Tak Hanya Prestasi, Dispora Aceh Fokus Perkuat Pemberdayaan Pemuda
Subur Dani May 21, 2026 09:03 PM

Laporan Syamsul Azman | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh, T. Banta Nuzullah, menegaskan pembangunan olahraga di Aceh tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian prestasi atlet, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat pemberdayaan pemuda dan membangun budaya olahraga di tengah masyarakat.

Penegasan itu disampaikan T. Banta Nuzullah saat menerima kunjungan silaturahmi jajaran Harian Serambi Indonesia di Kantor Dispora Aceh, Kamis (21/5/2026).

Menurut T. Banta, selama ini sektor olahraga sering dipersepsikan hanya sebatas pembinaan atlet dan target medali. 

Baca juga: Rektor Umuslim Peusangan Bireuen Lantik Pengurus MPM, DPM, dan PEMA

Padahal, kata dia, ruang lingkup olahraga jauh lebih luas karena menyangkut pembinaan masyarakat, peningkatan partisipasi generasi muda, hingga pembentukan karakter melalui aktivitas positif.

“Banyak orang melihat olahraga itu hanya prestasi, padahal di Dispora ada dua bidang besar, yaitu Pembudayaan Olahraga dan Peningkatan Prestasi Olahraga serta Pemberdayaan Pemuda dan Pengembangan Pemuda. Jadi selain melahirkan atlet berprestasi, kita juga ingin membangun kesadaran masyarakat untuk aktif berolahraga dan mendorong keterlibatan pemuda dalam berbagai kegiatan positif,” ujarnya.

Baca juga: TMMD Kodim 0104/Aceh Timur di Desa Alue Canang Resmi Ditutup, Ini Hasil Sasarannya

Ia menjelaskan, pemberdayaan olahraga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berkelanjutan. 

Menurutnya, olahraga tidak hanya dipandang sebagai kompetisi, tetapi juga instrumen pembinaan sosial, kesehatan, disiplin, serta penguatan kebersamaan di tengah masyarakat.

Dalam konteks kepemudaan, Dispora Aceh juga berupaya memperluas ruang partisipasi generasi muda melalui berbagai agenda pembinaan dan pemberdayaan. 

Hal itu, kata dia, menjadi penting di tengah tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.

T. Banta mengatakan, sejumlah kegiatan selama ini rutin dilaksanakan di kawasan Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh.

Namun demikian, Dispora Aceh terbuka untuk memperluas agenda ke berbagai bentuk kegiatan lain yang menyentuh kebutuhan pemuda dan masyarakat.

Baca juga: PNRI dan UIN Ar-Raniry Restorasi 130 Naskah Kuno Terdampak Banjir

“Ke depan banyak hal yang bisa dikerjasamakan. Tidak hanya olahraga, tetapi juga pemberdayaan perkembangan kepemudaan. Kita bisa menyusun berbagai agenda, termasuk kebudayaan olahraga di Aceh,” katanya.

Menurut dia, penguatan program tersebut membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk media massa, agar aktivitas pemerintah yang menyentuh masyarakat dapat diketahui secara luas.

Ia menilai media memiliki peran strategis dalam membangun optimisme publik terhadap program-program pemerintah, sekaligus memperluas jangkauan informasi mengenai kegiatan kepemudaan dan olahraga.

“Kami ingin aktivitas yang selama ini dilakukan bisa lebih dikenal masyarakat. Banyak kegiatan yang perlu dipublikasikan, sehingga setelah pertemuan ini kita berharap publikasi bisa lebih masif,” ujarnya.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.