Manchester City tampaknya tengah memasuki akhir dari sebuah era, dengan satu lagi potensi kepergian besar di depan mata.
Klub berjuluk The Sky Blues itu sedang bersiap menghadapi perpisahan besar lainnya di akhir musim ini.
Selama lebih dari satu dekade terakhir, Manchester City telah meraih segalanya, memenangkan enam gelar Liga Primer Inggris, dua Piala FA, lima Piala Liga, serta satu trofi Liga Champions. Kini, para pemain inti dari generasi emas tersebut mulai meninggalkan Etihad, dengan kapten tim Bernardo Silva dan bek tengah John Stones menjadi dua nama terbaru yang dikabarkan siap hengkang dari Eastlands.
Setelah melalui proses perombakan skuad baru-baru ini, masih ada kemungkinan nama-nama besar lainnya akan pergi, seiring klub bersiap menyongsong musim panas yang kembali sibuk.
Usai menjuarai Piala Liga pada bulan Maret, City masih berpeluang meraih Treble ketiga di bawah asuhan manajer Pep Guardiola. Mereka akan tampil di final Piala FA di Stadion Wembley dan masih memiliki kesempatan merebut gelar Liga Primer kesembilan, jika Arsenal gagal memenangkan seluruh pertandingan tersisa.
Selain Silva dan Stones yang bertekad menutup karier mereka di Etihad dengan prestasi gemilang, beberapa pemain lain juga dikaitkan dengan kepergian. Rodri disebut-sebut bisa meninggalkan klub, sementara James Trafford dan Omar Marmoush kabarnya menginginkan kesempatan bermain reguler. Di sisi lain, Tijjani Reijnders belum mampu beradaptasi setelah pindah dari Milan musim panas lalu.
Nathan Ake juga berpotensi meninggalkan klub, dengan Guardiola dikabarkan memberikan restu penuh jika sang bek ingin mencari tantangan baru.
Pemain asal Belanda itu sempat memberi wawancara signifikan kepada media Algemeen Dagblad awal musim ini, mengakui dirinya belum yakin dengan masa depannya di City. Ia juga memberi isyarat kuat bahwa waktunya di klub mungkin akan segera berakhir, dengan kemenangan di final Piala Liga di Wembley disebutnya sebagai “akhir yang indah” dari enam tahun pengabdiannya di Inggris barat laut.
Sebuah laporan dari media Belanda Voetbal International mengungkapkan bahwa pemain berusia 31 tahun itu kini semakin dekat menuju Serie A, dengan Juventus dan Roma menjadi dua opsi potensial setelah Milan gagal merekrutnya pada Januari lalu.
Sejak bergabung dari Bournemouth setelah klub itu terdegradasi pada masa pandemi, Ake telah menjadi rekrutan yang luar biasa bagi City. Ia memainkan peran penting dalam keberhasilan Treble musim 2022/23 sebagai bek kiri, sekaligus menjadi pelapis utama di posisi bek tengah.
Namun, dengan Nico O'Reilly dan Rayan Ait-Nouri kini tampil konsisten di sisi kiri, serta kehadiran Marc Guehi, Ruben Dias, dan Josko Gvardiol yang juga dapat bermain di sisi kiri pertahanan, posisi Ake semakin terpinggirkan.
Pemain asal Belanda itu hanya mencatat 25 penampilan liga dalam dua musim terakhir, setelah tampil 26 dan 29 kali masing-masing pada musim 2022/23 dan 2023/24. Usia dan cedera tampaknya mulai memengaruhi kontribusinya di lapangan.
Media FourFourTwo melaporkan bahwa sejumlah klub Belanda juga telah menanyakan peluang untuk merekrut Ake, namun sang pemain disebut belum ingin kembali ke negaranya saat ini.
Pemain internasional Belanda itu memiliki nilai pasar sekitar €15 juta menurut Transfermarkt. Manchester City akan menjamu Brentford akhir pekan ini saat Liga Primer kembali bergulir.