
Saat perangkat desa mendatangi rumah yang dimaksud dan mengetuk pintu, seorang perempuan sempat membuka pintu sebelum kembali menutupnya.
“Dengan perangkat desa kami mendahului melakukan pengecekan. Saat perangkat desa datang ke lokasi, perempuan yang dilaporkan sempat membuka pintu tetapi langsung ditutup kembali,” jelasnya.
Pelapor Ternyata Mantan Pacar
Untuk memastikan kondisi sebenarnya, relawan lalu mengajak petugas dari Polsek Gatak melakukan pengecekan ulang ke rumah tersebut.
Setelah pintu kembali diketuk, penghuni rumah akhirnya membuka pintu dan dipastikan dalam kondisi baik-baik saja.
Tidak ditemukan adanya percobaan bunuh diri seperti yang dilaporkan sebelumnya.
Baca juga: Duduk Perkara Mantan Wali Kota Tegal Laporkan Kakak Kandung ke Polisi, Diduga Gelapkan Uang Rp 6,5 M
“Jadi orang yang dilaporkan bunuh diri ternyata baik-baik saja. Setelah kami konfirmasi, pelapor ternyata mantan pacarnya dan memang sudah putus hubungan,” katanya.
Wirawan menyebut kejadian ini diduga menjadi laporan palsu pertama terkait layanan darurat yang diterima relawan di wilayah Sukoharjo.
Dalam penanganan laporan tersebut, sejumlah pihak turut diterjunkan, mulai dari relawan Ambulance Saber, perangkat desa, hingga anggota piket Polsek Gatak. (*)