TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Terungkap penyebab warga di Bogor yang dikepung abu putih hingga menutup jarak pandang.
Video momen saat warga dikepung Abu putih itu sempat viral usai beredar di media sosial, Kamis (21/5/2026).
Peristiwa ini diketahui tepatnya terjadi di sekitaran Gang Timbul, Desa Jampang, Kecamatan Kemang
Video beredar tersebut terdiri dari beberapa potong video, menggambar kepanikan warga ketika ada asap putih menyelimuti pemukiman.
Warga terlihat ada yang menutup hidung ketika asap putih ini merebak hingga membatasi jarak pandang.
Setelah asap putih memudar, banyak serbuk putih yang menutupi jalan, kebun warga, lantai rumah, hingga atap rumah di pemukiman tersebut.
Asap putih tersebut diketahui merupakan abu yang berasal dari kebocoran di pabrik sekitar pemukiman tersebut.
Salah satu warga sekitar yang terdampak, Abah (48), mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis (21/5/2026) pagi sekitar pukul 07.30.WIB.
Abu putih itu tiba-tiba menyelimuti pemukiman setelah diawali suara seperti kebocoran gas.
"Jam setengah delapanan jam delapanan," kata Abah kepada TribunnewsBogor.com, Kamis (21/5/2026).
"Sebelumnya emang ada suara. Bukan ledakan, kayak apa ya, kayak tabung bocor lah," imbuhnya.
Abah menjelaskan bahwa bau dari abu yang menyelimuti mirip seperti semen.
Dia menggambarkan, dalam situasi panik ada warga yang merasakan sesak napas hingga terjatuh ketika abu mengepul.
"Tadi ada yang sempat jatuh juga, nyesek napas," kata Abah
Damkar juga sempat turun dan membersihkan lokasi pemukiman itu dari abu yang menumpuk.
Sekitar 1 jam setelah insiden itu, abu putih yang mengepul di udara kemudian menghilang menyisakan tumpukan abu di tanah dan bangunan rumah warga.
Baca juga: Pergerakan Tanah dan Longsor Landa 4 Kampung di Nanggung Bogor, Rumah Warga Sampai Jebol
Warga lain, Nina (45), mengatakan bahwa para warga yang terdampak sempat dibawa untuk dicek kesehatan.
Selain sesak napas, ada pula warga yang terluka karena terjatuh setelah menginjak tumpukan abu yang licin.
"Tadi semua rombongan ada dua mobil, 25 warga ke rumah sakit, dicek," kata Nina.
Sementara ini, belum ada kabar dampak serius yang menimpa warga akibat insiden ini.
Namun menurut Nina ada dua orang yang belum pulang dari rumah sakit sampai Kamis petang.
"Terus yang dua dibawa ke rumah sakit sekarang, belum pulang," kata Nina.
Pihak perusahaan asal kepulan abu putih tersebut dikatakan warga sudah siap tanggung jawab atas insiden tersebut.
Namun sementara ini, bentuk tanggungjawabnya seperti apa, masih belum dikabarkan lebih lanjut.
Tapi pihak perusahaan sudah mendata para warga yang terdampak insiden bocornya abu ke pemukiman ini.
"Masih didata warga, katanya sih paling emang besok. Baru cuma didata, baru janji akan ada ini lah (tanggung jawab)," ungkap Abah.