Tepati Janji, Polsek Penjaringan Tangkap Empat Begal Bercelurit yang Rampas Motor Warga di Pluit
Satrio Sarwo Trengginas May 21, 2026 08:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, PENJARINGAN - Polsek Metro Penjaringan menangkap empat pelaku begal yang merampas sepeda motor milik warga di Jalan Pluit Raya dekat kawasan Pluit Village, Penjaringan, Jakarta Utara.

Keempat pelaku ditangkap setelah polisi melakukan penyelidikan usai aksi pembegalan tersebut sempat viral karena terekam kamera CCTV.

Kapolsek Metro Penjaringan AKBP Agta Bhuwana Putra mengatakan, pihaknya sebelumnya telah berjanji akan memburu para pelaku begal tersebut.

Kini, empat pelaku berhasil diamankan dari lokasi berbeda oleh tim dari Unit Reskrim Polsek Metro Penjaringan di bawah komando Kanit Reskrim, AKP Sampson Sosa Hutapea.

"Dan kami, Polsek Metro Penjaringan sudah berjanji untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku. Dan alhamdulillah beberapa hari lalu kita langsung melakukan penangkapan terhadap empat tersangka," kata Agta dalam konferensi pers, Kamis (21/5/2026).

Agta menjelaskan, empat tersangka yang ditangkap masing-masing berinisial MI, FS, KM, dan MAD.

Menurut dia, MI dan FS berperan sebagai joki sepeda motor saat melakukan aksi pembegalan.

Sementara KM bertugas membawa sepeda motor hasil rampasan.

Kemudian tersangka MAD berperan mengancam korban menggunakan senjata tajam jenis celurit.

"Saudara MI selaku joki, saudara FS selaku joki, saudara KM selaku yang membawa motor dari hasil begal, kemudian saudara MAD yang melakukan pengancaman menggunakan celurit," ujar Agta.

Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan kendaraan hasil kejahatan yang sebelumnya telah dijual oleh para pelaku.

Motor korban ditemukan di wilayah Serang, Banten.

"Beberapa pelaku ini kami amankan di beberapa lokasi yang berbeda. Kemudian untuk kendaraan hasil kejahatan sudah dijual oleh para pelaku dan berhasil kita amankan di wilayah Serang, Banten," tutur Agta.

Dari hasil pemeriksaan sementara, keempat pelaku diketahui bekerja sebagai kru bongkar muat nelayan di kawasan Muara Baru, Penjaringan.

Polisi menduga aksi begal tersebut dilakukan untuk mencari tambahan penghasilan.

"Tambahan informasi bahwa memang setelah kami dalami, dari keempat pelaku ini kita lakukan pemeriksaan secara intensif, kemudian kami temui bahwa sebenarnya mereka bekerja sebagai kru bongkar muat dari nelayan di wilayah Muara Baru, Penjaringan," kata Agta.

Saat ditanya apakah aksi pembegalan dilakukan sebagai pekerjaan sampingan, Agta menyebut ada kemungkinan ke arah tersebut.

"Ada kemungkinan seperti itu. Mungkin untuk mencari tambahan pendapatan atau mungkin juga yang jelas ketika mereka sudah membawa senjata tajam di malam hari, ya niatnya pasti akan melakukan tindak kriminal," jelasnya.

Korban berinisial RF ketika itu tengah berkendara bersama rekannya sebelum dipepet para pelaku.

Korban lalu ditendang hingga terjatuh dan diancam menggunakan senjata tajam sebelum motornya dibawa kabur.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka gores dan langsung melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Metro Penjaringan.

Berita terkait

  • Baca juga: Fakta di Balik Viral Korban Begal Tomang: Pria Ini Dibacok Suami Rekan Kerja, Polisi Buru Pelaku
  • Baca juga: Terungkap Motif Pelaku Begal yang Diringkus Polda Metro Jaya, Terdesak Ekonomi hingga Beli Narkoba
  • Baca juga: Viral Video Pria Dibacok di Grogol Petamburan Jakbar, Polisi Pastikan Bukan Korban Begal

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.