Dikira Korban Begal Ternyata Dibacok Suami Teman, Gunawan Siap Damai Asal Dapat Pengobatan
Wahyu Septiana May 21, 2026 09:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GROGOL PETAMBURAN - Dibacok hingga alami perawatan lebih dari 100 jahitan, Gunawan (33) siap damai dengan pelaku yang merupakan suami rekan kerjanya.

Kasus pembacokan yang dialami Gunawan di tempat kontrakannya di Jalan Tomang Mandala, Grogol Petamburan, Jakarta Barat pada Rabu (20/5/2026) malam dipicu karena motif cemburu.

Gunawan dituding berselingkuh dengan istri pelaku yang merupakan teman kerjanya di sebuah restoran.

"Ya, mudah-mudahan cepat kelar aja. Dan mungkin saya juga, kalau memang dia udah mau memaafkan, saya juga enggak mau proses dia," kata Gunawan saat ditemui di rumah kontrakannya, Kamis (21/5/2026).

Namun, ia menggarisbawahi bahwa perdamaian terjadi asalkan pelaku mau menanggung seluruh perawatannya hingga tuntas.

"Yang penting dia tanggung jawab aja untuk pengobatan saya aja begitu," kata dia.

Pilih Pulang dari Rumah Sakit

Diketahui, meski badannya masih dipenuhi perban, Gunawan yang viral  diduga korban begal usai dibacok di kawasan Tomang, Jakarta Barat memilih pulang dari Rumah Sakit Sumber Waras.

Gunawan memilih pulang dari rumah sakit karena keterbatasan biaya.

KORBAN PEMBACOKAN - Gunawan (33) menunjukkan lokasi kamarnya yang menjadi tempat dirinya dibacok oleh suami rekan kerjanya di kawasan Tomang, Jakarta Barat. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA
KORBAN PEMBACOKAN - Gunawan (33) menunjukkan lokasi kamarnya yang menjadi tempat dirinya dibacok oleh suami rekan kerjanya di kawasan Tomang, Jakarta Barat. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA (TribunJakarta/Elga Hikari Putra)

​Ia mengaku tak sanggup jika harus menjalani operasi yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Gunawan menceritakan, akibat serangan membabi buta menggunakan celurit tersebut, dirinya harus menerima lebih dari 100 jahitan di tubuhnya.

​"Ya karena kita kan berjalan bayarannya. Jadi kita takut enggak sanggup bayarannya kayak gitu. Kemarin aja kalau kita dioperasi tuh sampai Rp 150 juta katanya," ujar Gunawan.

Karena tak memiliki biaya sebesar itu, Gunawan akhirnya memilih penanganan medis seadanya. 

"Iya, makanya kita cuman dijahit aja (tidak operasi)," tambahnya.

Bukan Korban Begal

​Gunawan meluruskan narasi yang beredar di media sosial yang menyebut dirinya adalah korban begal. 

Faktanya, tidak ada satu pun barang berharga milik Gunawan yang hilang, termasuk ponselnya.

​Peristiwa mengerikan itu terjadi saat Gunawan sedang beristirahat di dalam kamarnya. 

Tanpa ada peringatan, dua orang pria tiba-tiba datang dan mendobrak pintu tempat tinggalnya.

​"Posisi lagi tidur. Bangun tidur, dia tendang pintu. Udah tendang, langsung dia bacok-bacok saya pakai celurit itu," kenang Gunawan.

​Dua pelaku yang datang sama-sama memegang senjata tajam jenis celurit. 

Gunawan yang dalam posisi tidak siap berusaha memberikan perlawanan seadanya sebelum akhirnya memutuskan melarikan diri keluar demi menyelamatkan nyawa.

​"Saya melawan sedikit. Pas dia lengah, saya lari. Itu posisi udah penuh bacokan, muka udah penuh darah kayak gitu, sambil minta pertolongan," tuturnya.

​Ia sempat berlari ke arah sebuah bengkel dalam kondisi bersimbah darah. 

KORBAN PEMBACOKAN - Gunawan (33) menunjukkan lokasi kamarnya yang menjadi tempat dirinya dibacok oleh suami rekan kerjanya di kawasan Tomang, Jakarta Barat. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA
KORBAN PEMBACOKAN - Gunawan (33) menunjukkan lokasi kamarnya yang menjadi tempat dirinya dibacok oleh suami rekan kerjanya di kawasan Tomang, Jakarta Barat. TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA PUTRA (TribunJakarta/Elga Hikari Putra)

Beruntung, warga di sekitar bengkel tersebut langsung menolongnya setelah sempat membuat warga lain ketakutan.

​Dipicu Cemburu 

​Ketika ditanya mengenai motif penyerangan, Gunawan menjelaskan bahwa kasus ini berakar dari salah paham yang terjadi sekitar tiga bulan lalu.

​Gunawan mengaku tidak mengenal pelaku secara langsung, namun ia mengenali istri pelaku yang pernah bekerja di restoran yang sama dengannya.

​"Istrinya dia tuh pernah kerja di restoran yang sama bareng saya. Cuman (istrinya) agak dekat sama saya, gitu kan. Suaminya cemburu, begitu," jelas Gunawan.

Sempat Diajak Duel

​Sebelum pembacokan terjadi, sang suami sempat mengajak Gunawan untuk berduel. 

Namun, Gunawan memilih tidak melayani tantangan tersebut dan memutuskan untuk pulang kampung selama sebulan.

​Nahas, sekembalinya Gunawan ke Jakarta untuk bekerja lagi, pelaku ternyata masih menyimpan dendam kesumat. 

Pelaku diduga mencari tahu keberadaan Gunawan hingga akhirnya melakukan aksi nekat tersebut. Gunawan sendiri mengenali wajah pelaku dari foto di akun TikTok milik sang istri pelaku.

Polisi Buru Pelaku

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan mengatakan, saat ini pihaknya telah mengidentifikasi pelaku.

"Kami sedang dalam proses pengejaran dan pasti kami tindaklanjuti,” tutur Alexander.

Berita Lainnya

Baca juga: 4 Pelaku Tawuran di Cilandak Diringkus Polisi, Sempat Buron 2 Bulan Usai Tikam Korban

Baca juga: Tepati Janji, Polsek Penjaringan Tangkap Empat Begal Bercelurit yang Rampas Motor Warga di Pluit

Baca juga: UPDATE Transfer: Persija Bisa Rugi Kehilangan Bintangnya, Persib Kasih Kode Siap Bajak Pemain

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.