TRIBUNJAKARTA.COM, CIRACAS - Jajaran Polsek Ciracas, Jakarta Timur melakukan uji balistik terhadap proyektil peluru nyasar yang menempati rumah warga di Jalan Nangka, Kelapa Dua Wetan.
Kepala Unit Reskrim Polsek Ciracas, AKP Hotman Capandi mengatakan uji balistik tersebut dilakukan untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut mengetahui jenis peluru dan senjata digunakan.
"Uji balistik di Puslabfor (Pusat Laboratorium Forensik). Nanti diketahui jenis pelurunya, ada keterangan (hasil uji) dari Puslabfor," kata Hotman saat dikonfirmasi, Jumat (22/5/2026).
Terkait berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk uji balistik, jajaran Unit Reskrim Polsek Ciracas belum dapat memastikan karena masih menunggu informasi lebih lanjut dari Puslabfor Porli.
Diharapkan hasil pemeriksaan uji balistik proyektil peluru nyasar tersebut dapat membantu jajaran Unit Reskrim Polsek Ciracas untuk mengungkap asal peluru yang menembus rumah warga.
"Nanti (untuk lama waktu pemeriksaan) ditanya dulu ke pihak Puslabfor," ujar Hotman.
Sebelumnya rumah warga di Jalan Nangka, RT 02/RW 12, Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur terkena peluru nyasar pada Rabu (20/5/2026) siang.
Pemilik rumah, Hamidah (50) pertama mengetahui rumahnya terkena peluru nyasar saat mendengar suara letupan serupa petasan disusul proyektil peluru yang terjatuh.
Proyektil peluru yang menembus bagian plafon rumah tersebut jatuh di ruang tamu, tepat saat Hamidah dan seorang anak laki-lakinya yang masih kecil sedang berada di lokasi.
"Awalnya kayak suara kayak petasan emang, karena dia enggak terlalu besar juga enggak terlalu kecil suaranya. Tiba-tiba dari atap jatuh peluru," kata Hamidah di Jakarta Timur, Rabu (20/5/2026).