KONI Pusat Hormati Jasa Besar Wismoyo Arismunandar dalam Kemajuan Olahraga Nasional
Alif Mardiansyah May 22, 2026 10:33 AM

ISTIMEWA
Kegiatan Haul Almarhum Jenderal TNI Purn Wismoyo Arismunandar (Ketum KONI Pusat 1995 – 1999, 1999 – 2003)

BOLASPORT.COM - KONI Pusat mengenang jasa besar Wismoyo Arismunandar dan siap melanjutkan cita-citanya di olahraga untuk Tanah Air.

Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat menggelar haul untuk mengenang lima tahun wafatnya Wismoyo Arismunandar pada Rabu (20/5/2026).

Almarhum Wismoyo Arismunandar wafat pada 28 Januari 2021.

Sosok Jenderal TNI (Purn) Dr. H. Wismoyo Arismunandar dikenal sebagai salah satu tokoh besar yang memiliki kontribusi penting dalam perkembangan olahraga nasional.

Wismoyo pernah memimpin KONI Pusat pada periode 1995-1999 dan 1999-2003.

Kegiatan haul selumbari menjadi bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum bagi dunia olahraga Indonesia.

Selain itu, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk meneguhkan kembali semangat perjuangan yang selama ini diwariskan Wismoyo kepada insan olahraga Tanah Air.

Semangat patriotisme yang diwariskan Wismoyo masih terus dikenang hingga kini, terutama melalui Mars Patriot Olahraga yang menjadi simbol motivasi bagi para atlet Indonesia dalam meraih prestasi.

Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, mengatakan bahwa karakter dan prinsip hidup Wismoyo sangat tergambar dalam lirik mars tersebut.

Sedangkan tentang Wismoyo sendiri, Marciano menyebut almarhum sebagai sosok yang menjunjung tinggi disiplin dan kehormatan dalam setiap pengabdiannya.

"Semangat beliau tercermin dalam Mars Patriot Olahraga," kata Marciano Norman kepada awak media termasuk BolaSport.com, 20 Mei 2026.

"Syair 'Disiplin adalah nafasku' menjadi cerminan nyata dari karakter dan keteguhan beliau. Beliau juga selalu menegaskan bahwa kehormatan adalah di atas segalanya."

Marciano menegaskan jajaran KONI Pusat saat ini memiliki komitmen untuk meneruskan cita-cita besar Wismoyo dalam membawa olahraga Indonesia semakin maju dan dihormati.

"Kami semua berjuang untuk melanjutkan cita-cita beliau yang belum bisa dicapai pada waktu itu. Oleh karena itu kami mohon izin dan restu Ibu Wismoyo Arismunandar," sambung Marciano.

Menurut Marciano bahwa semangat perjuangan Wismoyo juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam menjadikan olahraga sebagai instrumen pembangunan karakter bangsa dan peningkatan martabat Indonesia di mata dunia.

Lebih lanjut, Marciano menilai olahraga bukan sekadar soal meraih kemenangan, tetapi juga menjadi simbol kehormatan bangsa yang dapat mempererat persatuan nasional.

"Mari jadikan semangat beliau sebagai inspirasi untuk terus berjuang tanpa kenal lelah dan tidak pernah menyerah, demi menjadikan olahraga sebagai pemersatu bangsa dan sumber kebanggaan Indonesia melalui prestasi," tutur Marciano.

Sementara itu, istri almarhum, Siti Hardjanti, menyampaikan apresiasi kepada KONI Pusat atas penghormatan yang terus diberikan kepada suaminya.

Siti Hardjanti juga mengenang perjalanan hidup Wismoyo setelah pensiun dari militer, ketika dihadapkan pada pilihan untuk menjadi duta besar atau memimpin KONI Pusat.

"Beliau (Wismoyo Arismunandar) seorang prajurit sejati."

"Dari kecil memang ingin menjadi prajurit. Waktu itu pemerintah meminta beliau memilih antara menjadi Dubes atau Ketua Umum KONI Pusat," ucap Siti Hardjanti.

>Menurut Siti Hardjanti bahwa Wismoyo akhirnya memilih memimpin KONI karena merasa dunia olahraga memiliki semangat perjuangan yang tidak jauh berbeda dengan dunia militer yakni sama-sama berjuang demi mengharumkan nama bangsa.

"Beliau memilih menjadi Ketum KONI Pusat karena memimpin atlet hampir sama dengan memimpin prajurit. Cita-citanya sama, berjuang demi nama bangsa," ujar Siti Hardjanti.

Siti Hardjanti juga menekankan pentingnya mental pantang menyerah dan jiwa kebersamaan bagi atlet Indonesia agar mampu bersaing dan meraih prestasi tertinggi.

"Indonesia dapat meraih juara yang diharapkan jika para atlet memiliki semangat seperti prajurit, dengan jiwa korsa yang kuat, selalu bersatu, dan tetap gembira agar dapat mencapai hasil terbaik," kata Siti Hardjanti manambahkan.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, KONI Pusat turut memberikan penghargaan tertinggi berupa KONI Lifetime Achievement Award kepada almarhum Wismoyo Arismunandar.

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Marciano Norman kepada Siti Hardjanti pada Senin, 19 Mei 2025.

Marciano Norman menyebut bahwa osok Wismoyo akan selalu menjadi panutan dalam pembinaan olahraga prestasi di Indonesia.

Marciano menilai nilai-nilai yang diwariskan almarhum masih relevan dan terus menjadi motivasi bagi atlet nasional hingga saat ini.

"Kami selalu menjadikan Pak Wismoyo sebagai rujukan dalam membina olahraga prestasi Indonesia."

"Kata-kata dalam Mars Patriot Olahraga itu menjadi semangat bagi atlet-atlet Indonesia," tutur Marciano saat berkunjung ke kediaman almarhum di kawasan Bambu Apus, Jakarta Timur.

Penghormatan terhadap Wismoyo juga datang dari Sekretaris Jenderal PB PABSI, Djoko Pramono.

Djoko Pramono mengaku banyak belajar mengenai kepemimpinan dari sosok Wismoyo selama pernah menjadi bawahannya.

"Saya sangat bangga pernah menjadi anak buah Pak Wismoyo."

"Meskipun saya berasal dari angkatan yang berbeda, saya banyak mencontoh kepemimpinan beliau karena beliau tidak pernah membeda-bedakan," pungkas Djoko.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.