Israel Klaim Telah Menahan 430 Aktivis Global Flotilla, Turki Kutuk Perlakuan Buruk Ben Gvir
Tribun-video May 21, 2026 06:42 PM
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baruTRIBUN-VIDEO.COM - Israel mengumumkan telah menahan seluruh aktivis yang berada di atas kapal Global Flotilla setelah armada bantuan tersebut dicegat di perairan internasional. Armada yang membawa sekitar 430 aktivis itu sebelumnya berlayar menuju Gaza dengan tujuan menembus blokade dan mengirimkan bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina.Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan seluruh aktivis kini berada di kapal angkatan laut Israel dan sedang dibawa menuju wilayah Israel. Pemerintah Israel juga mengisyaratkan bahwa para peserta flotilla nantinya dapat bertemu dengan perwakilan konsuler dari negara masing-masing setelah tiba di Pelabuhan Ashdod.Organisasi bantuan hukum Adalah, menyebut para peserta armada terdiri dari aktivis internasional, pembela hak asasi manusia, hingga relawan medis. Menurut Adalah, seluruh warga sipil di atas kapal ditahan secara paksa di perairan internasional dan dibawa ke wilayah Israel tanpa persetujuan mereka.Diketahui armada tersebut berangkat untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan ke Gaza dan memprotes blokade Israel yang masih berlangsung. Mereka menilai tindakan Israel melanggar hukum internasional karena penahanan dilakukan di luar wilayah kedaulatan Israel.Rekaman video yang beredar menunjukkan para aktivis dibawa ke Pelabuhan Ashdod di bawah pengawalan ketat aparat keamanan Israel. Dalam video tersebut, sejumlah aktivis terlihat berada di dalam tenda yang dipasangi bendera Israel. Beberapa di antaranya tampak duduk telungkup dengan tangan terikat.Video lain memperlihatkan aparat membawa sebagian aktivis ke area lain dengan tangan diborgol di belakang punggung mereka. Di sekitar lokasi terlihat banyak petugas keamanan Israel mengenakan penutup wajah. Para aktivis juga terdengar diperdengarkan lagu-lagu berbahasa Ibrani melalui pengeras suara di area penahanan sementara tersebut.Insiden ini juga memicu reaksi keras dari pemerintah Turki. Kementerian Luar Negeri Turki mengutuk tindakan verbal dan fisik yang disebut dilakukan seorang menteri Israel terhadap peserta Global Flotilla. Ankara menyatakan tindakan Israel terhadap armada bantuan itu merupakan pelanggaran hukum internasional.Pemerintah Turki mengatakan pihaknya tengah berkoordinasi dengan sejumlah negara lain untuk memastikan pembebasan warga negaranya dan seluruh peserta armada secara aman. Dalam pernyataannya, Ankara juga menuding tindakan Israel mencerminkan pola kekerasan pemerintahan Benjamin Netanyahu terhadap Gaza dan para aktivis kemanusiaan.Hingga kini, Israel belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai proses hukum terhadap para aktivis yang ditahan. Sementara itu, insiden pencegatan armada bantuan di perairan internasional kembali meningkatkan sorotan dunia terhadap situasi kemanusiaan dan blokade yang masih berlangsung di Gaza. (*)Artikel ini telah tayang di aa.com dengan judul İsrail, Küresel Sumud Filosu\'ndaki aktivistlerin tamamını alıkoyduğunu duyurduhttps://www.aa.com.tr/tr/dunya/israil-kuresel-sumud-filosundaki-aktivistlerin-tamamini-alikoydugunu-duyurdu/3942646Program: Live UpdateHost: Isti Ira Kartika SariEditor Video: Aditya Wisnu Wardana, Anggraini Puspasari#viory #GlobalFlotilla #TurkiKutukIsrael #BenGvir #AktivisKemanusiaan #KrisisDiplomatik #InfoInternasional #GeopolitikTimurTengah #HukumMaritim #SolidaritasGaza #DuniaHariIni #Mei2026 #BreakingNews
© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.