Pramono Masuk Pimpinan C40, Pemprov Sebut Dunia Akui Jakarta Aktif Perangi Krisis Iklim
Jaisy Rahman Tohir May 22, 2026 01:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung ditunjuk sebagai Wakil Ketua Steering Committee C40 Cities, jaringan kota-kota besar dunia yang fokus pada isu perubahan iklim. 

Penunjukan ini menjadi pengakuan global bagi Jakarta, di tengah berbagai persoalan lingkungan di ibu kota yang masih belum sepenuhnya terselesaikan.

Diakui Dunia, Tapi PR Jakarta Masih Panjang

Masuknya Pramono ke jajaran pimpinan C40 menempatkan Jakarta sebagai salah satu kota yang ikut menentukan arah kebijakan iklim global.

“Bagi Jakarta, komitmen terhadap aksi iklim bukan sekadar wacana, melainkan diwujudkan melalui langkah nyata yang holistik dan melibatkan berbagai sektor. 

Melalui peran sebagai Vice Chair Steering Committee C40, Jakarta terus memperkuat posisinya sebagai kota global dengan mendorong kepemimpinan kolektif menuju pencapaian net zero emission, sekaligus menghadirkan manfaat nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5/2026).

Namun di sisi lain, persoalan klasik seperti banjir, polusi udara, hingga pengelolaan sampah masih menjadi pekerjaan rumah besar bagi Jakarta.

Wakili Asia Tenggara di Forum Global

Kepala Biro Kerja Sama Daerah DKI Jakarta Marulina Dewi menyebut posisi ini menunjukkan pengakuan dunia terhadap peran Jakarta dalam isu iklim.

“Kepercayaan yang diberikan kepada Gubernur Pramono Anung sebagai Vice Chair Steering Committee C40 Cities mencerminkan pengakuan dunia terhadap peran Jakarta sebagai kota yang aktif mendorong solusi iklim, pembangunan berkelanjutan, dan diplomasi kota,” ujarnya.

Pramono juga akan mewakili kawasan Asia Timur, Asia Tenggara, dan Oseania dalam forum tersebut.

Pemprov Klaim Sudah Lakukan Sejumlah Langkah

Di tengah sorotan tersebut, Pemprov DKI menyebut sejumlah program sudah dijalankan untuk menekan dampak perubahan iklim di Jakarta.

Mulai dari percepatan elektrifikasi armada TransJakarta, integrasi transportasi publik untuk mengurangi emisi, hingga penguatan pengendalian banjir melalui revitalisasi sistem air dan perlindungan pesisir.

Selain itu, pemerintah juga mendorong pemanfaatan energi terbarukan di fasilitas publik serta pengembangan ekonomi hijau yang diklaim membuka peluang kerja baru.

Peluang Besar, Tapi Tantangan Nyata

Posisi ini membuka peluang bagi Jakarta untuk mengakses investasi hijau dan pendanaan internasional. 

Namun efektivitasnya tetap bergantung pada implementasi di lapangan.

“Momentum ini sekaligus memperkuat posisi Jakarta sebagai mitra penting dalam jejaring kota global untuk membangun masa depan perkotaan yang lebih tangguh, inklusif, dan berkeadilan,” tuturnya.

Di sisi lain, warga masih menghadapi persoalan sehari-hari seperti banjir musiman, kualitas udara, hingga tumpukan sampah yang belum sepenuhnya tertangani.

C40: Klub Kota Besar Dunia

C40 Cities sendiri merupakan jaringan hampir 100 kota besar dunia yang berkomitmen menangani krisis iklim. Kota-kota anggotanya mewakili lebih dari 700 juta penduduk dunia.

Masuknya Jakarta ke jajaran pimpinan berarti ibu kota kini tak hanya jadi peserta, tapi ikut memengaruhi arah kebijakan global.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.