KKB Diduga Bunuh 8 Pendulang Emas di Yahukimo, Tuduh Korban sebagai Intelijen
Petrus Bolly Lamak May 22, 2026 10:33 AM

TRIBUNSORONG.COM - Sebanyak delapan warga sipil pekerja pendulang emas tewas diduga dibunuh kelompok Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, Papua, Rabu (20/5/2026).

Pelaku yakni kelompok TPNPB-OPM Kodap XVI Yahukimo yang dipimpin Kopitua Heluka bersama pasukan Batalyon Yamue di bawah komando Dejang Heluka.

Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letnan Kolonel Inf M. Wirya Arthadiguna dalam penjelasannya mengatakan, korban dibunuh seusai dituding sebagai mata-mata aparat yang tengah menyamar.

Baca juga: Porles Yapen dan Satgas Damai Cartenz Grebek Markas KKB Papua di Distrik Kosiwo

Padahal, para korban hanya warga sipil biasa yang sedang mendulang emas.

"Delapan orang tersebut bukan aparat keamanan seperti yang dituduhkan kelompok OPM, melainkan warga sipil yang sedang melakukan aktivitas pendulangan emas di wilayah tersebut,” ungkapnya, Kamis (21/5/2026), dikutip dari Kompas tv.

Wirya mengatakan, tindakan pembunuhan terhadap warga sipil merupakan pelanggaran hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM). 

‎"Koops TNI Habema mengutuk keras aksi kekerasan dan pembunuhan terhadap warga sipil yang dilakukan kelompok OPM. TNI akan melakukan pengejaran terhadap para pelaku serta terus meningkatkan keamanan di wilayah Yahukimo," katanya. 

Proses persiapan evakuasi terus dilakukan dengan dukungan personel gabungan dan armada helikopter guna menjangkau lokasi kejadian yang berada di wilayah pedalaman. ‎

Pasca-insiden tersebut, situasi keamanan di Yahukimo dilaporkan dalam kondisi rawan, namun tetap terkendali.

OPM Menembak Mati

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) mengklaim telah menembak mati delapan pendulang emas ilegal di wilayah Korowai, Kabupaten Yahukimo, pada Selasa (19/5/2026).

Dalam video berdurasi sekitar lima menit yang diterima Kompas.com, Komandan Operasi Kodap XVI Yahukimo, Mayor Kopitua Heluka, menyebut delapan korban tersebut merupakan anggota intelijen yang diduga menyamar sebagai pendulang emas untuk memantau pergerakan OPM di Yahukimo.

"Pasukan TPNPB OPM berhasil menembak mati delapan orang anggota TNI-Polri yang menyamar sebagai pendulang emas illegal di Korowai," kata Kopitua Heluka dalam video yang diterima pada Rabu (20/5/2026) malam. 

Baca juga: Beredar Video Ancaman Pembunuhan Pilot Susi Air oleh KKB Papua, Aparat Cepat Ambil Langkah

Kopitua Heluka juga menyatakan aksi penembakan itu disebut sebagai bentuk balasan atas tewasnya dua anggota OPM dalam operasi aparat keamanan pada 17 Mei 2026.

"Ini adalah aksi balasan kami terhadap penembakan oleh aparat terhadap dua anggota kami di Yahukimo pada hari Minggu kemarin. Kami juga bertanggungjawab atas penembakan ini," ujar Kopitua Heluka. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.